Banjir di Jalintim Palembang-Jambi Mulai Surut, Minibus Sudah Bisa Melintas

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi yang terletak di Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, mulai menunjukkan tanda-tanda surut.
Ketinggian air yang sebelumnya mencapai 150 sentimeter kini berkurang sekitar 40 hingga 50 sentimeter, memungkinkan kendaraan minibus untuk melintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Kombes Maesa Seogriwo, menyatakan bahwa banjir di Jalintim telah berlangsung selama tiga hari.
"Sejak dua hari kemarin, kendaraan yang melintas hanya truk besar sumbu tiga," ungkap Maesa saat memberikan keterangan pers di Palembang, Kamis (10/5/2025).
Ia menambahkan bahwa saat ini kendaraan minibus sudah dapat melintas dengan kecepatan rendah, dan jalur yang sebelumnya hanya satu kini telah dibuka menjadi dua jalur.
Maesa menjelaskan bahwa Polres Musi Banyuasin telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan panjang.
Kendaraan dari Palembang dan Jambi diarahkan melewati jalan alternatif di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) melalui Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau agar tidak terjebak dalam kemacetan.
"Pengendara yang ingin menuju ke Jambi dari Palembang maupun sebaliknya bisa melalui jalan alternatif yaitu jalur lintas tengah, supaya tidak terjebak macet panjang setelah sebelumnya ada buka tutup jalur karena banjir," ujarnya.
Petugas Satlantas Polres Muba masih tetap berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas.
Banjir yang melanda juga mengakibatkan banyak kendaraan minibus mengalami mati mesin karena mencoba menerobos genangan air. "Sebelumnya hanya satu jalur yang dibuka, tetapi tadi pagi sudah dibuka dua jalur," kata Maesa.
Sebelumnya, kemacetan panjang terjadi di Jalintim Kecamatan Tungkal Jaya akibat banjir setinggi satu meter yang merendam kawasan tersebut.
Banjir disebabkan oleh luapan arus sungai yang merendam pemukiman warga sejak Selasa (8/4/2025).
Saat ini, kondisi banjir masih melanda lokasi tersebut, menyebabkan kemacetan panjang di Jalintim yang menghubungkan Palembang dan Jambi.
Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Pandri Simbolon, menyatakan bahwa kemacetan panjang sejauh 30 kilometer sempat terjadi karena kendaraan tidak dapat melintas.
Namun, setelah dilakukan rekayasa jalan, kemacetan kini telah berkurang. "Kemarin, macet sempat mencapai 30 kilometer, setelah pagi tadi dilakukan pengalihan arus, kini sudah berkurang 10 kilometer," kata Pandri, Rabu (9/4/2025).

