Baru Dua Kopdes Berdiri, Irman Gusman Desak Pemda Sumbar Percepat Realisasi Inpres Prabowo

PADANG, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, mendesak kepala daerah di Sumatera Barat untuk segera merealisasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Dari 1.035 desa dan nagari di Sumbar, baru dua koperasi yang terbentuk hingga saat ini.
"Terbitnya Inpres itu merupakan langkah kongkret Presiden Prabowo untuk membangun kemandirian desa sekaligus mengakselerasi pusat pertumbuhan ekonomi yang bermula dari desa," kata Irman Gusman kepada wartawan di Padang, Jumat (11/4/2025).
Irman menyebutkan, Presiden telah menginstruksikan 18 kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah, untuk bergerak cepat dalam pembentukan koperasi tersebut.
"Koperasi itu roh ekonomi, koperasi itu dilahirkan oleh bulir pikir sang Proklamator Bangsa Bung Hatta yang dinobatkan menjadi Bapak Koperasi Indonesia," ujar Irman.
Menurut mantan Ketua DPD RI itu, selama ini banyak desa hanya menjadi objek pembangunan, bukan subjeknya. Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan dapat mengubah paradigma tersebut.
"Dengan koperasi sebagai ujung tombak, desa tidak hanya mendapat bantuan, tetapi juga bisa mandiri secara ekonomi melalui koperasi. Harus gotong royong sesuai dengan prinsip dasar koperasi sendiri menyukseskan Inpres 9 tahun 2025 ini," tambahnya.
Irman juga mengaku telah mensosialisasikan program ini saat reses di Kabupaten Solok dan Sijunjung pada Kamis (10/4/2025), kepada para bupati dan wali nagari.
Baru Dua Koperasi Terbentuk
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, Endrizal, mengatakan saat ini baru dua Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbentuk di Sumbar. Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah.
"Saat ini baru ada dua. Namun itu akan segera bertambah. Banyak yang berkeinginan, namun koperasi ini harus dilengkapi dengan badan hukumnya," ujar Endrizal.

