Didit Disebut Jadi Jembatan Politik, Prabowo: Dia Bersahabat dengan Banyak Orang

Didit Disebut Jadi Jembatan Politik, Prabowo: Dia Bersahabat dengan Banyak Orang

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra tunggal Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, belakangan kerap disorot karena dianggap menjadi jembatan politik ayahnya dengan sejumlah elite politik.

Prabowo mengungkapkan bahwa Didit memang memiliki banyak sahabat.

"Jadi begini ya saya, anak saya Didit itu sudah lama. Jadi, dia itu memang bersahabat dengan banyak orang dan dia bersahabat sama mereka-mereka itu," ujar Prabowo saat diwawancara enam pemimpin redaksi media di Hambalang, Jawa Barat, 6 April 2025, dikutip dari YouTube Kompas.com.

Prabowo juga mengatakan, anaknya dengan Titiek Soeharto itu sering meminta izin jika diundang oleh tokoh politik.

Prabowo pun selalu mengaku, mengajarkan anaknya agar berteman dengan semua orang dan tidak memiliki musuh.

Bahkan, Prabowo mendorong Didit untuk tidak memusuhi orang yang menjadi lawan atau berbeda pandangan politik dengannya.

"Saya ajarin nilai saya. Didit jangan, coba jangan punya musuh, cari kawan, siapa pun kawan, enggak ada urusan mau partai mana, kalau dulu Bapaknya enggak suka sama saya, enggak apa-apa kamu bersahabat sama mereka," kata Prabowo.

Tangkapan Layar Instagram @ragowo.hediprasetyo Putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo berswafoto bersama Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri

Lebih lanjut, Kepala Negara juga sedikit heran karena anaknya bisa dekat dengan siapa pun.

Meski begitu, dia mengaku senang dengan sikap anaknya ini. Terlebih, sikap Didit juga direspons baik oleh semua pihak.

"Saya bilang, ‘Bapak suka kalau kamu bersahabat sama siapa pun’. Dia begitu, ‘jadi boleh enggak saya diundang sini, boleh enggak?’ ‘Boleh, enggak ada masalah itu’. Dan itu ditanggapi baik oleh semua orang, menurut saya," ujar Prabowo menuturkan.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menyebut bahwa sosok putra Presiden Prabowo Subianto, penting dalam situasi politik terkini.

Menurut Agung, pria yang karib disapa Didit tersebut menjadi jembatan untuk mempersatukan semua elite dari partai politik (parpol) dari sepak terjangnya melakukan silaturahmi dengan tokoh bangsa seperti Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDI-P dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

"Justru sosok Mas Didit ini penting karena bisa mencairkan suasana dan melebur beragam sekat kepentingan politik yang selama ini membelenggu. Menimbang sosok Mas Didit yang lebih dikenal sebagai figur dunia fashion (nonpolitik),” kata Agung kepada Kompas.com, Senin (31/3/2025).

Diketahui, Didit kerap jadi sorotan usai mengunjungi sejumlah tokoh nasional pada hari pertama Idul Fitri 1446 Hijriah pada 31 Maret 2025,

Pada hari pertama Lebaran, Didit terlihat mengunjungi kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Menteng, Jakarta Pusat. Dia juga berfoto dengan Megawati dan kekuarga.

Setelahnya, Didit bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk silaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Sebelumnya, Didit juga mengumpulkan anak-anak dari para mantan presiden. Ini diketahui lewat unggahan Instagram milik Annisa Pohan, istri dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bukan hanya Didit dan keluarga AHY, ada anak-anak Jokowi yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan istrinya, Selvi Ananda, Kaesang Pangarep dan istrinya, Erina Gudono.

Kemudian, ada anak Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie; anak Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.

Lalu, ada anak Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid hingga anak Presiden ke-2 RI Soeharto, yakni Titiek Soeharto sekaligus ibunda Didit.

Sumber