Gubernur Jateng Imbau Warga Tak Nekat Merantau ke Kota Usai Lebaran, Ini Alasannya

SEMARANG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap untuk tidak nekat merantau ke kota pasca-Lebaran.
Imbauan ini disampaikan sebagai respons terhadap tren urbanisasi yang sering terjadi setelah masa mudik.
Luthfi mengajak warga untuk tetap tinggal dan membangun desa, memanfaatkan potensi lokal yang tersedia, daripada menggantungkan hidup dengan ketidakpastian di kota besar.
“Upaya Pemprov kepada masyarakat kita, selama di kota belum punya pekerjaan yang tetap, di desa saja kita membangun. Jadi silakan kita membangun desa,” ungkap Luthfi di kantornya, Selasa (8/4/2025).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah program yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Kita sudah banyak punya program. Contohnya, di tempat kita sudah ada Kecamatan Berdaya. Di desa nanti juga akan ada basis pembangunan desa,” lanjut dia.
Luthfi juga menyoroti Koperasi Merah Putih, salah satu program yang digagas Presiden RI, sebagai inisiatif yang mampu mendorong pertumbuhan desa.
“Ada dari Pemerintah itu Koperasi Merah Putih. Desa itu ada produk unggulan, di desa itu juga ada Desa Wisata,” imbuh Luthfi.
Dengan berbagai potensi dan dukungan program dari pemerintah, Luthfi menekankan pentingnya membangun desa sebagai pilihan yang lebih rasional dan berkelanjutan dibanding nekat merantau ke kota.
“Oleh karena itu masyarakat kita saya imbau untuk tidak coba-coba atau istilahnya mengadu nasib yang belum jelas ke kota. Kita di desa saja, saya yakin para bupati sudah sama nafasnya untuk membangun desa itu dari kita sendiri,” tandas dia.



