Jalan Panjang Pemudik Kembali ke Perantauan sebab Kehabisan Tiket Pesawat...

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga harus menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke tempat perantauan usai mudik Lebaran.
Amanda (17) salah satunya. Perempuan asal Bengkulu itu terpaksa menempuh perjalanan darat ke Jakarta terlebih dahulu sebelum lanjut ke Yogyakarta menggunakan kereta api.
Sebab, Amanda kehabisan tiket pesawat dan bus untuk kembali ke tanah perantauan.
“Ini kita dari Sumatera, dari Bengkulu. Naik mobil ke Jakarta dulu karena kehabisan tiket pesawat dan bus,” kata Amanda di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (7/4/2025).
Siswa kelas 3 SMA itu mengaku tak bisa menunda perjalanannya kembali ke Yogyakarta karena harus segera sekolah.
“Kemarin itu mau naik bus juga, tapi kehabisan tiket. Adanya itu tanggal 9 (April), saya sekolah, tanggal 8 (April) harus udah di Jogja. Jadi mau enggak mau diantar pakai mobil sampai Jakarta,” cerita Amanda.
Adapun Amanda dan keluarga berangkat dari Bengkulu pada Minggu (6/4/2025). Ia baru membeli tiket kereta api setibanya di Stasiun Pasar Senen.
“Iya, ini baru sampai, mau beli tiketnya dulu juga di online,” katanya.
Selain Amanda, Bima (22) juga harus menempuh perjalanan panjang untuk menuju tanah rantaunya di Yogyakarta, dari kampung halamannya di Batam.
Dari Batam, Bima naik pesawat ke Jakarta. Ia lantas berganti transportasi naik kereta api dari Stasiun Pasar Senen untuk menuju Yogyakarta.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) itu kehabisan tiket pesawat dari Batam tujuan Yogyakarta, sehingga mau tak mau menggunakan pesawat lanjut kereta.
“Kehabisan tiket kemarIn yang ke Jogja. jadi ke sini dulu, dari bandara ke sini,” jelasnya.
Adapun berdasarkan data penumpang KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Yogyakarta menjadi salah satu kota tujuan dan asal penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) terbanyak, baik di Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasar Senen.
“Kalau dari sini ke tujuan yang paling tinggi juga hampir sama. Tujuan paling banyak ke arah Lempuyangan (Yogyakarta), kemudian Kutoarjo, Purwokerto, dan Surabaya,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Ixfan Hendriwintoko kepada awak media di Stasiun Pasar Senen.






