Pengguna Nilai KRL Lebih Padat Usai Libur Lebaran

Pengguna Nilai KRL Lebih Padat Usai Libur Lebaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa bernama Alisa (20), menilai Kereta Rel Listrik (KRL) lebih padat setelah libur Lebaran 2025.

“Saya sudah biasa naik kereta transit di Stasiun Manggarai dari Stasiun Bekasi Timur menuju Lenteng Agung pada jam kerja, tapi setelah libur Lebaran 2025, kereta jadi lebih padat,” kata Alisa, kepada Kompas.com, di Stasiun Manggarai, Rabu (9/4/2025).

Jumlah pengguna KRL semakin banyak dibandingkan sebelum libur Lebaran 2025.

“Saya tadi naik kereta dari Bekasi Timur ke Manggarai itu padat banget, desek-desekan banget, lebih parah dari sebelumnya. Bahkan, kaki saya saja yang napak cuma satu, saking padatnya,” ungkap Alisa.

“Sekarang tuh beneran parah banget, desak-desakannya parah banget, saya sampai bertanya apakah ini manusiawi?” lanjut dia.

Mahasiswa salah satu kampus swasta ini menilai, suasana di Stasiun Manggarai juga lebih ramai penumpang dibandingkan biasanya.

“Saya masih syok, suasana di Stasiun Manggarai jadi lebih ramai, lebih banyak pengguna KRL, beda sama pas puasa atau sebelum puasa,” ujar dia.

Pengguna KRL lainnya, Endro (54) karyawan swasta, juga mengaku kondisi di dalam gerbong KRL lebih ramai dari sebelum Lebaran.

“Biasanya, Stasiun Manggarai emang ramai, tapi sekarang semakin ramai,” kata Endro, pengguna KRL dari Stasiun Bojong Gede menuju Stasiun Sudirman.

Semakin padatnya penumpang KRL membuat tenaga Endro lebih cepat terkuras.

“Di kereta desek-desakan jadi bikin tambah capek,” ucap dia.

Ia juga mengaku lelah lantaran harus melalui anak tangga untuk berpindah peron di Stasiun Manggarai.

“Saya kan pengguna line Bogor, itu harus transit di Stasiun Manggarai untuk ke Stasiun Sudirman. Jadi harus naik turun tangga dan bikin tambah capek,” jelas dia.

Untuk mengurangi rasa lelahnya, Endro memilih kereta yang tidak terlalu padat menuju Stasiun Sudirman.

“Saya pilih kereta yang naiknya dari Manggarai arah Kampung Bandan karena lebih sepi, bisa dapet duduk. Saya enggak mau naik kereta arah Cikarang atau Bekasi ke Kampung Bandan, itu ramai banget, enggak muat juga saya masuknya,” tutur dia.

Sumber