Pilu Ibu Kehilangan Anaknya yang Buta dalam Kebakaran Los Angeles

Pilu Ibu Kehilangan Anaknya yang Buta dalam Kebakaran Los Angeles

Seorang ibu asal Australia menceritakan kisahnya saat berusaha dengan sia-sia untuk menyelamatkan putranya yang buta atau tuna netra dari kebakaran hutan Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Persediaan air yang habis memicu kegagalan dalam upaya memadamkan kebakaran yang melalap kediamannya.

Shelley Sykes yang seorang pengusaha produksi televisi asal Australia menuturkan kepada media Australia, seperti dilansir AFP, Senin (13/1/2025), bahwa dirinya berjuang keras menyelamatkan anak laki-lakinya, Rory Sykes, yang berusia 32 tahun dan menderita cerebral palsy.

Kebakaran hutan yang berkobar sejak pekan lalu, dan meluas akibat angin kencang, menewaskan sedikitnya 24 orang di Los Angeles. Kebakaran itu menghanguskan ribuan bangunan dan memaksa warga mengungsi dari rumah-rumah mereka.

Sykes menuturkan dirinya dan anaknya tinggal di kediaman perkebunan seluas 6,8 hektare di area Malibu, kota tepi pantai di Los Angeles. Sang anak, Rory, tinggal di sebuah pondok yang ada di area perkebunan tersebut.

Rory yang tuna netra dan kesulitan berjalan ini pernah tampil dalam acara televisi Inggris "Kiddy Kapers" tahun 1990-an silam.

"Kaki Rory yang kepanasan mulai membengkak, dan dia tidak bisa berjalan dengan baik. Dan dia juga memiliki masalah dengan perutnya. Jadi dia tidak mau jauh-jauh dari kamar mandi. Jadi dia bilang, ‘Ibu, pergilah, aku akan tetap di sini’," ucap Sykes mengulangi perkataan putranya.

Namun Sykes tidak bisa meninggalkan anaknya sendirian, sehingga dia memilih bertahan di bangunan utama yang menjadi tempat tinggalnya, di kompleks perkebunan yang sama.

Lihat Video ‘Pemandangan Palisades Sebelum dan Setelah Kebakaran California’

[Gambas Video 20detik]

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Ketika melihat bara api di atap pondok yang ditinggali anaknya, Sykes berusaha memadamkannya dengan air dari selang, namun tidak ada air yang keluar. Dia bergegas ke kantor pemadam terdekat untuk meminta bantuan, namun diberitahu bahwa mereka juga tidak memiliki akses terhadap air.

Hidran air di beberapa air Los Angeles mengering pada awal upaya pemadaman, yang memicu kemarahan warga. Otoritas setempat mengatakan bahwa kekurangan pasokan air terjadi karena skala dan durasi upaya pemadaman yang melebihi kapasitas yang dirancang untuk infrastruktur kota tersebut.

Situasi semakin memilukan saat Sykes kembali ke rumah bersama para petugas pemadam dan mendapati pondok yang ditinggali Rory telah menjadi "abu hitam".

"Tidak ada apa-apa di sana," tuturnya kepada televisi Australia, Channel Nine. "Saya sangat hancur, ini tidak nyata momen ini. Saya tidak bisa bernapas," ucap Sykes menggambarkan kesedihan mendalam yang dirasakannya.

Otoritas pemadam kebakaran setempat menyatakan Rory tewas akibat keracunan karbon monoksida.

Lihat Video ‘Pemandangan Palisades Sebelum dan Setelah Kebakaran California’

[Gambas Video 20detik]

Sumber