Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dimakzulkan, Bagaimana Selanjutnya?

SEOUL, KOMPAS.com - Juru bicara Pemerintah Korea Selatan, Yu In Chon, memberikan penjelasan resmi terkait keputusan Mahkamah Konstitusi yang diterimanya pada Jumat (4/4/2025).
Dalam pernyataannya, Yu yang juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, menyampaikan langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah untuk menjaga kelangsungan negara.
"Sebagai permulaan, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan jurnalis yang telah memberikan perhatian besar terhadap proses demokrasi di Korea dan terus mendukung prinsip supremasi hukum," ungkap Yu dalam awal pernyataan resminya.
Menurut Yu, putusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan untuk menegakkan pemakzulan terhadap Presiden Yoon Suk Yeol tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan negara.
Meskipun saat ini presiden tidak menjabat, Pemerintah Korea Selatan tetap menjalankan semua fungsi pemerintahan sesuai dengan konstitusi dan hukum yang berlaku.
"Pemerintah Republik Korea tetap berkomitmen untuk melindungi kepercayaan rakyat serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara hukum," ujar Yu menegaskan.
Dalam menjaga stabilitas negara, langkah pertama yang diambil adalah memperkuat postur pertahanan nasional guna mengantisipasi ancaman potensial dalam sektor keamanan.
Pemerintah juga fokus untuk menjaga ketertiban umum dan memperkuat sistem keamanan demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
Dari sisi ekonomi, pemerintah secara intensif memantau pasar keuangan untuk menjaga kestabilannya. "Kami akan menanggapi masalah-masalah perdagangan dan diplomatik yang ada serta berupaya memperkuat kebijakan ekonomi untuk memulihkan kepercayaan publik," terang Yu.
Selain itu, langkah selanjutnya adalah memastikan pemilihan presiden yang akan datang dilaksanakan dengan tertib dan transparan. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan pemerintahan yang stabil dapat melanjutkan kepemimpinan negara dengan lancar.
Korea Selatan juga tetap menjaga hubungan kerja sama internasional dengan berbagai negara.
"Komitmen kami untuk bekerja sama di bidang ekonomi, keamanan, dan budaya tetap berjalan dengan baik. Kami juga terus melakukan kolaborasi dengan negara-negara lain baik secara bilateral maupun multilateral," tutup Yu.
Dalam pernyataannya, Yu juga berharap agar media massa dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai stabilitas politik negara mereka yang terus terjaga, serta melanjutkan kerja sama dengan komunitas internasional.



