Saat Kakek Dayat Hadang Gubernur Banten Andra Soni di Pemutihan Pajak Kendaraan...

Saat Kakek Dayat Hadang Gubernur Banten Andra Soni di Pemutihan Pajak Kendaraan...

SERANG, KOMPAS.com - Kakek Dayat (55), warga Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, "menghadang", menemui Gubernur Banten, Andra Soni, saat memantau pelaksanaan hari pertama program pemutihan pajak kendaraan di Kantor UPTD Samsat Kota Serang, Kamis (10/5/2025).

Dayat, saat berbincang dengan Andra, meminta agar petugas mendatangi rumahnya untuk melakukan pengecekan fisik motor Honda Vario miliknya.

Sebab, motor tersebut sudah menunggak pajak sejak tahun 2015 dan dalam kondisi mogok.

"Mumpung gratis, digesek (cek fisik) di rumah bisa enggak? Motornya rusak, minta kelonggarannya," kata Dayat bertanya kepada Andra.

Andra pun menanyakan kepada salah satu petugas kepolisian yang mendampingi apakah bisa datang ke rumah.

"Izin menjelaskan, untuk gesek di rumah tidak bisa, harus di sini," ucap anggota tersebut.

Lalu, Andra meminta kepada petugas Samsat untuk mencari solusi karena Dayat harus diapresiasi meski motornya mogok, tetap ingin mengurus pajak kendaraannya.

"Nanti kami koordinasi, motornya kan tidak bisa dipakai, ada di Ciruas. Yang seperti ini tolong dicarikan solusi, kami harus berikan apresiasi," ujar Andra.

"Kasus-kasus seperti ini tolong dibantu," minta Andra kepada Plt Kepala Bapenda Banten, Deden Apriandhi.

Mendapatkan jawaban tersebut, Kakek Dayat pun berterima kasih kepada Andra Soni.

Saat diwawancarai, Dayat mengaku sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB untuk memanfaatkan program pemutihan meski kendaraannya tidak dibawa.

"Bawa surat-suratnya, lengkap, motor Vario dari tahun 2015 menunggak. Tolong dibantu yang begini," ucap Dayat.

Menurutnya, program yang diinisiasi mantan Ketua DPRD Banten ini sangat membantu masyarakat ekonomi rendah untuk membayar pajak.

"Mumpung gratis ini, nanti motor yang mogoknya diperbaiki. Ini urus pajaknya dulu, bagus program ini," kata dia.

Sumber