Siap Grak! Cerita Lucu Pemulung Sumenep Terima Sembako di TPA

Siap Grak! Cerita Lucu Pemulung Sumenep Terima Sembako di TPA

SUMENEP, KOMPAS.com - Wajah Muna’i (50) tampak kebingunan. Berkali-kali dia hanya bisa melirik pada dua polisi berpangkat melati emas yang berada tepat di depan dan juga di sampingnya.

Selama bertahun-tahun menjadi pemulung, baru kali ini dia menjadi komandan upacara dadakan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang terletak di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (11/4/2025).

"Siap grak! Istirahat di tempat grak!" kata AKBP Hendri Noveri Santoso, Kapolres Sumenep, Jawa Timur di depan Muna’i dan puluhan pemulung.

Meskipun instruksi itu disampaikan dengan nada bercanda, namun Muna’i dan puluhan pemulung lain tetap berusaha disiplin dan mengikuti semua arahan. Hanya saja tingkah lugu mereka mengundang gelak tawa.

Upacara dadakan itu adalah cara Polres Sumenep untuk membangun keakraban dengan puluhan pemulung ketika menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di TPA yang telah diresmikan pada Januari 2015 lalu.

Setelah upacara dadakan selesai, disertai canda tawa, AKBP Hendri Noveri Santoso menyerahkan sembako kepada satu persatu pemulung.

Kepada Kompas.com, Muna’i mengaku telah diberitahu bahwa Polres Sumenep akan membagi-bagikan sembako di TPA.

Hanya saja dia tidak tahu bahwa sebelum penyerahan sembako, para pemulung akan mengikuti upacara dadakan terlebih dahulu.

"Kami semua sudah diberitahu, katanya Polres akan bagi-bagi sembako. Tapi kami tidak tahu akan ada upacara, itu dadakan," kata Muna’i dengan senyum khasnya.

Seingat Muna’i, yang sudah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari memulung sampah, jarang sekali pembagian sembako dilakukan di TPA.

"Biasanya di pinggir jalan, kayak takjil atau diantar ke rumah-rumah atau berkumpul di balai (Desa)," imbuhnya.

Di tempat yang sama, AKBP Hendri Noveri Santoso mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut sebagai wujud kebersamaan dan realisasi dari kepedulian polri kepada masyarakat.

"Dengan kegiatan ini, kita lebih bisa mewujudkan kebersamaan di antara kita. Ini menampilkan bahwa Polri peduli kepada masyarakat," terang dia.

Henri menambahkan, kegiatan bagi-bagi sembako sudah dilakukan secara berkala dengan latang belakang penerima yang berbeda-beda.

Sementara itu, Orang nomor satu di Polres Sumenep tersebut hanya tersenyum saat disinggung terkait kegiatan upacara dadakan bersama puluhan pemulung di TPA.

"Itu buat mengisi waktu, bercanda, sambil menunggu yang lain supaya rapi barisannya," ungkapnya.

Sumber