Berita-Indo

Gadaikan Motor Teman untuk Ongkos Pulang Kampung, Penjual Roti Bakar di Cilacap Ditangkap

Gadaikan Motor Teman untuk Ongkos Pulang Kampung, Penjual Roti Bakar di Cilacap Ditangkap

()

CILACAP, KOMPAS.com - Seorang penjual roti bakar berinisial AF (29) ditangkap oleh pihak kepolisian setelah menggadaikan sepeda motor milik temannya.

Uang hasil gadai tersebut digunakan untuk pulang kampung dan memenuhi kebutuhan anak serta istrinya yang tinggal di Temanggung, Jawa Tengah.

Kapolsek Kroya, AKP Fuad, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada 7 Januari 2025.

Namun, AF baru ditangkap pada Minggu (6/4/2025) setelah melarikan diri ke kampung halamannya.

"Awalnya pelaku meminjam motor korban dengan alasan mengambil kartu ATM, namun motor malah dibawa pulang dan digadaikan," kata Fuad di Mapolresta Cilacap, Jumat (11/4/2025).

Wamentan soal Kuota Impor Dihapus: Cuma untuk Komoditas Tertentu

Wamentan soal Kuota Impor Dihapus: Cuma untuk Komoditas Tertentu

()

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kebijakan penghapusan kuota impor yang diwacanakan Presiden Prabowo Subianto tidak menyasar seluruh komoditas.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan, kuota impor yang akan dihapus hanya terbatas pada sektor tertentu. Hal ini sekaligus membantah anggapan Indonesia membuka keran impor besar-besaran seiring adanya rencana penghapusan kuota impor.

“Maksudnya gini, misalnya butuh impor daging beku, yang butuh industri, ya sudah industri saja yang impor. Nggak usah ada pihak tertentu yang dikasih kuota, kemudian dia yang ngatur jumlahnya, dia yang dikasih hak khusus. Menurut Pak Presiden itu tidak adil,” kata Sudaryono dalam keterangannya, dikutip Jumat (11/4/2025).

Konsumsi BBM Turun Selama Periode Mudik Lebaran Tahun Ini

Konsumsi BBM Turun Selama Periode Mudik Lebaran Tahun Ini

()

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) selama periode Lebaran 2025 turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun periode Lebaran 2025 berlangsung semalam 17 Maret hingga 11 April 2025 atau 26 hari. 

Direktur BBM BPH Migas Sentot Harijady Bradjanto Tri Putro mengatakan, penurunan itu mencakup konsumsi, bensin (gasoline), avtur, dan minyak tanah (kerosene). Sementara konsumsi solar atau gasoil naik.

"Penyaluran BBM pada periode Posko tahun ini, apabila dibandingkan dengan 2024, secara umum mengalami penurunan. Perinciannya, gasoline mengalami penurunan 6%, avtur 4%, kerosene 9%, sementara gasoil mengalami kenaikan 11%," ucap Sentot dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Agar Tak Takut Polisi, Alasan Warga Blora Ikut Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Agar Tak Takut Polisi, Alasan Warga Blora Ikut Program Pemutihan Pajak Kendaraan

()

BLORA, KOMPAS.com – Program pemutihan pajak kendaraan yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disambut antusias oleh masyarakat, termasuk di wilayah Blora.

Banyak warga yang sebelumnya memiliki tunggakan pajak kendaraan selama bertahun-tahun memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus kewajiban mereka. Hal ini terlihat dari ramainya kunjungan ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Blora.

Salah satu warga, Siti Rusmi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program pemutihan ini. Sepeda motor miliknya sudah tidak dibayarkan pajaknya selama lima tahun terakhir.

Ibu yang Dua Balitanya Dianiaya Pacarnya Mengaku Sering Diancam

Ibu yang Dua Balitanya Dianiaya Pacarnya Mengaku Sering Diancam

()

JAKARTA, KOMPAS.com - G (32), ibu yang dua balitanya dianiaya oleh kekasihnya, Eka Chandra (28), mengaku sering diancam oleh pelaku.

"Dia suka mengancam karena dia pernah bilang ’nanti kalau saya masuk penjara, nanti tunggu saja saya ke luar akan bagaimana’," ujar G saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Jumat (11/4/2025).

Oleh karena itu, G akan pindah indekos demi kenyamanan dua buah hatinya yang masih mengalami trauma.

Di sisi lain, G juga khawatir apabila hidupnya diganggu oleh rekan-rekan Eka.

Buntut Pesawat Gagal Terbang, Anggota DPR Minta Bandara Jambi Dicek

Buntut Pesawat Gagal Terbang, Anggota DPR Minta Bandara Jambi Dicek

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI-P Edi Purwanto meminta pengelola Bandar Udara Sultan Thaha Saifuddin Jambi mengecek kondisi landasan pacu atau runway pesawat secara menyeluruh.

Langkah tersebut perlu dilakukan setelah sebelumnya terjadi masalah pada landasan pacu yang mengakibatkan pesawat gagal lepas landas dan terjadi gangguan penerbangan selama beberapa jam.

“Saya langsung telepon General Manager Bandara dan saya minta dilakukan pengecekan secara menyeluruh, jangan hanya yang ambles atau mengalami lendutan, tetapi seluruh bagian runway dan infrastruktur lainnya,” ujar Edi Purwanto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/4/2025).

Sampah Kembali Penuhi Pantai Teluk Labuan, Pandeglang Minta Bantuan Pemprov Banten

Sampah Kembali Penuhi Pantai Teluk Labuan, Pandeglang Minta Bantuan Pemprov Banten

()

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Pantai Teluk Labuan di Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali dipenuhi sampah, memicu keprihatinan di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat.

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengungkapkan rencananya untuk menyurati Pemerintah Provinsi Banten guna meminta bantuan dalam menyelesaikan persoalan penumpukan sampah di lokasi tersebut.

"Sampah yang berada di Teluk Labuan merupakan sampah kiriman dari tengah laut, sehingga kewenangannya juga ada dari pihak provinsi," ujar Iing kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (11/4/2025).

Desa Tak Teraliri Listrik, Siswa di Pelosok NTT Harus Belajar Pakai Pelita

Desa Tak Teraliri Listrik, Siswa di Pelosok NTT Harus Belajar Pakai Pelita

()

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Tiga kampung di Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum terjangkau jaringan listrik negara.

Warga di tiga kampung pelosok itu masih mengandalkan lampu pelita untuk penerangan malam hari. Sebagian warga menggunakan generator dan tenaga surya.

Bonefasius Yosdan, warga Desa Watu Manggar, menuturkan sudah sejak lama penduduk desa itu merindukan penerangan listrik negara.

"Desa Watu Manggar ada tiga kampung yakni Kampung Sangka, Londang dan Paurundang. Sampai sekarang belum terjangkau jaringan listrik negara," ungkap Yosdan saat dihubungi Jumat (11/4/2025) siang.

Simak Aturan Membawa Power Bank di Pesawat Lion Air Group

Simak Aturan Membawa Power Bank di Pesawat Lion Air Group

()

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air Group menegaskan kembali pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan membawa bank daya atau power bank dalam penerbangan. Hal ini dilakukan untuk menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang selama berada di dalam pesawat.

Dalam pernyataan resmi, Lion Air menyampaikan bahwa power bank hanya boleh dibawa ke dalam kabin pesawat, tidak diperkenankan disimpan di bagasi tercatat. Larangan ini berlaku karena potensi risiko yang ditimbulkan dari baterai lithium, seperti panas berlebih, korsleting, hingga kebakaran.

Kementerian ESDM Buka Suara soal Wacana RI Impor LNG dari AS

Kementerian ESDM Buka Suara soal Wacana RI Impor LNG dari AS

()

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait wacana pemerintah mengimpor gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat (AS).Adapun, rencana tersebut sebelumnya diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai negosiasi tarif baru AS.Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana menuturkan pihaknya masih sepakat dengan SKK Migas yang menyebut hingga saat ini belum ada rencana impor LNG untuk kebutuhan domestik dari Negeri Paman Sam.Pasalnya, Indonesia masih mampu memproduksi LNG di dalam negeri. Bahkan, Indonesia masih bisa melakukan ekspor. Selain itu, Dadan juga menghormati kontrak-kontrak dagang dengan negara lain."Kan teman-teman juga tahu kalau LNG itu sebagian di ekspor. Dan itu perjanjiannya kan sudah terjadi pada saat sebelumnya, bukan sekarang gitu. Nah sekarang konsumsi kita naik," jelas Dadan di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025).Dia juga menuturkan bahwa selama tiga bulan belakangan RI berhasil memenuhi permintaan LNG untuk kebutuhan domestik dari produksi di Tanah Air.Kendati demikian, dia tetap menghormati jika kelak pemerintah membuat perjanjian baru dengan AS. Namun, menurut Dadan perjanjian impor dengan AS itu adalah untuk liquefied petroleum gas (LPG)."Kita sedang menjajaki dan nanti juga ada perjanjian pemerintah juga dengan Amerika, ada perjanjian kontrak antara badan usaha untuk yang LPG-nya," kata Dadan.Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan pemerintah melakukan penyesuaian alokasi ekspor gas ke Singapura demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.Dia menyebut, pemerintah akan mengurangi alokasi ekspor gas dari Sumatra dan mengalihkannya ke pasar domestik untuk Juni 2025. Sementara itu, pemenuhan permintaan gas Singapura akan dioptimalkan dari pasokan gas Natuna."Sementara ini, kita masih upayakan pemenuhan LNG itu dari dalam negeri. Kita akan memaksimalkan [realokasi] ekspor gas pipa dari Natuna, yang dari Sumatra kita kurangi [ekspor] yang ke Singapura untuk kebutuhan dalam negeri," kata Djoko di Jakarta, Rabu (9/4/2025). Djoko mengatakan, alokasi ekspor dari Sumatra yang akan dikurangi itu sekitar 30 million standard cubic feet per day (MMscfd). "Untuk sementara targetnya 30 MMscfd, tiga kargo lah," tuturnya. Untuk periode April-Mei 2025, Djoko mengungkapkan, pemerintah juga telah merelokasi lima kargo gas alam cair (LNG) jatah ekspor dari Kilang Tangguh, Bontang, dan Donggi Senoro untuk memenuhi kebutuhan konsumen utama dalam negeri, PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN dan PT PLN (Persero). Keduanya bahkan, mau tidak mau harus membelinya dengan harga lebih mahal."Memang harganya agak tinggi ya 17,4% dari ICP. Mau tidak mau, soalnya kita mengalihkan dari ekspor ke dalam negeri," kata Djoko.

Hakim Anggap Salah Ketik KUHAP jadi KUHP di Dakwaan Hasto Tak Substansial

Hakim Anggap Salah Ketik KUHAP jadi KUHP di Dakwaan Hasto Tak Substansial

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) berpendapat bahwa kesalahan pengetikan Pasal 65 Ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dalam surat dakwaan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak substansial.

Pernyataan ini disampaikan hakim anggota Sigit Herman Binaji saat membacakan pertimbangan nota keberatan Hasto terhadap dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap penggantian antar waktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku.

Prabowo: Saya Politisi yang Paling Sering ke Turkiye, Hampir Tiap Tahun Datang

Prabowo: Saya Politisi yang Paling Sering ke Turkiye, Hampir Tiap Tahun Datang

()

DUBAI, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut dirinya sebagai politikus Indonesia yang paling sering datang ke Turkiye.

Dia mengeklaim, selalu datang ke Turkiye setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan Prabowo di hadapan parlemen Turkiye di Ankara, Kamis (10/4/2025).

"Mungkin, saya adalah politisi Indonesia yang paling sering ke Turkiye. Mungkin pemerintah Anda bisa mencatat hampir tiap tahun saya hadir di Turkiye," ujar Prabowo, dikutip dari Anadolu Agency, Kamis.

Prabowo pun berterima kasih kepada rakyat Turkiye yang telah menerima dirinya dengan hati dan tangan terbuka.

Kaesang Temui Etik-Sapto di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Bahas Apa?

Kaesang Temui Etik-Sapto di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Bahas Apa?

()

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bertemu Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Eko Sapto Purnomo, di Rumah Dinas Bupati Jalan Jenderal Sudirman, Larangan Kulon, Gayam, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (11/4/2025).

Kaesang tiba di Rumdin Bupati Sukoharjo sekitar pukul 10.15 WIB.

Ikut dalam rombongan perwakilan pengurus DPP, DPD PSI Provinsi Jateng, dan DPD PSI Sukoharjo.

Kedatangan putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disambut Etik Suryani dan Eko Sapto Purnomo. Mereka tampak berdiskusi di ruang depan rumah dinas.

3 Sekolah Gratis Warga Miskin di Kabupaten Kaur Diajukan Jadi Percontohan Sekolah Rakyat Nasional

3 Sekolah Gratis Warga Miskin di Kabupaten Kaur Diajukan Jadi Percontohan Sekolah Rakyat Nasional

()

BENGKULU, KOMPAS.com - Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, telah mengajukan tiga sekolah di daerah tersebut sebagai percontohan nasional Sekolah Rakyat (SR).

Pengajuan ini disampaikan oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, yang menjelaskan bahwa sekolah-sekolah tersebut dirancang khusus untuk menampung siswa yang berasal dari kalangan masyarakat dengan kemiskinan ekstrem, korban konflik kehutanan, konflik agraria, serta anak-anak berkebutuhan khusus.

"Kabupaten Kaur sudah ada sekolah dengan kriteria sekolah rakyat. Sekolah-sekolah itu dibangun khusus untuk masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrem, korban konflik kehutanan, serta berkebutuhan khusus," ujar Gusril Pausi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/4/2025).

Satpol PP Jakarta Minta Maaf Usai Bubarkan Aksi Piknik Melawan

Satpol PP Jakarta Minta Maaf Usai Bubarkan Aksi Piknik Melawan

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden pembubaran paksa aksi damai "Piknik Melawan" dalam rangka menolak Undang-Undang (UU) TNI di depan Gerbang Pancasila, Gedung DPR/MPR RI, Rabu (9/4/2025) sore.

Kepala Satpol PP Jakarta Satriadi Gunawan menyatakan, pihaknya berjanji akan mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis dalam menangani aksi demonstrasi ke depannya.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dalam aksi di DPR pada Rabu sore. Kami akan lebih mengedepankan dialog untuk menangani situasi serupa," ujar Satriadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/4/2025).

Jokowi: Betul-betul Ijazahnya Dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada

Jokowi: Betul-betul Ijazahnya Dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada

()

SOLO, KOMPAS.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa ijazahnya merupakan keluaran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan menyatakan akan mengambil langkah hukum terkait tuduhan ijazah palsu yang terus beredar.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (11/4/2025).

"Iya, dipertimbangkan untuk dikaji lebih dalam oleh pengacara karena memang sudah disampaikan oleh Rektor UGM dan sudah disampaikan yang terakhir oleh Dekan Fakultas Kehutanan yang sudah jelas semuanya," kata Jokowi.

Ibu yang Dua Balitanya Dianiaya Pacar di Jakut Minta Pelaku Dihukum Berat

Ibu yang Dua Balitanya Dianiaya Pacar di Jakut Minta Pelaku Dihukum Berat

()

JAKARTA, KOMPAS.com - G (32), ibu yang dua balitanya dianiaya oleh sang kekasih bernama Eka Chandra (28) di Teluk Gong, Jakarta Utara, meminta pelaku dihukum berat. 

Saat ini, G telah ditangkap dan ditahan Polres Metro Jakarta Utara. 

"Aduh, kalau bisa jangan keluar deh, saya capek diincar sama dia juga. Tolonglah diberi hukuman berat," jelas G saat diwawancarai Kompas.com, Jumat (11/4/2025).

G mengaku sudah lelah dengan kelakuan Eka yang mudah sekali marah alias temperamental.

Dokter dan Istrinya Ditangkap karena Aniaya ART di Pulogadung

Dokter dan Istrinya Ditangkap karena Aniaya ART di Pulogadung

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Timur menangkap dokter berinisial AMS (41) dan istrinya SSJH (35) yang diduga menganiaya asisten rumah tangga (ART) berinisial SR (24) di Pulogadung, Jakarta Timur.

"Telah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan meningkatkan status dari proses penyelidikan ke proses penyidikan hingga ke proses peningkatan status menjadi tersangka. Selanjutnya dilakukan penangkapan tanggal 8 April 2025 dan penahanan langsung," ucap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di kantornya, Jumat (11/4/2025).

Ini Sejumlah Alasan Brigadir Ade Kurniawan Banding, Salah Satunya Ingin Tetap Jadi Polisi

Ini Sejumlah Alasan Brigadir Ade Kurniawan Banding, Salah Satunya Ingin Tetap Jadi Polisi

()

SEMARANG, KOMPAS.com - Mantan anggota kepolisian yang sebelumnya berpangkat Brigadir, Ade Kurniawan (AK), mengambil langkah hukum setelah diputuskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dalam sidang etik oleh Polda Jawa Tengah pada Kamis (10/4/2025).

Melalui tim kuasa hukumnya, Ade Kurnia menyatakan niat untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Kuasa hukum Ade Kurnia, Moh Harir, menegaskan bahwa kliennya masih memiliki tekad untuk mengabdi sebagai anggota Polri.

"Klien kami masih ingin jadi anggota Polri, jadi kami harap seperti itu (tidak dipecat)," ujar Harir saat dikonfirmasi, Jumat (11/4/2025).

Ini Saran Muhammadiyah Atas Rencana Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Ini Saran Muhammadiyah Atas Rencana Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

()

KOMPAS.com - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia.

Syafiq mengatakan, evakuasi tersebut merupakan suatu langkah kemanusiaan yang baik dan positif. Meski demikian, evakuasi tersebut harus bersifat sementara dan bukan relokasi permanen.

Pemerintah Indonesia dapat membantu warga Gaza ke Tanah Air untuk keperluan pengobatan, perawatan kesehatan, atau pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dalam jangka waktu terbatas.

Kubu Hasto Bakal Ajukan Banding Usai Eksepsi Tak Diterima Hakim

Kubu Hasto Bakal Ajukan Banding Usai Eksepsi Tak Diterima Hakim

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim kuasa hukum Sekretaris Jenderal PDI Prjuangan Hasto Kristiyanto bakal mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang tidak menerima eksepsi atau nota keberatan mereka.

Kubu Hasto mengajukan eksepsi atas surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan dalam perkara Harun Masiku.

"Kami akan menyatakan banding terhadap putusan sela ini, tentu saja nanti akan kami sampaikan bersama-sama dengan pokok perkara," kata kuasa hukum Hasto, Maqdir Ismail, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2025).

Anggota DPR Minta Dokter Priguna Dihukum Berat, Kelainan Seksual Bukan Alasan

Anggota DPR Minta Dokter Priguna Dihukum Berat, Kelainan Seksual Bukan Alasan

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat penegak hukum didesak untuk menjatuhkan hukuman berat terhadap dokter residen anestesi Priguna Anugerah Pratama (31), atas kasus pemerkosaan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Selain memerkosa anggota keluarga yang menunggu pasien, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) itu bahkan diduga pernah melakukan kekerasan seksual terhadap dua pasiennya.

"Ini bukan sekadar pelanggaran etik, tapi kejahatan pidana serius yang harus diproses secara transparan, cepat, dan adil. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena apa yang dilakukannya sungguh amat biadab,” ujar Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez, dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025).

Sekolah Sempat Mediasi Orangtua dengan Guru SD di Depok yang Diduga Lecehkan Siswinya

Sekolah Sempat Mediasi Orangtua dengan Guru SD di Depok yang Diduga Lecehkan Siswinya

()

 

DEPOK, KOMPAS.com - Salah satu Sekolah dasar (SD) swasta di Depok sempat melakukan mediasi usai salah seorang gurunya diduga melecehkan belasan siswi.

Mediasi dilakukan usai insiden pertama pada akhir Agustus 2024 dengan total korban diduga sekitar 14 siswi kelas 6.

“Sudah (sempat mediasi), jadi kalau enggak salah 23 Agustus itu sudah dilakukan pertemuan karena kejadiannya di 2024,” kata MWR, mantan guru sekolah tersebut kepada wartawan, Kamis (10/4/2025) malam.

Saat itu, mediasi dihadiri oleh 11 dari 14 perwakilan orangtua murid korban.

Jangkauan Penderita TBC Masih Lemah, Ini Perintah Gubernur Papua

Jangkauan Penderita TBC Masih Lemah, Ini Perintah Gubernur Papua

()

JAYAPURA, KOMPAS.com - Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong meminta agar penanganan pasien dengan kasus Tuberkulosis (TBC) dapat dilakukan melalui pendekatan preventif.

Pendekatan ini, lanjut Ramses, mulai dari menemukan orangnya kemudian mengobati sampai sembuh.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Papua di mana pada 2024 kasus TBC di Papua diperkirakan sebanyak 11. 645 kasus, akan tetapi baru ditemukan sebanyak 6.702 kasus atau 58 persen dari kasus yang diperkirakan tersebut,” kata Ramses, Jumat (11/4/2024).

Warga RI Utang di Paylater hingga Rp8,2 Triliun per Februari 2025

Warga RI Utang di Paylater hingga Rp8,2 Triliun per Februari 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan paylater atau layanan beli sekarang bayar nanti oleh multifinance terus menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan pada awal 2025. 

Dalam dua bulan pertama tahun ini, utang warga Indonesia melalui skema Buy Now Pay Later (BNPL) di sektor multifinance telah mencapai Rp8,2 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Lainnya OJK, Agusman, mengatakan bahwa pwr Februari 2025, pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 59,1% secara tahunan (year on year/YoY).

OJK Catat Konsumen Aset Kripto RI Bertumbuh di Tengah Gejolak Perang Dagang

OJK Catat Konsumen Aset Kripto RI Bertumbuh di Tengah Gejolak Perang Dagang

()

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat konsumen aset kripto di Indonesia terus bertumbuh. Adapun, pasar kripto saat ini tengah dipengaruhi oleh sentimen perang dagang, dipicu kebijakan tarif impor AS.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengatakan hingga akhir Februari 2025, jumlah konsumen aset kripto di seluruh pedagang mencapai 13,31 juta konsumen. "Ada kenaikan signifikan dibanding Januari 2025 sebesar 12,92 juta," ujarnya dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK pada Jumat (11/4/2025).

Mengapa Gunung Ile Lewotolok Sering Bergemuruh dan Berdentum?

Mengapa Gunung Ile Lewotolok Sering Bergemuruh dan Berdentum?

()

LEMBATA, KOMPAS.com – Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), didominasi gempa letusan dan embusan dalam tiga pekan terakhir.

Berdasarkan laporan pos pengamat gunung itu, jumlah kedua jenis gempa ini mencapai ratusan kali dalam sehari. Letusan ini disertai gemuruh atau dentuman lemah, sedang, hingga kuat.

Petugas Pos PGA Ile Lewotolok, Jefri Pugel menjelaskan, suara gemuruh itu muncul karena adanya retakan batuan di tubuh gunung. Retakan batuan tersebut disebabkan meningkatnya tekanan gas dari dalam.

Prabowo Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian, Bangsa Besar Tindas yang Lemah

Prabowo Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian, Bangsa Besar Tindas yang Lemah

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan, dunia tengah diliputi ketidakpastian karena ada banyak negara kuat menindas negara yang lemah.

Hal ini disampaikan Prabowo saat berpidato di hadapan Parlemen Turkiye saat melakukan lawatan ke Kota Ankara, Turkiye, pada Kamis (10/4/2025).

"Kita merasakan bahwa saat ini keadaan dunia penuh dengan ketidakpastian. Kita merasa bahwa terjadi penindasan oleh bangsa-bangsa yang besar terhadap bangsa-bangsa yang lemah," kata Prabowo dalam keterangannya, dikutip Jumat (11/4/2025).

Kronologi Kecelakaan Maut Nganjuk, Ibu Terkapar di Jalan, Anak Terlempar Sejauh 3 Meter

Kronologi Kecelakaan Maut Nganjuk, Ibu Terkapar di Jalan, Anak Terlempar Sejauh 3 Meter

()

NGANJUK, KOMPAS.com – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan ibu dan anak terjadi di Jalan Wilis, Desa Semare, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (10/4/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban dalam insiden maut ini ialah BLM atau Binti (42), warga Desa Cepoko, Kecamatan Berbek, dan anak laki-lakinya SFO (10), yang tercatat sebagai siswa kelas IV salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Nganjuk.

BLM dan SFO meninggal dunia usai motor Honda Beat AG 4079 VAO yang mereka kendarai bertabrakan dengan Truck Tangki Mitsubishi pengangkut air dengan nomor polisi AG 8651 VG.

Ambulans Kena Tilang, Pengamat: Aneh, Teknologinya Kurang Memadai

Ambulans Kena Tilang, Pengamat: Aneh, Teknologinya Kurang Memadai

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Analis kebijakan transportasi Azas Tigor Nainggolan menilai, terdapat program teknologi pada tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang kurang memadai.

Hal tersebut merespons banyaknya sopir ambulans atau jenazah yang terkena tilang ETLE saat mengantarkan pasien atau jenazah.

“Berarti program teknologinya kurang memadai dong. Loh aneh itu, kan bisa diprogram dari control room-nya misalnya, nomor polisi sekian tidak kena aturan ETLE atau ganjil genap,” kata Tigor kepada Kompas.com, Jumat (11/4/2025).