Berita-Indo

Cerita Sopir Ambulans Terkena Tilang ETLE Saat Bawa Pasien ke RS

Cerita Sopir Ambulans Terkena Tilang ETLE Saat Bawa Pasien ke RS

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang sopir ambulans bernama Febryan (30) mengaku terkena tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di lampu merah kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (21/3/2025).

Padahal, ketika itu, Febryan tengah membawa pasien rujukan dari Rumah Sakit Hermina Daan Mogot menuju Rumah Sakit Pelni.

“(Jenis pelanggarannya) menerobos lampu merah, melewati jalur busway, ada juga melepas sabuk pengamanan,” ungkap Febryan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/4/2025).

Febryan menceritakan, dia mengetahui kendaraan atau ambulansnya terkena tilang ETLE setelah menerima notifikasi.

Tewas di Hotel Jakarta, Penyebab Kematian Wartawan Palu Masih Misteri

Tewas di Hotel Jakarta, Penyebab Kematian Wartawan Palu Masih Misteri

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir sepekan sejak ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, penyebab pasti kematian wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah, berinisial SW (32), masih belum dapat dipastikan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli Sulawesi Tengah, Syahrul, mengungkapkan, SW memiliki riwayat penyakit paru-paru. Hal itu disampaikan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga.

“Kami akui memang beliau itu punya riwayat paru. Dan tadi surat tentang riwayat paru itu dari puskesmas sudah kami serahkan ke kepolisian,” ujar Syahrul kepada wartawan, Kamis (10/4/2025).

Selain Rupiah, Pabrik Uang Palsu di Bogor Juga Produksi Dollar AS

Selain Rupiah, Pabrik Uang Palsu di Bogor Juga Produksi Dollar AS

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Tanah Abang bukan hanya menemukan puluhan ribu lembar uang palsu senilai lebih dari Rp 2,3 miliar di pabrik uang palsu yang beroperasi di Kota Bogor, Jawa Barat.

Dari penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (9/4/2025) itu, ditemukan pula uang palsu dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat. 

“Sebanyak 15 lembar dan tiap lembarnya itu tertera 100 USD. Jadi, valuta asing juga ada (uang palsu) dalam hal ini USD,” kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki dalam konferensi pers di Polsek Tanah Abang, Kamis (10/4/2025).

Changi Airport Juara, Ini Daftar Bandara Terbaik di Dunia 2025

Changi Airport Juara, Ini Daftar Bandara Terbaik di Dunia 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Changi Singapura kembali meraih gelar bandara terbaik di dunia pada 2025, mengalahkan Hamad International Doha, Qatar yang menjadi juara tahun lalu.

Dilansir dari Bloomberg, bandara-bandara di Asia memimpin papan atas Skytrax World Airport Awards 2025. Di jajaran 10 besar, enam bandara di Asia menempati posisi 6 teratas.

Singapore Changi tercatat sebagai jawara, yakni bandara terbaik di dunia 2025. Posisinya naik satu peringkat dari tahun lalu, mengalahkan Hamad International Doha yang pada 2024 menempati peringkat pertama.

Intip Harga Saham BCA Jelang Bayar Dividen Rp30,7 Triliun Besok (11/4)

Intip Harga Saham BCA Jelang Bayar Dividen Rp30,7 Triliun Besok (11/4)

()

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan mentransfer dividen tunai sebesar Rp250 per saham atau Rp30,7 triliun pada Jumat (11/4/2025) ke rekening pemegang saham yang tercatat di KSEI. 

Investor yang berhak mendatkan dividen BBCA adalah pemegang saham sebelum 21 Maret di pasar reguler dan 24 Maret 2025 di pasar tunai (cum date). 

Jelang pembayaran dividen ini, saham BCA ditutup menguat 3,79% ke level Rp8.225 dalam perdagangan hari ini, Kamis (10/4/2025). 

Berhasil Panen Raya di Sawah yang Sering Terendam Banjir, Petani Kulon Progo Berharap Normalisasi Sungai

Berhasil Panen Raya di Sawah yang Sering Terendam Banjir, Petani Kulon Progo Berharap Normalisasi Sungai

()

KULON PROGO, KOMPAS.com – Ratusan hektare sawah di bulak Rawa Jembangan, Padukuhan Klipuh, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah memasuki masa panen raya.

Panen ini menjadi istimewa karena berhasil terwujud meski sebelumnya sempat terancam gagal akibat banjir dari Sungai Papak, yang membelah kawasan sawah.

“Semua akan panen, seluas 115,16 hektare ini. Semua ini telah dikerjakan masyarakat tani di Klipuh ini,” ujar Slamet Riyanto, Ketua Gapoktan Sedyo Makmur di Gulurejo, Kamis (10/4/2025).

Jadwal Terbaru Pencairan Dana KJP Plus Tahap I 2025

Jadwal Terbaru Pencairan Dana KJP Plus Tahap I 2025

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera mencairkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I 2025 secara bertahap.

(Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, bahwa KJP Plus Tahap I 2025 akan diberikan kepada total 707.622 peserta didik.

Total penerima KJP Plus Tahap I 2025 tersebut terdiri dari 341.879 peserta didik jenjang SD, 189.437 peserta didik jenjang SMP, 62.295 peserta didik jenjang SMA, 111.315 peserta didik jenjang SMK, dan 2.696 peserta didik PKBM.

Sederet Risiko saat Jatah Utang Baru Negara Tinggal Rp360 Triliun per Maret 2025

Sederet Risiko saat Jatah Utang Baru Negara Tinggal Rp360 Triliun per Maret 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memiliki jatah penarikan utang baru melalui penerbitan Surat Berharga Negara/SBN senilai Rp642,6 triliun pada tahun ini. Per akhir Maret 2025, tersisa Rp360 triliun.

Jatah tersebut sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden No. 201/2024 tentang Rincian APBN 2025. 

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk. (BNLI) Josua Pardede mengungkapkan sisa target penerbitan SBN senilai Rp360 triliun untuk periode sembilan bulan berikutnya menimbulkan pertanyaan mengenai kecukupan untuk membiayai belanja pemerintah sepanjang 2025.

Bareskrim Polri Dalami Kasus Gangguan Sistem Layanan Bank DKI

Bareskrim Polri Dalami Kasus Gangguan Sistem Layanan Bank DKI

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Bareskrim Polri telah menerima laporan dari Bank DKI terkait kasus gangguan sistem layanan perbankannya.

Laporan ini diketahui sudah diserahkan ke Bareskrim Polri pada Selasa (1/4/2025) lalu.

“Ya, sudah diterima,” ujar Kabag Penum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago saat dikonfirmasi, Kamis (10/4/2025).

Erdi mengatakan, penyidik masih mendalami kasus yang sempat disinggung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini.

“Masih didalami ya,” kata Erdi lagi.

Kecewa Satpol PP Bubarkan Aksi Piknik Melawan di DPR, Pramono: Itu Bukan Tugas Mereka!

Kecewa Satpol PP Bubarkan Aksi Piknik Melawan di DPR, Pramono: Itu Bukan Tugas Mereka!

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung kecewa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membubarkan paksa aksi “Piknik Melawan” yang menolak revisi Undang-Undang di Gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2025).

Menurut Pramono, tindakan Satpol PP tersebut tidak sesuai dengan tugas dan wewenang mereka.

“Bagi saya pribadi enggak boleh terjadi Satpol PP melakukan itu. Itu bukan tugas Satpol PP,” ucap Pramono saat ditemui di Jakarta International Velodrome, Kamis (10/4/2025).

Bos Bapanas Beberkan Alasan Prabowo Minta Kuota Impor Dihapus

Bos Bapanas Beberkan Alasan Prabowo Minta Kuota Impor Dihapus

()

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal perintah Presiden Prabowo Subianto agar kuota impor dihapus, terutama komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan maksud dari penghapusan kuota impor yang diperintahkan presiden bertujuan agar bukan hanya segelintir perusahaan yang menikmati kuota impor.

Dia menerangkan bahwa presiden sejatinya hanya ingin mempermudah proses importasi yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dengan tetap memperhatikan neraca komoditas yang telah ditetapkan. Adapun, neraca ini berguna untuk melindungi para petani dan peternak dalam negeri.

Gappri Usul RI Deregulasi Aturan Rokok Buat Kerek Kinerja IHT

Gappri Usul RI Deregulasi Aturan Rokok Buat Kerek Kinerja IHT

()

Bisnis.com, JAKARTA - Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) mengusulkan pemerintah melakukan deregulasi aturan rokok untuk meningkatkan daya saing industri hasil tembakau (IHT).

Ketua Umum Gappri, Henry Najoan mendukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal upaya mencapai Indonesia incorporated saat acara sarasehan pada 8 April 2025. Konsep tersebut menekankan pemerintah dan pelaku bisnis harus berjalan seiringan untuk mencapai tujuan yang sama. “Kami Gappri yang menaungi industri hasil tembakau (IHT) kretek bangga sebagai bagian dari Indonesia Incorporated yang selama ini telah berkontribusi sangat besar dalam penyerapan lapangan kerja dan menyumbangkan pemasukan kepada negara,” kata Henry dalam keterangan resmi, Kamis (10/4/2025).

Momen Titiek Puspa Bernyanyi di Acara SBY meski Suara Tinggal Seperempat

Momen Titiek Puspa Bernyanyi di Acara SBY meski Suara Tinggal Seperempat

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi legendaris Titiek Puspa sempat menghadiri acara syukuran yang digelar Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) medio Maret 2025 sebelum meninggal dunia.

“Keseruan Eyang Titiek @titiekpuspa_official menghadiri undangan syukuran dari Pak Susilo Bambang Yudhoyono @presidenyudhoyonoalbum dan bersilaturahmi dengan sederet penyanyi dan musisi kebanggaan Indonesia,” tulis postingan akun Instagram @musicaklasik yang dikutip Kompas.com, Kamis (10/4/2025).

Momen ini dipublikasi akun tersebut pada 21 Maret.

Dalam postingan itu, Titiek turut menyumbangkan suara meski mengaku kondisi vokalnya tidak seprima dulu.

Prabowo Teken Inpres Kopdes Merah Putih, Koperasi Didanai APBN dan APBD

Prabowo Teken Inpres Kopdes Merah Putih, Koperasi Didanai APBN dan APBD

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Beleid itu dikeluarkan pada 27 Maret 2025.

Dalam beleid itu, Prabowo menyampaikan bahwa pendanaan untuk percepatan pembentukan 80.000 Desa atau Kelurahan Merah Putih dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian beleid yang dikutip pada Kamis (10/4/2025).

Berawal dari Tas Terlantar di KRL, Bagaimana Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu di Bogor?

Berawal dari Tas Terlantar di KRL, Bagaimana Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu di Bogor?

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengungkapan pabrik uang palsu senilai Rp 3,3 miliar bermula dari sebuah tas mencurigakan di gerbong kereta rel listrik (KRL) Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki menjelaskan, tas tersebut ditemukan pada Senin (7/4/2025).

"Ada benda tas mencurigakan yang tertinggal di salah satu gerbong kereta tujuan Rangkasbitung," kata Haris dalam konferensi pers, Kamis (10/4/2025).

Setelah mendapat laporan, polisi langsung menuju tempat kejadian dan menunggu pemilik tas muncul.

Pengusaha Berharap Tarif Baru Royalti Minerba Ditunda di Tengah Perang Dagang

Pengusaha Berharap Tarif Baru Royalti Minerba Ditunda di Tengah Perang Dagang

()

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pertambangan Indonesia (Indonesian Mining Association/IMA) berharap pemerintah tak memberlakukan penyesuaian tarif royalti mineral dan batu bara (minerba) pada April 2025. Adapun, penyesuaian tarif royalti minerba akan menyasar batu bara, nikel, tembaga, emas, perak, dan logam timah. Besaran kenaikannya diperkirakan berada dalam kisaran 1% hingga 3% dan akan bersifat fluktuatif, menyesuaikan dengan harga komoditas di pasar.Direktur Eksekutif IMA Hendra Sinadia mengatakan, pihaknya berharap pemerintah mau diajak berunding ulang terkait pengenaan tarif royalti baru. Terlebih, saat ini dunia tengah menghadapi potensi perang dagang imbas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS)."Sebagai mitra pemerintah, tentu anggota IMA akan mematuhi. Namun, kami mengharapkan bisa dibahas lagi mengingat situasi perang dagang," tutur Hendra kepada Bisnis, Kamis (10/4/2025).Hendra pun mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima draf final dari penyesuaian tarif royalti minerba. Menurutnya, dalam kondisi perang dagang industri minerba seharusnya mendapat dukungan pemerintah alih-alih terbebani tarif royalti.

Pria yang Aniaya Anak Pacarnya di Jakut Terancam 5 Tahun Penjara

Pria yang Aniaya Anak Pacarnya di Jakut Terancam 5 Tahun Penjara

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Eka Chandra (28), pria yang menganiaya putri kekasihnya yang masih balita berinisial ML (4) terancam lima tahun penjara dan dikenakan pasal berlapis.

Pertama, Eka terancam dijerat Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. 

"Untuk pasal yang kita terapkan terkait dengan kekerasan terhadap anak Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Beny Cahyadi, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (10/4/2025).

Dua Pelaku Begal Polisi di Bekasi Ditangkap

Dua Pelaku Begal Polisi di Bekasi Ditangkap

()

BEKASI, KOMPAS.com - Polisi menangkap dua terduga pelaku begal polisi Briptu AA di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus, RT 07/RW 06, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (10/4/2025).

Kedua pelaku berinisial D dan S alias A. Masing-masing pelaku ditangkap di Cibitung dan Sukatani.

"Pelaku begal korban anggota Polri inisial D dan S alias A ditangkap masing-masing di Cibitung dan Sukatani," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar saat dikonfirmasi, Kamis.

Hizbullah Ajukan Syarat untuk Perlucutan Senjata di Lebanon

Hizbullah Ajukan Syarat untuk Perlucutan Senjata di Lebanon

()

BEIRUT, KOMPAS.com - Di tengah desakan internasional untuk pelucutan senjata Hizbullah, seorang pejabat tinggi dari kelompok tersebut mengungkapkan kesediaannya untuk berdialog dengan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengenai senjata yang mereka miliki.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni Israel harus menarik pasukannya dari wilayah Lebanon selatan dan menghentikan serangan militernya terhadap Lebanon.

Sumber Reuters dari kalangan politisi Lebanon menyebutkan, Presiden Aoun, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat (AS), telah menegaskan komitmennya untuk menegakkan kontrol negara atas kepemilikan senjata, sebagaimana ia ungkapkan saat dilantik pada Januari lalu.

Mengenang Doa Titiek Puspa: Jadikan Indonesia Negara yang Bermartabat

Mengenang Doa Titiek Puspa: Jadikan Indonesia Negara yang Bermartabat

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi senior, Sudarwati atau dikenal sebagai Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025).

Ia meninggal dunia di usia 87 tahun pada pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.

Sebelum meninggal, Titiek Puspa pada perayaan hari ulang tahunnya ke-80 pernah memanjatkan doa agar Indonesia selalu diberi kebaikan.

"Ya Tuhan, di sini kami umatmu yang sangat cinta kepada Mu. Yang berbuat sesuatu karena cinta. Saya orang yang sudah tua ini dicintai oleh sahabat saya. Mbak Acin dan semua yang datang di sini. Duta Cinta dan sahabat saya Inul, semuanya. Ikut berbahagia. Ya Tuhan tuntunlah kami semua yang ada di sini dan bangsa kami," doa Titiek yang dipanjatkan pada Rabu (1/11/2017).

Komnas HAM Desak Dokter Pemerkosa Keluarga Pasien di Bandung Dihukum Berat

Komnas HAM Desak Dokter Pemerkosa Keluarga Pasien di Bandung Dihukum Berat

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berharap agar Priguna Anugerah, dokter anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Universitas Padjadjaran (Unpad) yang memerkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dihukum berat.

"Jadi proses hukum bagi pelaku saya kira sangat penting, kita semua berkepentingan untuk mengawal agar nantinya aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya," ujar Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah saat ditemui di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2025).

Densus 88 Tak Kategorikan KKB Sebagai Teroris, Apa Alasannya?

Densus 88 Tak Kategorikan KKB Sebagai Teroris, Apa Alasannya?

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri tidak mengkategorikan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai kelompok terorisme di Indonesia.

Kasubdit Kontra Naratif Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana beralasan, KKB merupakan gerakan separatisme yang memiliki visi memisahkan diri dari Indonesia.

"Densus 88 tidak mengeklaim bahwa KKB di Papua adalah salah satu pelaku terorisme. Karena KKB Papua melakukan separatisme, seperti di Pattani di Thailand Tenggara dan banyak negara lainnya," kata Mayndra dalam Diskusi Global Terrorism Index (GTI) 2025 yang dikutip dari tayangan YouTube BNPT, Kamis (10/4/2025).

MTI: Lesunya Ekonomi Jadi Biang Kerok Diskon Tiket Pesawat Tidak Optimal

MTI: Lesunya Ekonomi Jadi Biang Kerok Diskon Tiket Pesawat Tidak Optimal

()

Bisnis.com, JAKARTA — Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai kebijakan diskon tiket pesawat yang diberlakukan selama periode Lebaran 2025 belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah penumpang. Salah satu faktor utama disebut berasal dari kondisi ekonomi yang masih lesu.

Ketua Umum MTI, Tory Damantoro, menyampaikan bahwa meskipun tarif tiket pesawat turun sekitar 13–14%, peningkatan jumlah penumpang hanya mencapai sekitar 0,5%. Sementara itu, jumlah pesawat yang beroperasi justru mengalami penurunan sekitar 5%.

Protes Jalan Rusak ke Bupati Brebes, Warga Tanam Pohon Jagung di Jalan

Protes Jalan Rusak ke Bupati Brebes, Warga Tanam Pohon Jagung di Jalan

()

BREBES, KOMPAS.com – Puluhan warga Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan aksi protes unik terhadap kondisi jalan rusak di wilayah mereka.

Dalam aksi yang digelar pada Rabu (9/4/2025), warga menanam batang jagung di tengah jalan berlubang sebagai simbol kekesalan terhadap lambatnya perbaikan infrastruktur.

Aksi ini direkam dalam sebuah video berdurasi 4 menit 3 detik yang viral di media sosial, khususnya Facebook.

Salah satu akun yang mengunggahnya adalah @Gina Nindila Zahra di grup Petani Bawang Merah Brebes. Video tersebut telah ditonton lebih dari 55.000 kali dan mendapat 509 tanggapan.

Bareskrim Periksa Ojek Online Pengirim Teror ke Redaksi Tempo

Bareskrim Periksa Ojek Online Pengirim Teror ke Redaksi Tempo

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Bareskrim Polri tengah memeriksa ojek online yang ditugaskan untuk mengirimkan teror ke kantor Tempo beberapa waktu yang lalu.

“Dan, hari ini salah satu saksi, yaitu ojek yang mengirim sedang kami periksa,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat konferensi pers di Lobi Bareskrim Polri, Kamis (10/4/2025).

Djuhandhani mengatakan, berdasarkan pemeriksaan yang tengah berlangsung, ada proses pengiriman yang terputus.

Pengiriman teror ke kantor Tempo ini dilakukan dalam beberapa kali pengiriman oleh sejumlah ojek online yang berbeda.

Polisi Masih Periksa Dua Pelaku Pembuangan Janin 4 Bulan di Bintaro

Polisi Masih Periksa Dua Pelaku Pembuangan Janin 4 Bulan di Bintaro

()

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Polisi masih memeriksa secara intensif dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembuangan janin berusia sekitar empat bulan di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kedua pelaku, yakni seorang pria dan seorang wanita, diamankan usai aksi mereka terpergok oleh petugas keamanan setempat pada Rabu (9/4/2025) malam.

"Pelaku sdh kita amankan, saat ini msh dalam pemeriksaan," ujar Kapolsek Pondok Aren, Kompol Muhibur saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (10/4/2025).

Pramono Kecewa Satpol PP Jakarta Bubarkan Aksi “Piknik Melawan” di Depan DPR

Pramono Kecewa Satpol PP Jakarta Bubarkan Aksi “Piknik Melawan” di Depan DPR

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung kecewa terhadap tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang membubarkan paksa aksi “Piknik Melawan” di Gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2025) kemarin.

Pramono mengaku langsung menegur Kepala Dinas yang membawahi Satpol PP pada malam setelah kejadian.

“Tadi malam saya langsung menegur Kepala Dinas terkait, dan saya sungguh sangat kecewa,” ucap Pramono saat ditemui di Jakarta International Velodrome, Kamis (10/4/2025).

Bank DKI Gangguan, Dirut Klaim Data dan Dana Nasabah Aman

Bank DKI Gangguan, Dirut Klaim Data dan Dana Nasabah Aman

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bank DKI Agus Haryoto mengeklaim, data dan dana nasabah dalam keadaan aman meski sempat terjadi gangguan sistem pada bank milik Pemerintah Provinsi Jakarta tersebut. 

“Yang pasti dana dan data nasabah aman,” kata Agus, Kamis (10/4/2025).

Agus juga menyebut, pihaknya telah melaporkan gangguan sistem tersebut ke Bareskrim Polri pada Selasa (1/4/2025).

“Dari awal kejadian, Bank DKI sudah melakukan pelaporan dan saat ini proses pemeriksaan sudah berjalan,” sebut Agus.

Cegah Salah Tafsir, Pemerintahan Diminta Pakai Pendekatan Diplomasi untuk Mengevakuasi Warga Gaza

Cegah Salah Tafsir, Pemerintahan Diminta Pakai Pendekatan Diplomasi untuk Mengevakuasi Warga Gaza

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mengingatkan pemerintah untuk menggunakan pendekatan diplomasi jika ingin mengevakuasi para korban genosida Israel di Palestina ke Indonesia.

Politikus Nasdem itu menyampaikan bahwa langkah evakuasi tersebut harus tetap berada dalam koridor bantuan kemanusiaan, agar nantinya tidak menimbulkan salah tafsir dari negara-negara lain di dunia.

“Tentu perlu pendekatan diplomasi dan terkoordinasi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional, termasuk Palang Merah Indonesia, agar tetap berada dalam koridor bantuan kemanusiaan murni dan tidak menimbulkan salah tafsir di tingkat global,” ujar Amelia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/4/2025).

Konsumen Meikarta Curhat 10 Tahun Tak Kunjung Dapat Unit Hunian

Konsumen Meikarta Curhat 10 Tahun Tak Kunjung Dapat Unit Hunian

()

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah konsumen Meikarta menuntut ganti rugi kepada pihak Lippo Group usai tak kunjung menerima unit meski telah melakukan pelunasan. Tuntutan tersebut disampaikan langsung kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Salah seorang konsumen, Jefri Victor Garinding mengaku bahkan telah membayar lunas unit hunian di Meikarta sejak 2015. Akan tetapi, hingga saat ini dirinya belum menerima unit tersebut. 

“Karena ini sudah kami membelinya dari tahun 2015 dan 2017 secara tunai, saya pertama beli di tipe studio luasnya 35 meter sekian,” kata Jefri saat ditemui di Kantor Kementerian PKP, Kamis (10/4/2025).