Berita-Indo

China Tak Gentar Meski Diancam Tarif Tambahan 50% oleh Trump

China Tak Gentar Meski Diancam Tarif Tambahan 50% oleh Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - China mengecam Amerika Serikat yang mengancam akan menaikkan tarif dan berjanji akan membalas jika Washington menindaklanjuti ancaman tersebut.

Melansir Bloomberg pada Selasa (8/4/2025), Kementerian Perdagangan China dalam sebuah pernyataan menuturkan, ancaman AS untuk menaikkan tarif terhadap China adalah kesalahan di atas kesalahan lainnya, yang sekali lagi mengungkap sifat pemerasan AS. 

"Jika AS bersikeras dengan caranya sendiri, China akan berjuang sampai akhir," demikian kutipan keterangan resmi tersebut.

Kementerian Perdagangan China juga menyerukan dialog untuk menyelesaikan perselisihan dalam pernyataannya, meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan tentang pertemuan akan dihentikan jika Beijing tidak mengambil tindakan, tanpa menyebutkan apa yang akan diperlukan.

Daftar Industri RI Berpotensi Paling Terdampak Tarif Trump

Daftar Industri RI Berpotensi Paling Terdampak Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan tarif resiprokal impor Amerika Serikat (AS) kepada Indonesia sebesar 32% berpotensi menjadi pukulan bagi industri yang berorientasi ekspor. Apalagi, cukup banyak industri yang bergantung pada pasar AS. 

Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif tinggi atas produk asal Indonesia ke AS didasari sejumlah asalan, utamanya sebagai balasan atas penerapan tarif impor tinggi barang AS yang masuk ke RI. 

Laporan dari Gedung Putih menyebutkan, bea masuk etanol AS ke Indonesia sangat tinggi hingga mencapai 30%, sedangkan AS hanya menerapkan 2,5%. Tak hanya itu, Trump juga keberatan atas kebijakan konten lokal Indonesia atau TKDN di berbagai sektor. 

Pengertian Trading Halt, Alarm BEI saat IHSG Ambrol Lebih dari 8%

Pengertian Trading Halt, Alarm BEI saat IHSG Ambrol Lebih dari 8%

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan mekanisme trading halt usai indeks harga saham gabungan (IHSG) ambles lebih dari 9% pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025).

Data RTI Business pukul 09.01 WIB menunjukkan, IHSG terkoreksi 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada awal sesi perdagangan. Rentang pergerakan IHSG berada di antara 5.912 hingga 5.914.

Total perdagangan saham mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,92 triliun dan frekuensi sebanyak 64.620 kali. Tercatat 9 saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham stagnan. Kapitalisasi pasar atau market cap Bursa tercatat mencapai Rp11.280 triliun.

Indeks Bisnis-27, LQ45, hingga IDX30 Kompak Dibuka Melemah

Indeks Bisnis-27, LQ45, hingga IDX30 Kompak Dibuka Melemah

()

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia kompak merosot pada perdagangan pagi ini, Selasa (8/4/2025). 

Berdasarkan data BEI, indeks LQ45 merosot 9,95%, IDX30 turun 9,73%, dan IDX BUMN20 anjlok 9,33%. 

Selain itu, indeks Bisnis27 dibuka melemah ke level 423,53 pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.00 WIB, indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia dan BEI tersebut turun 10,04% ke level 423,53.

Reaksi Negara-Negara soal Tarif Trump, dari Negosiasi hingga Tarif Balasan

Reaksi Negara-Negara soal Tarif Trump, dari Negosiasi hingga Tarif Balasan

()

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah negara telah mengambil langkah untuk merespons kebijakan tarif timbal balik alias reciprocal tariff yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kebijakan perdagangan AS di bawah kepemimpinan Presiden Trump tersebut menyebutkan bahwa semua negara akan dikenakan tarif minimum 10% ke dengan negara-negara yang dianggap memiliki hambatan tinggi terhadap barang-barang AS akan menghadapi tarif lebih besar. 

Selain itu, Trump juga menerapkan tarif tambahan terhadap sejumlah negara, mulai dari China hingga Uni Eropa.

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia mengalami pembekuan perdagangan sementara (trading halt) setelah IHSG ambruk 9,19% pada pembukaan perdagangan Selasa (8/4/2025). Simak tahapan trading halt hingga trading suspend terbaru yang dirilis Bursa Efek Indonesia hari ini. 

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan BEI telah melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025) pukul 09 00 00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Indeks Bisnis-27 Dibuka Anjlok, Saham MAPI hingga UNTR Terjun Bebas

Indeks Bisnis-27 Dibuka Anjlok, Saham MAPI hingga UNTR Terjun Bebas

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Bisnis-27 dibuka anjlok 10,04% ke level 423,53 pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Saham MAPI dan UNTR terjun bebas.

Berdasarkan data Stockbit pada pukul 09.00 WIB, indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia dan BEI tersebut turun 10,04% ke level 423,53.

Indeks Bisnis-27 bergerak pada rentang 418,21 hingga 470,78 pada pembukaan perdagangan hari ini. Dari 27 konstituen, semua saham memerah atau mengalami pelemahan.

Saham yang melemah paling dalam yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah sebesar 14,44% dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) melemah 12,85%.

Bos Freeport Waswas Permintaan Tembaga Terganggu Imbas Tarif Trump

Bos Freeport Waswas Permintaan Tembaga Terganggu Imbas Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - CEO Freeport-McMoRan (FCX) Kathleen Quirk waswas kebijakan tarif resiprokal ala Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengganggu permintaan tembaga global.Menurutnya, Trump yang memberlakukan tarif impor tinggi mulai dari 10% hingga 50%, dapat memperburuk ekonomi global hingga mendorong resesi dan inflasi.Selain itu, kebijakan Trump juga memicu kerugian di pasar keuangan dan meningkatkan ketegangan dengan China dan Uni Eropa (UE)."Kita tidak dapat mengabaikan fakta bahwa perang dagang dapat menyebabkan orang tidak berinvestasi, tidak membeli, mengubah pola mereka dan memengaruhi permintaan," kata Quirk dikutip dari Reuters, Selasa (8/4/2025).Quirk menjelaskan, tembaga digunakan secara luas di seluruh ekonomi global. Khususnya sebagai komponen dalam pembangkitan listrik, elektronik, dan konstruksi.Dia pun mengatakan bahwa saat ini perusahaan tambang perlu menunggu dan melihat perkembangan dari kebijakan Trump. Apalagi, penurunan harga tembaga baru-baru ini tidak baik untuk jangka panjang bagi industri tersebut, yang bergantung pada investasi bernilai miliaran dolar.Quirk mengatakan, meskipun tarif tembaga AS dapat meningkatkan laba Freeport sebesar US$$400 juta per tahun, dia tetap khawatir tentang dampaknya terhadap ekonomi global."Kita semua akan bergantung pada pasar yang permintaannya akan terus meningkat dan tidak tunduk pada resesi besar yang telah kita lihat dari waktu ke waktu," katanya.Freeport yang berbasis di AS memang memiliki operasi besar di Chili, Peru, Eropa, dan Indonesia. Namun, Quirk mengatakan bahwa dia menyambut baik gagasan untuk memproduksi lebih banyak tembaga di AS.Hal ini selaras dengan tujuan Trump untuk meningkatkan produksi dalam negeri guna mengimbangi dominasi China.Perusahaan tersebut sudah menjadi produsen tembaga terbesar di AS dan mengoperasikan satu dari dua pabrik peleburan tembaga di AS.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Level Rp1.754.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Level Rp1.754.000 per Gram

()

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas Antam turun pada hari ini, Selasa (8/4/2025). Investor dapat memborong emas Antam seharga Rp1.754.000 per gram. 

Mengutip informasi pada laman Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam paling murah berukuran 0,5 gram dipatok senilai Rp927.000, atau turun Rp2.000 dari hari sebelumnya.

Harga emas Antam untuk bobot 1 gram mencapai harga Rp1.754.000, atau turun Rp4.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. 

Sementara itu, emas Antam berbobot 5 gram dipasarkan Rp8.545.000. Kemudian, emas ukuran 10 gram dijual pada harga Rp17.035.000.

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan hingga 9,32% ke level 5.903,52 pada pukul 09.30 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) usai pembukaan trading halt.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah melakukan tindakan trading halt atau pembekuan perdagangan sementara pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), menyusul jatuhnya IHSG lebih dari 8%.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan hari ini, Selasa (8/4/2025) telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada sistem perdagangan di BEI pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Kurs Dolar AS BCA, Mandiri Cs Hari Ini 8 April 2025, Harga Jual Nyaris Rp17.000

Kurs Dolar AS BCA, Mandiri Cs Hari Ini 8 April 2025, Harga Jual Nyaris Rp17.000

()

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke posisi Rp16.865 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025) usai libur Lebaran. Lalu, bagaimana kurs dollar AS di BCA, BRI, Mandiri dan BNI hari ini?

Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka melemah 0,26% atau 43,5 poin ke level Rp16.865 pada pukul 09.10 WIB. Indeks dolar AS turun 0,21% ke level 103,04.

Sejumlah mata uang Asia turut melemah. Yuan China melemah 0,17%, rupee India melemah 0,71%, dolar Hong Kong melemah 0,04% dan ringgit Malaysia melemah 0,16%.

Rupiah Dibuka Lesu ke Level Rp16.865 per Dolar AS usai Libur Lebaran

Rupiah Dibuka Lesu ke Level Rp16.865 per Dolar AS usai Libur Lebaran

()

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025) setelah libur Lebaran ke level Rp16.865 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 0,26% atau 43,5 poin ke level Rp16.865 pada pukul 09.10 WIB. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau turun 0,21% ke level 103,04.

Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang Asia mengalami pelemahan. Yuan China, misalnya, melemah 0,17%, rupee India melemah 0,71%, dolar Hong Kong melemah 0,04% dan ringgit Malaysia melemah 0,16%.

IHSG Trading Halt, Saham Big Caps BBCA, BREN, hingga DCII Anjlok Belasan Persen

IHSG Trading Halt, Saham Big Caps BBCA, BREN, hingga DCII Anjlok Belasan Persen

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) ambrol ke level 5.900 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Saham 10 emiten big caps kompak merosot tajam. 

Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 598,56 poin atau 9,19% ke level 5.912,06 pada pembukaan perdagangan hari ini atau usai libur panjang Lebaran. 

Ambruknya IHSG itu membuat Bursa Efek Indonesia menempuh pembekuan sementara perdagangan pasar saham sesuai aturan baru Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00196/BEI/12-2024. 

Saham BBCA, BMRI hingga TLKM Ambrol Berjamaah, IHSG Auto Kena Trading Halt

Saham BBCA, BMRI hingga TLKM Ambrol Berjamaah, IHSG Auto Kena Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan perdana setelah libur Lebaran, hari ini, Selasa (8/4/2025). IHSG dibuka langsung mengalami trading halt seiring dengan kejatuhan saham big caps seperti BBCA, BBRI hingga TLKM.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka melemah pada posisi 5.914,28 atau turun 9,19%. Sebanyak 1,59 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp1,92 triliun.

Tercatat, sembilan saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp10.218 triliun.

Konsensus Ekonom Proyeksi Inflasi Maret 2025 Melonjak

Konsensus Ekonom Proyeksi Inflasi Maret 2025 Melonjak

()

Bisnis.com, JAKARTA — Konsensus ekonom memproyeksikan inflasi akan meningkat tajam pada Maret 2025, jelang pengumuman Indeks Harga Konsumen alias IHK oleh Badan Pusat Statistik pada hari ini, Selasa (8/4/2025).

Berdasarkan konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg, median atau nilai tengah dari 20 ekonom sebesar 1,18% secara tahunan atau year on year (YoY). Angka tersebut mengalami lonjakan usai terjadi deflasi pada Februari 2025 sebesar 0,09% YoY.

Estimasi tertinggi terpantau berada pada angka 2,3% YoY yang dikeluarkan oleh ekonom JP Morgan Chase Bank Sin Beng Ong. Sementara estimasi terendah di angka -0,02% oleh ekonom KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana.

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 9,19% ke level 5.912,06 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025) usai libur panjang Lebaran Idulfitri 1446 H.

Data RTI Business pukul 09.01 WIB menunjukkan, IHSG terkoreksi 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada awal sesi perdagangan. Rentang pergerakan IHSG berada di antara 5.912 hingga 5.914.

Total perdagangan saham mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,92 triliun dan frekuensi sebanyak 64.620 kali. Tercatat 9 saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham stagnan. Kapitalisasi pasar atau market cap Bursa tercatat mencapai Rp11.280 triliun.

PREMIUM NOTES: Investor Curi Start di Saham BUMI hingga Risiko PWON dari Pelemahan Rupiah

PREMIUM NOTES: Investor Curi Start di Saham BUMI hingga Risiko PWON dari Pelemahan Rupiah

()

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah investor kakap aktif meningkatkan kepemilikan sahamnya di emiten batu bara Grup Bakrie-Salim, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Berita tersebut menjadi salah satu artikel pilihan Bisnis Indonesia Premium. Berikut adalah rangkumannya untuk edisi Selasa (8/4/2025).

Ilustrasi - Area pertambangan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI)/Dok

Aksi borong saham emiten batu bara Grup Bakrie-Salim PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dilakukan sederet investor kakap, termasuk Blackrock dan The Vanguard Group Inc., sebelum muncul hilal laporan keuangan terbaru.

Update Komoditas: Harga Minyak Mentah Rebound saat Pasar Fokus ke Perang Dagang

Update Komoditas: Harga Minyak Mentah Rebound saat Pasar Fokus ke Perang Dagang

()

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak mentah dunia kembali menguat usai melemah tiga hari beruntun saat pasar menghitung dampak dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

Dilansir Bloomberg pada Selasa (8/4/2025), harga minyak Brent naik 1,2% ke level US$65 per barel setelah mencapai rekor terendah dalam 4 tahun terakhir pada sesi perdagangan sebelumnya. Sementara, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada harga di atas US$61 per barel, tepatnya US$61,56 per barel atau menguat 1,4%.

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB)  Trading Halt

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB) Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan alasan melakukan penyesuaian terhadap ketentuan auto-rejection bawah dan trading halt pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai libur Lebaran Idulfitri 1446 H.

Manajemen BEI dalam keterangan resminya mengatakan perubahan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

"BEI dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat," kata Manajemen BEI, Selasa (8/4/2025).

Pemerintah Bidik Perputaran Uang hingga Rp357 Triliun Saat Mudik Lebaran, Tercapai?

Pemerintah Bidik Perputaran Uang hingga Rp357 Triliun Saat Mudik Lebaran, Tercapai?

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memperkirakan total masyarakat yang bergerak mudik saat Lebaran 2025 mencapai 146,48 juta orang.

Dalam laporan Buku Ekonomi Kita edisi Maret 2025, pemerintah membidik total perputaran uang bertambah mencapai 357 triliun selama periode mudik Lebaran.

“Jumlah pemudik diperkirakan sekitar 146,48 juta orang mendorong perputaran uang Rp357 triliun,” demikian laporan Ekonomi Kita, dikutip Selasa (8/4/2025).

Jumlah pemudik yang besar itu menjadi perhatian pemerintah lantaran dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara langsung di berbagai daerah. Di mana, kebutuhan transportasi makanan, hingga oleh-oleh meningkat dan mendorong perputaran uang yang jumbo.

60% Ekspor Furnitur RI ke AS, Bagaimana Nasib Industri Jelang Tarif Trump Berlaku?

60% Ekspor Furnitur RI ke AS, Bagaimana Nasib Industri Jelang Tarif Trump Berlaku?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) memproyeksi kebijakan tarif impor resiprokal yang akan diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke RI sebesar 32% per 9 April 2025 akan berdampak pada penurunan utilitas industri. 

Ketua Umum Asmindo Dedy Rochimat mengatakan, apabila utilitas produksi menurun maka akan memengaruhi penyesuaian atau pengurangan tenaga kerja di sektor padat karya ini. 

“Saat ini, pasar Amerika Serikat adalah tujuan ekspor utama Indonesia. Dari total nilai ekspor mebel Indonesia sebesar US$2,2 miliar, porsi ekspor ke AS mencapai 60%,” ujar Dedy dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (8/4/2025). 

Menerka Arah Rupiah di Hadapan Dolar AS Usai Libur Lebaran

Menerka Arah Rupiah di Hadapan Dolar AS Usai Libur Lebaran

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pascalibur panjang Lebaran, rupiah harus menghadapi risiko volatilitas tinggi seperti yang tecermin dari pergerakan kurs di pasar derivatif global akibat sentimen tarif impor Presiden AS Donald Trump. Bukan tidak mungkin, rupiah terpuruk hingga ke level Rp17.000 per dolar AS di pasar spot.

Berdasarkan data Bloomberg, kontrak rupiah Non-Deliverable Forward (NDF) sempat menyentuh level Rp17.006 per dolar AS pada Jumat (4/4/2025) pukul 20.53 WIB.

Kemarin, rupiah ditutup turun 169 poin atau 1,01% ke level Rp16.821,5 per dolar AS. Rupiah memperkecil penurunan dari kurs Rp16.940 per dolar AS pada Senin (7/4/2025). 

Arah Suku Bunga The Fed di Tengah Kebijakan Tarif Trump dan Bayang-Bayang Resesi Global

Arah Suku Bunga The Fed di Tengah Kebijakan Tarif Trump dan Bayang-Bayang Resesi Global

()

Bisnis.com, JAKARTA – Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) pada 2025 melonjak seiring dengan kebijakan tarif agresif yang diluncurkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang menimbulkan kecemasan akan bayang-bayang resesi global.

Kepanikan pasar tercermin dari lonjakan posisi pada skenario pemangkasan darurat. Mengutip laporan Bloomberg, Selasa (8/4/2025), kontrak swap suku bunga overnight kini mencerminkan ekspektasi penurunan sebesar 125 basis poin sepanjang tahun, setara dengan lima kali pelonggaran masing-masing 25 basis poin.

Respons Pengusaha Soal Rencana Tambah Impor Kapas-Gandum dari AS

Respons Pengusaha Soal Rencana Tambah Impor Kapas-Gandum dari AS

()

Bisnis.com, JAKARTA — Dunia usaha mengungkap pemerintah akan meningkatkan keran impor komoditas minyak dan gas (migas), kapas, hingga gandum dari Amerika Serikat (AS). Namun, importasi ini dipastikan tidak akan mengganggu industri dalam negeri.

Langkah ini dilakukan untuk menegosiasikan kebijakan tarif timbal balik alias resiprokal yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mencari jalan keluar untuk mengurangi neraca perdagangan AS—Indonesia yang defisit. Alhasil, Indonesia menjadi salah satu negara yang dikenakan tarif resiprokal tinggi, yakni 32%.

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

()

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menanggapi pertanyaan terkait indeks harga saham gabungan (IHSG) yang merosot tajam atau anjlok dalam beberapa waktu terakhir akibat sentimen domestik dan global. 

Diberitakan sebelumnya, IHSG terus melorot pada perdagangan Selasa (18/3/2025). Indeks komposit sudah anjlok 5% sehingga BEI melakukan pembekuan perdagangan bursa sementara atau trading halt.  

Dalam wawancara eksklusif bersama tujuh pemimpin media massa nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), Prabowo menekankan bahwa fluktuasi pasar saham adalah hal yang wajar dan mencerminkan mekanisme pasar yang selalu bergerak dalam siklus.

Jadwal Cum Dividen Triliunan Pekan Ini, Ada BMRI, BBRI hingga EXCL

Jadwal Cum Dividen Triliunan Pekan Ini, Ada BMRI, BBRI hingga EXCL

()

Bisnis.com, JAKARTA — Deretan emiten mulai dari bank pelat merah seperti BMRI dan BBRI hingga emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) telah menjadwalkan tebaran dividen bernilai triliunan rupiah kepada pemegang saham. Adapun, cum date tebaran dividen deretan emiten itu akan berlangsung pada pekan ini.

Sejumlah emiten memang telah menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) sebelum libur Lebaran. Dalam RUPST sejumlah emiten memutuskan untuk memberikan dividen kepada pemegang sahamnya.

Bertemu Najwa Shihab Cs, Prabowo Blak-blakan Ungkap Strategi RI Hadapi Efek Tarif Trump

Bertemu Najwa Shihab Cs, Prabowo Blak-blakan Ungkap Strategi RI Hadapi Efek Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menanggapi secara terbuka atas rencana kebijakan ekonomi proteksionis yang digaungkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang atau disebut tarif Trump.

Indonesia sendiri mendapat tarif resiprokal sebesar 32% dari Presiden Trump. Dengan demikian, seluruh produk ekspor RI ke Amerika Serikat bakal dikenakan tarif tambahan 32%. 

Prabowo menyebut jika kebijakan tarif Trump diterapkan, sektor industri padat karya seperti tekstil, sepatu, garmen, dan furnitur di Indonesia berpotensi terdampak signifikan. Hal itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan beberapa pemimpin media massa di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat pada Minggu (6/4/2025). 

Kompromi RI Hadapi Tarif Trump

Kompromi RI Hadapi Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Alih-alih melakukan langkah retaliasi atau balasan, pemerintah Indonesia memilih untuk menempuh jalur diplomasi dan negosiasi dalam merespons kebijakan tarif impor tinggi Amerika Serikat (AS).

Sejumlah kebijakan dalam paket negosiasi tengah dikaji. Mulai dari peningkatan volume impor barang dari AS hingga penyesuaian aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Untuk diketahui, Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif impor dasar 10% ke semua negara dan lebih tinggi untuk negara-negara dengan hambatan perdagangan yang tinggi dengan AS. Salah satu kategorinya yakni negara-negara yang mencetak surplus pada perdagangan dengan AS sehingga menyebabkan perdagangan negara itu mengalami defisit.

Ini Alasan Trump Terapkan Tarif Impor Resiprokal 32% untuk Indonesia

Ini Alasan Trump Terapkan Tarif Impor Resiprokal 32% untuk Indonesia

()

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang menerapkan tarif impor tinggi terhadap produk AS. 

Dilansir dari laman resmi Gedung Putih, bea masuk etanol di Indonesia disebut mencapai 30% atau jauh lebih tinggi dibandingkan dengan AS yang hanya menerapkan 2,5%.

"Brasil [18%] dan Indonesia [30%] mengenakan tarif yang lebih tinggi pada etanol dari Amerika Serikat [2,5%]," ujar Trump dikutip dari whitehouse.gov, Rabu (2/5/2025).

Dibayangi Sentimen Tarif Trump, IHSG Rawan Aksi Sell Off Menuju Level 5.950

Dibayangi Sentimen Tarif Trump, IHSG Rawan Aksi Sell Off Menuju Level 5.950

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dengan aksi sell-off pada perdagangan selepas libur Lebaran, Selasa (8/4/2025).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami penguatan 0,59% ke level 6.510,62 pada perdagangan sebelum libur Lebaran, Kamis (27/3/2025). Namun, IHSG mengalami pelemahan 8,04% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) atau sepanjang kuartal I/2025.

IHSG kemudian akan memulai perjalanannya kembali pada kuartal II/2025 selepas libur Lebaran hari ini, Selasa (8/4/2025).