&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:05 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Momentum Investor Institusi Ambil Kesempatan Kala Pasar Tertekan</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/momentum-investor-institusi-ambil-kesempatan-kala-pasar-tertekan-10ed5/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 16:58:33 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/momentum-investor-institusi-ambil-kesempatan-kala-pasar-tertekan-10ed5/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/09/1867847/23032025-bi-hil-21-ihsg-7_1744102473.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah investor institusi menerapkan strategi di pasar, kala terjadinya ketidakpastian global akibat tarif Trump.</p><p>Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan menjelaskan bahwa strategi investor institusi saat ini cukup beragam, tergantung dari profil risiko dan kewajiban portofolio.</p><p>"Contohnya, pelaku asuransi cenderung semakin konservatif, dengan naiknya ketidakpastian akibat tarif Trump, mereka lebih memilih instrumen yang stabil seperti SBN. Ini juga tercermin dari tren pengurangan porsi saham sejak 2023," katanya, Rabu (9/4/2025).</p></description></item></channel></rss>