&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Larangan Air Kemasan Plastik di Bali, Aspadin: Industri Ketar-ketir</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/larangan-air-kemasan-plastik-di-bali-aspadin-industri-ketar-ketir-765ac/</link><pubDate>Tue, 08 Apr 2025 20:15:46 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/larangan-air-kemasan-plastik-di-bali-aspadin-industri-ketar-ketir-765ac/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/08/1867584/air_galon_1715648668.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, DENPASAR - Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) menilai kebijakan Gubernur Bali yang melarang produksi dan penjualan air dalam kemasan plastik di bawah 1 liter akan berdampak negatif ke industri dan perdagangan air minum di Bali.</p><p>Ketua DPD Aspadin Bali Nusa Tenggara, I Gusti Ngurah Warassutha Aryajasse menjelaskan sedang mempelajari secara mendalam terkait Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 5/2025 tersebut, dan sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perindustrian selaku pembina industri melalui DPP Aspadin.</p></description></item></channel></rss>