&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>BBM Diduga Oplosan di Samarinda, Warga: Saya Isi Pertalite, tapi...</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/bbm-diduga-oplosan-di-samarinda-warga-saya-isi-pertalite-tapi...---3e9d5/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 08:44:44 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/bbm-diduga-oplosan-di-samarinda-warga-saya-isi-pertalite-tapi...---3e9d5/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/ROwW71cKR4-FEU9LVvgLlYMQ9yM=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/09/67f62fa93265a.jpg" medium="image"/><description><p>SAMARINDA, KOMPAS.com - Kasus dugaan bahan bakar minyak (BBM) oplosan di Samarinda terus menjadi sorotan publik.</p><p>Meskipun isu ini mencuat dua pekan terakhir, belum ada kejelasan yang memadai untuk meredakan keresahan warga.</p><p>Salah satu warga, Rendi (27), yang tinggal di Jalan Juanda, mengaku motornya mengalami masalah serius setelah mengisi Pertalite di SPBU pada awal bulan April.</p><p>Ia awalnya mengira masalah tersebut disebabkan oleh busi atau karburator, namun setelah dibawa ke bengkel, teknisi menemukan endapan kotor di filter BBM motornya.</p></description></item><item><title>Soal Dugaan BBM Oplosan yang Dikeluhkan Warga Samarinda, Ini Kata Pakar Hukum</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/soal-dugaan-bbm-oplosan-yang-dikeluhkan-warga-samarinda-ini-kata-pakar-hukum-e0cf5/</link><pubDate>Tue, 08 Apr 2025 13:14:55 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/soal-dugaan-bbm-oplosan-yang-dikeluhkan-warga-samarinda-ini-kata-pakar-hukum-e0cf5/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/HbDgiGNZO8ljzrbaiV_g7FwPOs8=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/08/67f4d9a64c03c.jpg" medium="image"/><description><p>SAMARINDA, KOMPAS.com – Warga Samarinda mengeluhkan dugaan kualitas buruk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Samarinda.</p><p>Di sisi lain, pihak Pertamina menegaskan bahwa penyaluran BBM di Kalimantan Timur sudah melewati quality control dan kualitas BBM dipastikan baik.</p><p>Berkaitan dengan ini, dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Amsari Damanik menilai, kasus ini dapat dikaji dalam ranah hukum perdata maupun pidana jika terbukti ada praktik oplosan atau kelalaian dalam distribusi BBM.</p></description></item></channel></rss>