&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Lebaran Ketupat Jadi Berkah Bagi Penjual Janur</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/lebaran-ketupat-jadi-berkah-bagi-penjual-janur-61e80/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 11:17:33 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/lebaran-ketupat-jadi-berkah-bagi-penjual-janur-61e80/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/WBb-VJqjvJg8Cv_YkomPk7EXBpw=/0x63:1200x863/1200x800/data/photo/2025/04/06/67f22dfd754cd.jpg" medium="image"/><description><p>LUMAJANG, KOMPAS.com - Hari raya ketupat atau tradisi perayaan sepekan setelah hari raya Idul Fitri, menjadi berkah tersendiri bagi para penjual janur untuk kulit ketupat di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.</p><p>Warga Lumajang biasa menyebut hari raya ketupat dengan nama Bodho Kupat.</p><p>Tradisi ini rutin diselenggarakan masyarakat Lumajang ketika memasuki hari ketujuh Lebaran Idul Fitri.</p><p>Dalam tradisi ini, biasanya warga merayakan dengan makan bersama, dengan menu ketupat dan lontong sebagai bahan utamanya.</p></description></item></channel></rss>