&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>PREMIUM WRAP-UP: Koreksi Pasar Belum Berakhir hingga Target Terbaru Saham Bank Jumbo</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/premium-wrap-up-koreksi-pasar-belum-berakhir-hingga-target-terbaru-saham-bank-jumbo-8147b/</link><pubDate>Tue, 08 Apr 2025 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/premium-wrap-up-koreksi-pasar-belum-berakhir-hingga-target-terbaru-saham-bank-jumbo-8147b/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/08/1867605/08042025-bi-arf-22-ihsg-1_1744102755.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025), ditutup anjlok ke level 5.996,14.</p><p>Indeks komposit tersebut bahkan sempat terkoreksi hingga 9% sebagai respons negatif pasar terhadap kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Lantas, apakah tekanan terhadap IHSG, terutama dari faktor eksternal, sudah usai?</p><p>Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan penurunan sebesar 7.90% atau 514,47 poin menuju posisi 5.996,14. Pada awal perdagangan, IHSG dibuka pada level 5.914,28 dan sempat menyentuh level tertingginya 6.036,55. </p></description></item></channel></rss>