&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Kisah Perjalanan Hidup Ancak, Memanipulasi Kondisi Fisik demi Keluarga</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/kisah-perjalanan-hidup-ancak-memanipulasi-kondisi-fisik-demi-keluarga-25598/</link><pubDate>Fri, 11 Apr 2025 09:20:04 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/kisah-perjalanan-hidup-ancak-memanipulasi-kondisi-fisik-demi-keluarga-25598/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/tcHAIpnOJP-Iw5kZhycP99AOdi4=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/11/67f8da8586d86.jpg" medium="image"/><description><p>NUNUKAN, KOMPAS.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (10/4/2025) malam, berhasil memfasilitasi pemulangan sebuah keluarga telantar asal Kelurahan Bonemarawa, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.</p><p>Keluarga tersebut terdiri dari empat orang. Meskipun kepala keluarga, Ancak (29), terpaksa melakukan pemalsuan dokumen demi mendapatkan pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.</p><p>Namun, perjalanan hidup Ancak tidaklah mudah.</p><p>Ia terpaksa memalsukan dokumen saat melamar pekerjaan dengan mencantumkan kondisi fisik sehat, meskipun sebenarnya ia telah lama mengalami gangguan penglihatan dan menderita hernia.</p></description></item></channel></rss>