&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Menkes Bekukan PPDS Anestesi Unpad-RSHS Imbas Kasus Pemerkosaan</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/menkes-bekukan-ppds-anestesi-unpad-rshs-imbas-kasus-pemerkosaan-34eb7/</link><pubDate>Fri, 11 Apr 2025 08:53:20 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/menkes-bekukan-ppds-anestesi-unpad-rshs-imbas-kasus-pemerkosaan-34eb7/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/pCnjHMxCvF8eVzp9DJXE41My1HQ=/98x20:638x379/1200x800/data/photo/2025/04/09/67f65f3c1eb38.jpeg" medium="image"/><description><p>SOLO, KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan untuk menghentikan sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) yang berpraktik di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.</p><p>Kebijakan ini diambil setelah seorang dokter residen dari program tersebut, Priguna Anugerah Pratama, melakukan pemerkosaan terhadap keluarga pasien di RSHS.</p><p>Penghentian program selama satu bulan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan, pengawasan, dan tata kelola peserta didik.</p></description></item></channel></rss>