Donald Trump

China Meradang usai Trump Ancam Tarif Tambahan 50%

China Meradang usai Trump Ancam Tarif Tambahan 50%

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah China merespons keras ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan memberlakukan tarif impor tambahan sebesar 50%.

Melansir Reuters, Selasa (8/4/2025), Kedutaan Besar China di AS menyebut ancaman Trump tersebut sebagai simbol dari sikap unilateralisme dan proteksionisme.

Juru bicara Kedutaan Besar China Liu Pengyu mengatakan pemerintah China telah berulang kali menegaskan bahwa upaya menekan dan mengancam China bukanlah pendekatan yang efektif.

“China akan dengan tegas mempertahankan hak dan kepentingannya,” jelas Pengyu.

Perang Dagang Memanas, Eropa Siapkan Tarif Balasan 25% untuk Produk Impor AS

Perang Dagang Memanas, Eropa Siapkan Tarif Balasan 25% untuk Produk Impor AS

()

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Eropa mengatakan bahwa mereka telah menawarkan kesepakatan tarif “zero-for-zero” untuk menghindari perang dagang dengan Presiden AS Donald Trump karena para menteri Uni Eropa setuju untuk memprioritaskan negosiasi. Di sisi lain, Uni Eropa membalas dengan tarif 25% untuk beberapa impor AS.

Blok Uni eropa yang beranggotakan 27 negara ini menghadapi tarif impor 25% untuk komoditas baja dan aluminium serta mobil dan tarif yang lebih luas sebesar 20% yang berlaku mulai Rabu (9/4/2025). Kebijakan tarif impor tersebut diterapkan untuk hampir semua barang lain di bawah kebijakan Trump yang bertujuan menghantam negara-negara, yang menurutnya, memberlakukan hambatan tinggi terhadap impor AS.

Perdagangan IHSG Perdana Hari Ini Dibayangi Tarif Trump, Cek Saham ASII, BMRI  MAPI

Perdagangan IHSG Perdana Hari Ini Dibayangi Tarif Trump, Cek Saham ASII, BMRI MAPI

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko terkoreksi menuju level 5.879-5.975 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai liburan panjang Lebaran Idulfitri 1446 H. Meski begitu, saham ASII, BMRI hingga MAPI direkomendasikan analis pagi ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.647 pada akhir perdagangan Kamis (27/3/2025), yang masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938.

Prabowo Sampaikan Sikap RI Hadapi Tarif Trump Hari Ini, Simak Kisi-kisinya

Prabowo Sampaikan Sikap RI Hadapi Tarif Trump Hari Ini, Simak Kisi-kisinya

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan jajaran investor, ekonom, hingga pelaku usaha lintas sektor hari ini, Selasa (8/4/2025).

Agenda pertemuan antara lain membedah dinamika ekonomi terkini, termasuk arah kebijakan pemerintah terhadap tarif impor yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Forum akan digelar di Menara Bank Mandiri, Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Presiden Prabowo sendiri yang akan menyampaikan sikap resmi pemerintah terkait kebijakan tarif impor yang diberlakukan Presiden Trump salah satunya ke Indonesia sebesar 32%. 

Bos Garuda Indonesia (GIAA) Bicara Peluang Ekspansi saat Rupiah Tertekan

Bos Garuda Indonesia (GIAA) Bicara Peluang Ekspansi saat Rupiah Tertekan

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bos PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mengaku akan menambah unit pesawat yang dioperasionalkan menjadi setidaknya 100 pesawat sampai akhir 2025. Kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan menjadi salah satu pertimbangan Garuda dalam memutuskan skema pengadaan pesawat.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengatakan pihaknya memproyeksikan sampai dengan akhir tahun 2025 akan memiliki kekuatan alat produksi hingga mencapai 100 armada. Meski demikian kondisi rupiah yang saat ini melemah terhadap dolar AS juga akan menjadi perhatian.

Perang Dagang Imbas Tarif Trump Makin Panas, Minyak Anjlok ke Level Terendah sejak 2021

Perang Dagang Imbas Tarif Trump Makin Panas, Minyak Anjlok ke Level Terendah sejak 2021

()

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah anjlok lebih dari 2% pada perdagangan Senin (7/4/2025) level terendah dalam hampir empat tahun karena kekhawatiran bahwa tarif impor dari Presiden AS Donald Trump bisa memicu resesi global dan memangkas permintaan energi dunia.

Melansir Reuters, Selasa (8/4), minyak mentah Brent ditutup turun US$1,37 atau 2,1% ke posisi US$64,21 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi US$1,29 atau 2,1% ke US$60,70 per barel.

Prospek Emiten CPO Usai Donald Trump Kenakan Tarif 32% ke Indonesia

Prospek Emiten CPO Usai Donald Trump Kenakan Tarif 32% ke Indonesia

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah AS di bawah komando Presiden Donald Trump mengenakan tarif resiprokal untuk Indonesia sebesar 32%. Analis mengatakan dampak dari pengenaan tarif ini tergolong minim ke emiten sektor crude palm oil (CPO).

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan dampak dari pengenaan tarif resiprokal sebesar 32% ini bersifat sementara. Menurutnya, dengan penerapan tarif Trump ini, pemerintah bisa memaksimalkan potensi konsumsi domestik CPO tersebut, sekaligus memaksimalkan diplomasi ekonomi.

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan tertekan oleh sejumlah sentimen negatif pada perdagangan usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Salah satu sentimen negatif yang menyertai adalah kebijakan tarif impor AS yang telah diresmikan Presiden Donald Trump.

Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai tekanan ke IHSG akan terjadi pada esok hari seiring dengan dibukanya kembali perdagangan saham pasca libur Lebaran. 

"Tekanan karena tarif Trump sangat besar dan juga jadi penyebab anjloknya bursa saham di global beberapa hari kemarin," ujar Felix, Senin (7/4/2025).

Trump Pertegas Sikap soal Tarif Impor AS, Indeks Dow Jones dan SP 500 Tergelincir

Trump Pertegas Sikap soal Tarif Impor AS, Indeks Dow Jones dan SP 500 Tergelincir

()

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Senin (7/4/2025) setelah Presiden AS Donald Trump mempertegas posisinya dengan bersikeras melanjutkan kebijakan tarif terhadap China, bahkan membuka kemungkinan kenaikan lebih lanjut.

Melansir Reuters, Selasa (8/4/2025), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 349,26 poin atau 0,91% ke 37.965,60. S&P 500 turun 0,23% ke 5.062,25, sementara Nasdaq justru naik tipis 0,10% ke 15.603,26.

Aksi jual mengguncang pasar sejak Trump mengumumkan tarif besar-besaran atas seluruh impor ke AS, termasuk beban lebih tinggi terhadap sejumlah mitra dagang utama.

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko terkoreksi menuju level 5.879-5.975 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai liburan panjang Lebaran Idulfitri 1446 H. Sejumlah saham bisa dicermati investor hari ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.647 pada akhir perdagangan Kamis (27/3/2025), yang masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938.

Daftar Iming-Iming Prabowo pada Trump agar AS Turunkan Tarif Impor

Daftar Iming-Iming Prabowo pada Trump agar AS Turunkan Tarif Impor

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto rencananya akan menyampaikan sikap resmi mensikapi pengenaan tarif baru impor oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari ini, Selasa (8/4/2025).

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko, Senin (7/4/2025). Namun, di Majalengka di sela-sela panen raya, Prabowo sempat menyinggung sikap Indonesia terhadap kebijakan tarif Trump.

Prabowo mengaku tetap optimistis dengan kebijakan tarif impor itu. Menurutnya, pemerintah akan melakukan perundingan untuk memberikan keringanan tarif impor Amerika. “Kita tenang. Kita punya kekuatan dan kita akan berunding," ujarnya.

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Tambahan Tarif 50% ke China

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Tambahan Tarif 50% ke China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 50% terhadap China, kecuali Beijing menarik tarif balasan sebesar 34% terhadap barang-barang AS.

Trump menuduh China melakukan tindakan balasan terhadap AS dengan mengenakan tarif tambahan sebesar 34%, yang dia gambarkan sebagai tarif yang telah memecahkan rekor, tarif non-moneter, subsidi ilegal terhadap perusahaan, dan manipulasi mata uang jangka panjang yang masif.

"Jika China tidak menarik kenaikan tarif sebesar 34% di atas pelanggaran perdagangan jangka panjang mereka paling lambat besok, 8 April 2025, Amerika Serikat akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50% terhadap China, yang akan berlaku mulai 9 April," tulis Trump di Truth Social, Senin (7/4/2025).

Beredar Kabar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

Beredar Kabar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

()

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah riuh rendah respons berbagai negara yang bakal terdampak tarif resiprokal Donald Trump, muncul kabar bahwa Presiden AS itu tengah mempertimbangkan untuk menunda penerapan aturan itu selama 90 hari. Gedung Putih segera merespons perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa berita itu tidaklah benar.

" [Itu] Berita palsu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, dikutip dari CNBC, Senin (7/4/2025).

Menurut kabar yang beredar, berita tersebut mengutip Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS.

Beredar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

Beredar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

()

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah riuh rendah respons berbagai negara yang bakal terdampak tarif resiprokal Donald Trump, muncul kabar bahwa Presiden AS itu tengah mempertimbangkan untuk menunda penerapan aturan itu selama 90 hari. Gedung Putih segera merespons perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa berita itu tidaklah benar.

" [Itu] Berita palsu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, dikutip dari CNBC, Senin (7/4/2025).

Menurut kabar yang beredar, berita tersebut mengutip Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS.

Morgan Stanley Downgrade Sektor Perbankan AS saat Risiko Resesi Meningkat

Morgan Stanley Downgrade Sektor Perbankan AS saat Risiko Resesi Meningkat

()

Bisnis.com, JAKARTA - Analis Morgan Stanley memangkas pandangan terhadap bank besar dan menengah Amerika Serikat (AS) di tengah prediksi tarif Presiden Donald Trump meningkatkan risiko resesi dan semakin melemahkan aktivitas pasar modal.

Dilansir Bloomberg pada Senin (7/4/2025), analis Morgan Stanley memangkas pandangan terhadap sektor perbankan AS dari atraktif ke in-line, berdasarkan catatan bertanggal 7 April 2025.

Analis Morgan Stanley juga memangkas pandangan sektor mereka terhadap industri penasihat keuangan dan saham keuangan konsumen.

RI Bakal Impor Kapas Cs, Ekonom: Bisa Kurangi Gap Defisit AS

RI Bakal Impor Kapas Cs, Ekonom: Bisa Kurangi Gap Defisit AS

()

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menuturkan langkah pemerintah dengan mengimpor minyak dan gas (migas), kapas, hingga gandum dari Amerika Serikat (AS) merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi jarak (gap) defisit neraca perdagangan dengan Negeri Paman Sam.

Seperti diketahui, langkah yang diambil pemerintah ini untuk menegosiasikan kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal 32% yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk Indonesia.

“Ini langkah yang tepat, apalagi kita memang butuh kapas, migas, dan gandum,” kata Samirin kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Efek Tarif Trump: Industri Perikanan Terancam Bangkrut hingga PHK Massal

Efek Tarif Trump: Industri Perikanan Terancam Bangkrut hingga PHK Massal

()

Bisnis.com, JAKARTA – Industri perikanan Tanah Air terancam gulung tikar imbas kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Jutaan orang di sektor ini juga terancam kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK massal akibat kebijakan tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyampaikan, tarif yang ditetapkan Trump sangat membebani pelaku usaha di sektor perikanan. Pasalnya, margin dari industri pengolahan perikanan maupun eksportir perikanan di bawah 5%. 

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

()

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sejumlah grup investor disebut mulai khawatir terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia baru akan kembali dimulai pada besok, Selasa (8/4/2025), usai libur panjang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data terakhir, IHSG saat ini bertengger di level 6.510,62 atau melemah 8,04% year to date (YtD). 

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI), Reza Priyambada, mengatakan bahwa ada sejumlah pihak yang memprediksi IHSG berpotensi terkena auto reject bawah hingga terjadi penghentian sementara perdagangan alias trading halt.

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dari kebijakan tarif impor AS. Dana asing pun diramal akan berlanjut lari dari pasar saham Indonesia pada kuartal II/2025.

Pasar saham Indonesia mencatatkan capital outflow atau larinya dana asing dengan deras sepanjang kuartal I/2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai jual bersih atau net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai sebesar Rp29,92 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Terdapat sejumlah saham yang banyak dijual oleh asing, terutama bank jumbo atau kelompok bank dengan modal inti (KBMI) IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) misalnya mencatatkan net sell asing sebesar Rp10,4 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Indonesia Akan Kirim Surat Resmi ke AS Usai Trump Kenakan Tarif Impor

Indonesia Akan Kirim Surat Resmi ke AS Usai Trump Kenakan Tarif Impor

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia bakal mengirim surat resmi ke Amerika Serikat (AS) setelah negara tersebut menerapkan tarif resiprokal atau tarif impor untuk seluruh negara.

Lewat kebijakan baru Presiden AS Donald Trump tersebut, Indonesia bakal dikenakan tarif sebesar 32 persen merespons rencana Indonesia yang mematok tarif atas barang AS sebesar 64 persen.

AS memberikan tenggat waktu kepada Indonesia untuk merespons tarif resiprokal terbaru ini hingga Rabu (9/4/2025).

"Ini sudah dibahas dan akan ada surat resmi ke sana (AS), ya," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2025).

Prabowo Akui Tarif Impor Trump Akan Berdampak Berat ke Indonesia: Kita Harus Berani Cari Pasar Baru

Prabowo Akui Tarif Impor Trump Akan Berdampak Berat ke Indonesia: Kita Harus Berani Cari Pasar Baru

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengakui kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal tarif impor akan berdampak ke Indonesia.

Bahkan, Kepala Negara memprediksi Indonesia bisa terdampak berat, khususnya di sektor industri tekstil, garmen, hingga furnitur.

“Ya masalah Trump ini akan, kita harus lihat nanti. Mungkin kita akan mengalami dampak yang berat mungkin,” kata Prabowo saat diwawancara enam pemimpin redaksi media di Hambalang, Jawa Barat, 4 April 2025, dikutip dari YouTube Harian Kompas.

Efek Tarif Trump, Pengusaha Perikanan Teriak Banyak Buyer Batalkan Kontrak

Efek Tarif Trump, Pengusaha Perikanan Teriak Banyak Buyer Batalkan Kontrak

()

Bisnis.com, JAKARTA – Kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sudah mulai terasa di sektor perikanan Tanah Air.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyampaikan, beberapa buyer sudah membatalkan kontraknya imbas kebijakan tarif Trump.

“Bisa saya informasikan di sini beberapa buyer juga sudah meng-cancel kontraknya, karena tarif yang seperti itu,” kata Budhi kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Budhi juga mengungkap, sejumlah buyer meminta untuk menunda proses pengapalan meski telah menandatangani kontrak. 

Indonesia Kena Tarif Trump 32%, Bagaimana Dampaknya ke Emiten CPO?

Indonesia Kena Tarif Trump 32%, Bagaimana Dampaknya ke Emiten CPO?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah AS mengenakan tarif resiprokal untuk Indonesia sebesar 32%. Analis mengatakan dampak dari pengenaan tarif ini tergolong minim ke emiten sektor crude palm oil (CPO). 

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan dampak dari pengenaan tarif resiprokal sebesar 32% ini bersifat sementara. Menurutnya, dengan penerapan tarif Trump ini, pemerintah bisa memaksimalkan potensi konsumsi domestik CPO, sekaligus memaksimalkan diplomasi ekonomi. 

"Indonesia juga bisa meningkatkan penetrasi pasar untuk produk CPO agar bisa diterima di negara-negara utama BRICS, seperti India dan China misalnya," ujar Nafan, Senin (7/4/2025). 

Perang Tarif Berkobar, Pengamat Ungkap Dampak ke Bisnis Perbankan

Perang Tarif Berkobar, Pengamat Ungkap Dampak ke Bisnis Perbankan

()

Bisnis.com, JAKARTA - Sektor perbankan akan merasakan dampak negatif dari kombinasi sentimen kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran, Arianto Muditomo menyebut, dampak kebijakan tarif Trump dan pelemahan rupiah terhadap bisnis perbankan di Indonesia dapat terlihat dari meningkatnya volatilitas nilai tukar serta tekanan terhadap stabilitas makroekonomi.

Dia menjelaskan, kebijakan tarif Trump yang bersifat proteksionis memicu ketegangan dagang global, terutama antara AS dan China. Hal tersebut menyebabkan arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

PREMIUM WRAP UP: Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

PREMIUM WRAP UP: Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Simak ulasan mulai dari nasib harga emas setelah Lebaran 2025, borong bitcoin, cuan Lo Kheng Hong, kurs dolar hari ini, hingga kebijakan tarif Donald Trump.

Pembeli emas Antam yang masih boncos meski pergerakan harga emas sempat menyentuh rekor baru pada momen Lebaran 2025.

Baca selengkapnya di sini

Bitcoin diproyeksi dapat berfluktuasi dan turun ke level terendahnya hingga US$75.000 akibat perang dagang kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Baca selengkapnya di sini

PREMIUM WRAP UP: Nasib Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

PREMIUM WRAP UP: Nasib Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Simak ulasan mulai dari nasib harga emas setelah Lebaran 2025, borong bitcoin, cuan Lo Kheng Hong, kurs dolar hari ini, hingga kebijakan tarif Donald Trump.

Pembeli emas Antam yang masih boncos meski pergerakan harga emas sempat menyentuh rekor baru pada momen Lebaran 2025.

Baca selengkapnya di sini

Bitcoin diproyeksi dapat berfluktuasi dan turun ke level terendahnya hingga US$75.000 akibat perang dagang kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Baca selengkapnya di sini

50 Negara Rayu AS soal Kebijakan Tarif, Bakal Dikabulkan Trump?

50 Negara Rayu AS soal Kebijakan Tarif, Bakal Dikabulkan Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA – Lebih dari 50 negara dilaporkan telah mencoba melakukan lobi hingga negosiasi dengan Amerika Serikat terkait dengan kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal yang telah diputuskan oleh Presiden Donald Trump.

Melansir Al-Jazeera, Senin (7/4/2025) usai keputusan penetapan tarif timbal balik tersebut, harga saham AS dilaporkan telah turun hingga US$6 triliun. Alhasil, hingga saat ini kebijakan tersebut masih memicu kekhawatiran akan potensi kemerosotan ekonomi. 

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengungkapkan bahwa lebih dari 50 negara telah memulai negosiasi dengan AS sejak tarif Trump diumumkan pada hari Rabu, tetapi tidak mengungkapkan negara-negara yang terlibat.

Menko Ekonomi, Menkeu, dan Menlu Bakal Terbang ke AS, Nego Tarif Trump

Menko Ekonomi, Menkeu, dan Menlu Bakal Terbang ke AS, Nego Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga menteri Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan terbang ke Amerika Serikat untuk menegosiasikan kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.

Tiga menteri tersebut yaitu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

"Timnya ini kan total football ya. Jadi, semuanya, tapi lead-nya [pemimpinnya] kan Pak Menko dan juga terutama Menlu. Jadi Menlu, Menko, dan juga Menteri Keuangan," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2025).

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Saham perbankan berpotensi menjadi sektor paling fluktuatif pada perdagangan usai periode libur panjang Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Dinamika perekonomian global seperti kebijakan tarif resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai menjadi salah satu sentimen yang berpengaruh.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyebut bahwa pergerakan saham perbankan cenderung masih berada dalam tren sideways alias tidak menunjukkan tren tertentu. 

“Kalaupun nanti secara teknikal pergerakan saham perbankan ternyata secara trennya masih sideways, berarti otomatis masih ada harapan bahwasanya fase akumulasi juga bisa terbentuk. Sentimen terkait efek tarif resiprokal AS itu menurut saya hanya bersifat temporer,” katanya kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Pengamat Ungkap Tarif Impor AS Bisa Berdampak ke Industri Asuransi

Pengamat Ungkap Tarif Impor AS Bisa Berdampak ke Industri Asuransi

()

Bisnis.com, JAKARTA — Penerapan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor ekonomi Indonesia, termasuk industri asuransi. 

Pengamat asuransi, Irvan Rahardjo, mengungkapkan bahwa dalam jangka pendek, lini asuransi pengangkutan laut (marine cargo insurance) akan terdampak langsung akibat penurunan volume ekspor ke AS. 

“Yang terutama terdampak dalam waktu dekat adalah lini asuransi pengangkutan laut ke negara AS karena meningkatnya tarif akan berdampak pada jumlah volume ekspor ke AS,” kata Irvan saat dihubungi Bisnis pada Senin (7/4/2025).