&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Respons Importir (GINSI) Atas Tarif Trump 32%</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/respons-importir-ginsi-atas-tarif-trump-32-b0247/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 05:30:57 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/respons-importir-ginsi-atas-tarif-trump-32-b0247/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/10/1867951/17092024-bi-fny-25-ipcc-9_1726653309.JPG" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) menilai rencana kebijakan tarif impor sebesar 32% yang digaungkan oleh presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap harga barang dan kegiatan impor nasional. </p><p>Ketua Umum GINSI, Subandi, menyatakan pentingnya kehati-hatian dalam merespons kebijakan tersebut.</p><p>GINSI menilai, apabila pemerintah Indonesia memutuskan untuk membalas dengan menaikkan tarif impor atas produk asal Amerika Serikat, maka hal tersebut diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga barang di pasar domestik. </p></description></item></channel></rss>