&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Meriahnya Grebeg Syawalan di Klaten, Warga Berebut 1.000 Ketupat</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/meriahnya-grebeg-syawalan-di-klaten-warga-berebut-1.000-ketupat-834b1/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 09:07:37 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/meriahnya-grebeg-syawalan-di-klaten-warga-berebut-1.000-ketupat-834b1/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/J0L1LYF7N_aoGtlOlkJizaFf8nQ=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/07/67f380dcbee54.jpg" medium="image"/><description><p>KLATEN, KOMPAS.com - Perayaan grebeg Syawalan di Obyek Wisata Bukit Sidoguro Klaten, Jawa Tengah berlangsung meriah pada Selasa (7/4/2025).</p><p>Ribuan warga memadati kawasan itu untuk berebut ketupat.</p><p>Grebeg Syawalan dibuka oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.</p><p>Ada 23 gunungan ketupat dan lebih dari 1.000 ketupat siap saji dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol syukur dan kebersamaan.</p><p>"Ini menjadi ajang melestarikan tradisi Jawa sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat," katanya dalam garebeg Syawalan di Klaten, Jawa Tengah, Selasa.</p></description></item></channel></rss>