Grup Astra

Beda Nasib Cuan Indomobil (IMAS)  Astra (ASII) saat Penjualan Otomotif Lesu 2024

Beda Nasib Cuan Indomobil (IMAS) Astra (ASII) saat Penjualan Otomotif Lesu 2024

()

Bisnis.com, JAKARTA — Raupan laba emiten otomotif PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) dan PT Astra International Tbk. (ASII) berbeda nasib pada 2024 seiring dengan penjualan otomotif yang melorot.

Berdasarkan Laporan Keuangan, IMAS mencatatkan laba yang diatribusikan kepada entitas pemilik induk sebesar Rp233,73 miliar pada 2024, turun 63,04% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba bersih pada 2023 sebesar Rp632,52 miliar.

Indomobil sebenarnya telah mencatatkan peningkatan pendapatan neto yang naik 1,47% yoy menjadi Rp29,31 triliun pada 2024. Kemudian, beban pokok naik 1,38% yoy menjadi Rp23,32 triliun pada 2024. Alhasil, laba kotor IMAS sebenarnya naik 1,82% yoy menjadi Rp5,99 triliun. 

United Tractors (UNTR) Jual 971 Komatsu sampai Februari 2025

United Tractors (UNTR) Jual 971 Komatsu sampai Februari 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Astra PT United Tractors Tbk. (UNTR) mencatatkan volume penjualan alat berat dengan merek Komatsu sebanyak 971 unit sepanjang Januari—Februari 2025.

Berdasarkan laporan operasional bulanan, penjualan alat berat UNTR itu naik 17,69% dibanding realisasi dua bulan 2024 sebanyak 825 unit.

Jumlah itu terdiri atas penjualan Komatsu sebanyak 536 unit pada Januari, dan 435 unit pada Februari tahun ini.

Penjualan Komatsu UNTR sepanjang tahun berjalan sampai November 2024 didominasi oleh konsumen dari sektor pertambangan 68%. Selain itu, sektor kehutanan sebesar 11%, konstruksi 13%, dan agro sebesar 8%.