&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Hukuman Mati di KUHP Baru, Terpidana Diberi Masa Percobaan 10 Tahun</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/hukuman-mati-di-kuhp-baru-terpidana-diberi-masa-percobaan-10-tahun-c789a/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 14:38:58 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/hukuman-mati-di-kuhp-baru-terpidana-diberi-masa-percobaan-10-tahun-c789a/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/UwL1g2CrX7Y2FJvvU-CQTfJEfbA=/343x69:2725x1656/1200x800/data/photo/2025/02/20/67b7123e000a6.jpg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan, hukuman mati dalam KUHP baru tidak akan langsung mengeksekusi terpidana.</p><p>Sebab, kata dia, dalam Pasal 99 dan 100 KUHP baru mengatur adanya ruang kepada hakim untuk menjatuhkan hukuman mati dengan masa percobaan 10 tahun.</p><p>"Apabila selama masa itu terpidana menunjukkan penyesalan dan perubahan perilaku, maka Presiden dapat mengubah pidana mati menjadi pidana penjara seumur hidup," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Rabu (9/4/2025).</p></description></item></channel></rss>