Idul Fitri

KPK Terima 561 Laporan Gratifikasi Selama Hari Raya Idul Fitri, Nilainya Capai Rp 341 Juta

KPK Terima 561 Laporan Gratifikasi Selama Hari Raya Idul Fitri, Nilainya Capai Rp 341 Juta

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 561 laporan gratifikasi dengan total nilai Rp 341 juta selama Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Laporan tersebut disampaikan oleh 453 pelapor yang berasal dari 106 instansi.

"Adapun jumlah obyek gratifikasi atas seluruh laporan tersebut sebanyak 605 dengan total senilai Rp 341 juta," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (11/4/2025).

Dari laporan tersebut, sebanyak 520 pelaporan merupakan laporan penerimaan gratifikasi, sementara 41 lainnya adalah laporan penolakan gratifikasi.

Puasa 36 Jam di Rutan KPK, Berat Badan Hasto Kristiyanto Turun

Puasa 36 Jam di Rutan KPK, Berat Badan Hasto Kristiyanto Turun

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mohamad Guntur Romli, membacakan surat dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto yang diberikan sebelum masuk ke ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam surat tersebut, Hasto menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Sekjen PDI-P itu juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.

“Mas Hasto di dalam tahanan terus mendoakan bangsa dan negara, khususnya dalam perjuangan terhadap nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan kemerdekaan bagi setiap anak bangsa agar bebas dari rasa takut untuk berbicara,” kata Guntur, saat membacakan surat tersebut, Kamis (11/4/2025).

Prabowo-Megawati Bertemu, PKB: Bukti Tidak Pernah Punya Masalah

Prabowo-Megawati Bertemu, PKB: Bukti Tidak Pernah Punya Masalah

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengapresiasi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pada Senin (7/4/2025) lalu.

Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid menilai, pertemuan ini menjadi bukti bahwa Prabowo tidak pernah punya masalah dengan Megawati.

"Ini membuktikan bahwa memang Pak Prabowo tidak pernah punya masalah dengan Ibu Mega, sekaligus memang Pak Prabowo tidak pernah punya masalah dengan tokoh politik yang lain," kata Jazilul kepada wartawan, Kamis (10/4/2025).