IHSG

IHSG Anjlok Kena Tarif Trump, Ini Strategi Investasi Dapen BCA

IHSG Anjlok Kena Tarif Trump, Ini Strategi Investasi Dapen BCA

()

Bisnis.com, JAKARTA— Dana Pensiun (Dapen) Bank Central Asia (BCA) menegaskan strategi investasinya tetap konservatif di tengah gejolak pasar global dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pasca libur panjang Lebaran. 

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka anjlok 9,19% ke level 5.912,06 pada awal perdagangan Selasa (8/4/2025). Penurunan tajam usai libur panjang Idulfitri 2025 ini menunjukkan koreksi IHSG sebesar 598,55 poin, dengan hanya 9 saham menguat, sementara 552 saham melemah dan 65 stagnan.

Taspen Berencana Tambah Portofolio Saham saat IHSG Anjlok

Taspen Berencana Tambah Portofolio Saham saat IHSG Anjlok

()

Bisnis.com, JAKARTA - PT Taspen melihat momentum untuk membeli saham dengan fundamental baik di tengah koreksi IHSG.

Pada hari ini, IHSG terkoreksi 9,19% pada perdagangan pertama usai libur panjang Lebaran, yang menyebabkan adanya penghentian transaksi sementara (trading halt).

Direktur Utama Taspen Rony Hanityo menyampaikan rencana untuk membeli berbagai saham dengan fundamental yang baik di tengah kondisi saat ini.

Melihat tekanan di pasar saham yang sudah terlalu dalam sehingga valuasi saham menjadi sangat murah, Taspen melihat momentum ini sebagai peluang untuk ekspansi dengan membeli saham dengan fundamental yang baik.

Aturan Lama VS Baru BEI Soal Trading Halt dan Auto Rejection Bawah (ARB)

Aturan Lama VS Baru BEI Soal Trading Halt dan Auto Rejection Bawah (ARB)

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan peraturan baru mengenai batas Auto Rejection Bawah (ARB) dan trading halt hari ini, Selasa (8/4/2025). Terdapat sejumlah perbedaan dari peraturan baru dan lama terkait dua peraturan ini.

Dalam konferensi pers hari ini, Bursa menyampaikan telah menyesuaikan batasan persentase Auto Rejection Bawah  menjadi 15% bagi efek berupa saham pada Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Ekonomi Baru, kemudian Exchange-Traded Fund (ETF), serta Dana Investasi Real Estat (DIRE) untuk seluruh rentang harga.

Saham Bank Jumbo (BBCA, BMRI, BBNI, BBRI) Merosot usai Trading Halt Dibuka

Saham Bank Jumbo (BBCA, BMRI, BBNI, BBRI) Merosot usai Trading Halt Dibuka

()

Bisnis.com, JAKARTA – Saham bank-bank jumbo seperti BBCA, BMRI, BBNI dan BBRI kompak merosot usai perdagangan kembali dibuka setelah pemberlakuan trading halt pada Selasa (8/4/2025) pagi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 10.20 WIB, harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) alias BCA turun 9,41% alias 800 poin ke level Rp7.700 per saham.

Saham bank pelat merah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga minus 10% atau 520 poin ke posisi Rp4.680 per saham.

Deretan Saham yang Kena Auto Rejection Bawah (ARB) 15% dari INCO, SMGR, RATU, hingga AMMN

Deretan Saham yang Kena Auto Rejection Bawah (ARB) 15% dari INCO, SMGR, RATU, hingga AMMN

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih terpuruk di bawah level 6.000 setelah mengalami trading halt pada awal perdagangan Selasa (8/4/2025). Sederet saham terpantau anjlok hingga menyentuh level auto rejection bawah (ARB) maksimal 15%. 

Berdasarkan data BEI hingga pukul 10.15 WIB, IHSG amblas 549,57 poin atau 8,44% ke level 5.961,05. IHSG sempat menyentuh level terendah 5.883 pada awal perdagangan pascalibur Lebaran ini. 

Anjloknya IHSG dibebani oleh kinerja saham emiten-emiten berkapitalisasi pasar besar. Di sisi lain, sederet saham emiten lainnya jatuh ke level ARB. 

Pengertian Trading Halt, Alarm BEI saat IHSG Ambrol Lebih dari 8%

Pengertian Trading Halt, Alarm BEI saat IHSG Ambrol Lebih dari 8%

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan mekanisme trading halt usai indeks harga saham gabungan (IHSG) ambles lebih dari 9% pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025).

Data RTI Business pukul 09.01 WIB menunjukkan, IHSG terkoreksi 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada awal sesi perdagangan. Rentang pergerakan IHSG berada di antara 5.912 hingga 5.914.

Total perdagangan saham mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,92 triliun dan frekuensi sebanyak 64.620 kali. Tercatat 9 saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham stagnan. Kapitalisasi pasar atau market cap Bursa tercatat mencapai Rp11.280 triliun.

Indeks Bisnis-27, LQ45, hingga IDX30 Kompak Dibuka Melemah

Indeks Bisnis-27, LQ45, hingga IDX30 Kompak Dibuka Melemah

()

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia kompak merosot pada perdagangan pagi ini, Selasa (8/4/2025). 

Berdasarkan data BEI, indeks LQ45 merosot 9,95%, IDX30 turun 9,73%, dan IDX BUMN20 anjlok 9,33%. 

Selain itu, indeks Bisnis27 dibuka melemah ke level 423,53 pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.00 WIB, indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia dan BEI tersebut turun 10,04% ke level 423,53.

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia mengalami pembekuan perdagangan sementara (trading halt) setelah IHSG ambruk 9,19% pada pembukaan perdagangan Selasa (8/4/2025). Simak tahapan trading halt hingga trading suspend terbaru yang dirilis Bursa Efek Indonesia hari ini. 

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan BEI telah melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025) pukul 09 00 00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan hingga 9,32% ke level 5.903,52 pada pukul 09.30 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) usai pembukaan trading halt.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah melakukan tindakan trading halt atau pembekuan perdagangan sementara pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), menyusul jatuhnya IHSG lebih dari 8%.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan hari ini, Selasa (8/4/2025) telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada sistem perdagangan di BEI pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

IHSG Trading Halt, Saham Big Caps BBCA, BREN, hingga DCII Anjlok Belasan Persen

IHSG Trading Halt, Saham Big Caps BBCA, BREN, hingga DCII Anjlok Belasan Persen

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) ambrol ke level 5.900 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Saham 10 emiten big caps kompak merosot tajam. 

Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 598,56 poin atau 9,19% ke level 5.912,06 pada pembukaan perdagangan hari ini atau usai libur panjang Lebaran. 

Ambruknya IHSG itu membuat Bursa Efek Indonesia menempuh pembekuan sementara perdagangan pasar saham sesuai aturan baru Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00196/BEI/12-2024. 

Saham BBCA, BMRI hingga TLKM Ambrol Berjamaah, IHSG Auto Kena Trading Halt

Saham BBCA, BMRI hingga TLKM Ambrol Berjamaah, IHSG Auto Kena Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan perdana setelah libur Lebaran, hari ini, Selasa (8/4/2025). IHSG dibuka langsung mengalami trading halt seiring dengan kejatuhan saham big caps seperti BBCA, BBRI hingga TLKM.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka melemah pada posisi 5.914,28 atau turun 9,19%. Sebanyak 1,59 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp1,92 triliun.

Tercatat, sembilan saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp10.218 triliun.

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 9,19% ke level 5.912,06 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025) usai libur panjang Lebaran Idulfitri 1446 H.

Data RTI Business pukul 09.01 WIB menunjukkan, IHSG terkoreksi 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada awal sesi perdagangan. Rentang pergerakan IHSG berada di antara 5.912 hingga 5.914.

Total perdagangan saham mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,92 triliun dan frekuensi sebanyak 64.620 kali. Tercatat 9 saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham stagnan. Kapitalisasi pasar atau market cap Bursa tercatat mencapai Rp11.280 triliun.

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB)  Trading Halt

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB) Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan alasan melakukan penyesuaian terhadap ketentuan auto-rejection bawah dan trading halt pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai libur Lebaran Idulfitri 1446 H.

Manajemen BEI dalam keterangan resminya mengatakan perubahan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

"BEI dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat," kata Manajemen BEI, Selasa (8/4/2025).

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

()

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menanggapi pertanyaan terkait indeks harga saham gabungan (IHSG) yang merosot tajam atau anjlok dalam beberapa waktu terakhir akibat sentimen domestik dan global. 

Diberitakan sebelumnya, IHSG terus melorot pada perdagangan Selasa (18/3/2025). Indeks komposit sudah anjlok 5% sehingga BEI melakukan pembekuan perdagangan bursa sementara atau trading halt.  

Dalam wawancara eksklusif bersama tujuh pemimpin media massa nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), Prabowo menekankan bahwa fluktuasi pasar saham adalah hal yang wajar dan mencerminkan mekanisme pasar yang selalu bergerak dalam siklus.

Dibayangi Sentimen Tarif Trump, IHSG Rawan Aksi Sell Off Menuju Level 5.950

Dibayangi Sentimen Tarif Trump, IHSG Rawan Aksi Sell Off Menuju Level 5.950

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dengan aksi sell-off pada perdagangan selepas libur Lebaran, Selasa (8/4/2025).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami penguatan 0,59% ke level 6.510,62 pada perdagangan sebelum libur Lebaran, Kamis (27/3/2025). Namun, IHSG mengalami pelemahan 8,04% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) atau sepanjang kuartal I/2025.

IHSG kemudian akan memulai perjalanannya kembali pada kuartal II/2025 selepas libur Lebaran hari ini, Selasa (8/4/2025).

Perdagangan Perdana Hari Ini, BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah  Trading Halt

Perdagangan Perdana Hari Ini, BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap ketentuan auto-rejection bawah dan trading halt pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai libur lebaran Idulfitri 1446 H.

Manajemen BEI dalam keterangan resminya mengatakan dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien, BEI dengan dukungan OJK melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat.

Perdagangan IHSG Perdana Hari Ini Dibayangi Tarif Trump, Cek Saham ASII, BMRI  MAPI

Perdagangan IHSG Perdana Hari Ini Dibayangi Tarif Trump, Cek Saham ASII, BMRI MAPI

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko terkoreksi menuju level 5.879-5.975 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai liburan panjang Lebaran Idulfitri 1446 H. Meski begitu, saham ASII, BMRI hingga MAPI direkomendasikan analis pagi ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.647 pada akhir perdagangan Kamis (27/3/2025), yang masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938.

Prospek Emiten CPO Usai Donald Trump Kenakan Tarif 32% ke Indonesia

Prospek Emiten CPO Usai Donald Trump Kenakan Tarif 32% ke Indonesia

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah AS di bawah komando Presiden Donald Trump mengenakan tarif resiprokal untuk Indonesia sebesar 32%. Analis mengatakan dampak dari pengenaan tarif ini tergolong minim ke emiten sektor crude palm oil (CPO).

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan dampak dari pengenaan tarif resiprokal sebesar 32% ini bersifat sementara. Menurutnya, dengan penerapan tarif Trump ini, pemerintah bisa memaksimalkan potensi konsumsi domestik CPO tersebut, sekaligus memaksimalkan diplomasi ekonomi.

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan tertekan oleh sejumlah sentimen negatif pada perdagangan usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Salah satu sentimen negatif yang menyertai adalah kebijakan tarif impor AS yang telah diresmikan Presiden Donald Trump.

Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai tekanan ke IHSG akan terjadi pada esok hari seiring dengan dibukanya kembali perdagangan saham pasca libur Lebaran. 

"Tekanan karena tarif Trump sangat besar dan juga jadi penyebab anjloknya bursa saham di global beberapa hari kemarin," ujar Felix, Senin (7/4/2025).

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko terkoreksi menuju level 5.879-5.975 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai liburan panjang Lebaran Idulfitri 1446 H. Sejumlah saham bisa dicermati investor hari ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.647 pada akhir perdagangan Kamis (27/3/2025), yang masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938.

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

()

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sejumlah grup investor disebut mulai khawatir terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia baru akan kembali dimulai pada besok, Selasa (8/4/2025), usai libur panjang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data terakhir, IHSG saat ini bertengger di level 6.510,62 atau melemah 8,04% year to date (YtD). 

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI), Reza Priyambada, mengatakan bahwa ada sejumlah pihak yang memprediksi IHSG berpotensi terkena auto reject bawah hingga terjadi penghentian sementara perdagangan alias trading halt.

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dari kebijakan tarif impor AS. Dana asing pun diramal akan berlanjut lari dari pasar saham Indonesia pada kuartal II/2025.

Pasar saham Indonesia mencatatkan capital outflow atau larinya dana asing dengan deras sepanjang kuartal I/2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai jual bersih atau net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai sebesar Rp29,92 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Terdapat sejumlah saham yang banyak dijual oleh asing, terutama bank jumbo atau kelompok bank dengan modal inti (KBMI) IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) misalnya mencatatkan net sell asing sebesar Rp10,4 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Saham perbankan berpotensi menjadi sektor paling fluktuatif pada perdagangan usai periode libur panjang Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Dinamika perekonomian global seperti kebijakan tarif resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai menjadi salah satu sentimen yang berpengaruh.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyebut bahwa pergerakan saham perbankan cenderung masih berada dalam tren sideways alias tidak menunjukkan tren tertentu. 

“Kalaupun nanti secara teknikal pergerakan saham perbankan ternyata secara trennya masih sideways, berarti otomatis masih ada harapan bahwasanya fase akumulasi juga bisa terbentuk. Sentimen terkait efek tarif resiprokal AS itu menurut saya hanya bersifat temporer,” katanya kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini kekuatan fundamental Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi, setelah adanya tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi jelang dibukanya pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025).

Keyakinan Prabowo akan kekuatan Indonesia itu disampaikan dalam pertemuannya dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

IHSG Ambrol 11,46% ke Level 5.700 di Google, BEI Buka Suara

IHSG Ambrol 11,46% ke Level 5.700 di Google, BEI Buka Suara

()

Bisnis.com, JAKARTA — Mesin pencarian Google pada Senin (7/4/2025) menampilkan data bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) ambrol hingga 11,46% ke level 5.730,34. Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara untuk menanggapi hal tersebut. 

Data Google itu terus bergerak sejak Senin pagi hingga pukul 10.40 WIB. Selain IHSG, Google juga menampilkan harga saham sejumlah emiten kapitalisasi pasar jumbo seperti saham BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, hingga TLKM mengalami penurunan harga di kisaran 19%-25%. 

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — (Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan pada perdagangan pekan depan setelah libur Lebaran disebabkan oleh faktor global, yakni kebijakan tarif impor AS. Namun, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai agar investor tidak perlu panik.

Sebagaimana diketahui, tarif impor AS telah resmi diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Rabu (2/4/2025), waktu setempat. Seluruh negara diganjar tarif impor 10%, sedangkan beberapa negara turut dikenakan tarif resiprokal (reciprocal tariffs) lebih tinggi berdasarkan hambatan perdagangan dengan AS.

Prospek IHSG Pekan Depan Pasca Libur Lebaran, Kena Hantam Tarif Impor Trump?

Prospek IHSG Pekan Depan Pasca Libur Lebaran, Kena Hantam Tarif Impor Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan pada perdagangan pekan depan setelah libur lebaran. Tekanan datang dari global, seiring dengan telah diresmikannya kebijakan tarif impor AS oleh Presiden Donald Trump. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami penguatan 0,59% ke level 6.510,62 pada perdagangan sebelum libur Lebaran, Kamis (27/3/2025). Namun, IHSG mengalami pelemahan 8,04% sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD) atau sepanjang kuartal I/2025.

Efek Tarif Trump, Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai 5%

Efek Tarif Trump, Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai 5%

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan sulit mencapai level 5% akibat pengenaan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia.

Sebagaimana diketahui, tarif impor tersebut resmi diumumkan oleh Trump, Rabu (2/4/2025), waktu setempat. Seluruh negara diganjar tarif impor 10%, sedangkan beberapa negara seperti Indonesia turut dikenakan tarif resiprokal (reciprocal tariffs) lebih tinggi berdasarkan hambatan perdagangan dengan AS. Adapun, Indonesia dikenakan tarif impor bea masuk perdagangan sebesar 32%.

Ada Sentimen Tarif Trump, IHSG Diproyeksi Bergerak di Rentang 5.900-6.700 Kuartal II/2025

Ada Sentimen Tarif Trump, IHSG Diproyeksi Bergerak di Rentang 5.900-6.700 Kuartal II/2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi bermanuver di rentang 5.900—6.700 sepanjang kuartal II/2025 di tengah bayang-bayang sentimen tarif Trump. 

Pada akhir kuartal I/2025, IHSG parkir di level 6.510,620 pada Jumat (27/3/2025). Di level itu, IHSG merosot 8,04% sepanjang tahun berjalan 2025. 

Saat ini, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sedang libur bertepatan dengan cuti bersama perayaan Idulfitri. Pasar saham akan kembali dibuka pada 8 April 2025. 

Analis BRI Danareksa Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 5.900–6.700 pada kuartal II/2025.

Pasar Saham Asean Bergejolak Imbas Kebijakan Tarif Trump, IHSG Aman?

Pasar Saham Asean Bergejolak Imbas Kebijakan Tarif Trump, IHSG Aman?

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham dan mata uang Asia Tenggara terguncang setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menetapkan kebijakan tarif impor terhadap sejumlah negara, seperti Vietnam, Thailand, hingga Indonesia. 

Melansir Bloomberg, Kamis (3/4/2025), indeks saham utama Vietnam turun hingga 6,2%. Angka tersebut menjadi penurunan harian terbesar selama lebih dari empat tahun. Saham di Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura juga mencatat pelemahan. 

Sementara itu, nilai tukar baht Thailand melemah hingga 0,8% terhadap dolar AS, diikuti oleh dong Vietnam dan ringgit Malaysia yang juga terdepresiasi.