Jayapura

ODGJ Tewas Dikeroyok di Jayapura, Keluarga Bawa Jasad ke Rumah Pelaku

ODGJ Tewas Dikeroyok di Jayapura, Keluarga Bawa Jasad ke Rumah Pelaku

()

JAYAPURA, KOMPAS.com - PU -orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tewas dalam pengeroyokan di Kabupaten Jayapura, Papua, pada Selasa (1/4/2025) malam.

PU sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, Kota Jayapura, sebelum meninggal dunia empat hari kemudian.

PU dilarikan ke RS akibat dikeroyok oleh warga yang geram, karena dia melakukan pelemparan dan perusakan rumah warga di BTN Ceria, Jalan Tabita, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani.

Tewasnya PU kemudian memicu kemarahan pihak keluarga, yang kemudian membawa jenazah PU ke lokasi pengeroyokan. Tak pelak, muncul ketegangan dalam insiden tersebut.

Istri Korban Pengeroyokan di Hotel Bunga Youtefa Jayapura Tuntut Denda Rp 3 Miliar dari Pelaku

Istri Korban Pengeroyokan di Hotel Bunga Youtefa Jayapura Tuntut Denda Rp 3 Miliar dari Pelaku

()

JAYAPURA,KOMPAS.com - Keluarga Eddister Tuhenay atau Edi (27), korban pengeroyokan di Hotel Bunga Youtefa, Jayapura pada Jumat (4/4/2025) menuntut ketiga pelaku membayar denda Rp 3 miliar.

Setelah kejadian itu, ketiga pelaku telah ditangkap aparat Polsek Abepura dan Reskrim Polresta Jayapura Kota.

Keluarga menilai, denda tersebut sebagai kompensasi karena korban harus mengalami luka berat, termasuk kehilangan tangan kirinya akibat sabitan parang.

"Denda ini untuk biaya pengobatan untuk memulihkan kesehatan korban, termasuk biaya pendidikan dari kedua anak mereka," ungkap istri korban, Gracia Sahuleka dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (7/4/2025).