Kapolri

Marak Kekerasan Terhadap Jurnalis, Ketua AJI: Posisi Jurnalis Makin Terancam

Marak Kekerasan Terhadap Jurnalis, Ketua AJI: Posisi Jurnalis Makin Terancam

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nany Afrida mengatakan, posisi wartawan sudah semakin terancam karena maraknya kasus kekerasan terkait pekerjanya.

"Ini bukan pertanda lagi, melainkan sudah kenyataan bahwa posisi jurnalis sudah makin terancam," ujar Nany saat dihubungi Kompas.com, Senin (7/4/2025).

Nany menyebut, apabila posisi jurnalis terancam, maka hal ini akan berdampak pada penyampaian berita kepada masyarakat.

"Kalau jurnalis terancam, kerja-kerja jurnalistiknya akan terganggu, dampaknya pasti merugikan masyarakat yang membutuhkan informasi pernting yang terverifikasi," katanya.

Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis, Komnas HAM: Kebebasan Pers Dijamin Undang-Undang

Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis, Komnas HAM: Kebebasan Pers Dijamin Undang-Undang

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti peristiwa kekerasan dan aksi teror terhadap jurnalis yang terus berulang dalam beberapa waktu belakangan ini.

Terakhir adalah tim pengamanan dari kepolisian yang memukul kepala seorang jurnalis saat meliput kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025).

Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan, kekerasan ini terus berulang, padahal kerja jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang HAM dan Undang-Undang Pers.

Kepadatan Arus Balik Berkurang, Kapolri Cabut Rekayasa Lalin One Way Nasional

Kepadatan Arus Balik Berkurang, Kapolri Cabut Rekayasa Lalin One Way Nasional

()

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal mengungkap bakal mencabut rekayasa lalu lintas nasional di Tol Transjawa pada arus balik Lebaran 2025.

Dia mengatakan pencabutan rekayasa lalu lintas itu dilakukan apabila mobilitas kendaraan dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek sudah mulai turun.

"Tentunya apabila kemudian turun di bawah rata-rata, di bawah 8.000-9.000 ya, kita akan melakukan one way lokal, itu bisa kita lakukan, atau contra flow," ujarnya kepada wartawan, Minggu (6/4/2025).