&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Dokter Residen Perkosa Anak Pasien, Puan: Usut Kemungkinan Korban Lain</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/dokter-residen-perkosa-anak-pasien-puan-usut-kemungkinan-korban-lain--3d8a5/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 09:42:13 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/dokter-residen-perkosa-anak-pasien-puan-usut-kemungkinan-korban-lain--3d8a5/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/TO6o-SryyZL_KZe0nMzoG8U41eM=/93x0:697x402/1200x800/data/photo/2025/04/09/67f65f3c1eb38.jpeg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat penegak hukum mengusut kemungkinan ada lebih banyak korban perkosaan oleh dokter residen anestesi dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Priguna Anugerah.</p><p>Puan menyatakan, aparat harus mengusut tuntas kasus pemerkosaan ini demi memberikan keadilan bagi para korban,</p><p>“Harus ditelusuri secara mendalam kemungkinan korban-korban lain, dan kemungkinan ada tidaknya pihak lain yang terlibat. Kasus ini harus diusut tuntas untuk memastikan keadilan bagi para korban,” kata Puan kepada wartawan, Kamis (10/4/2025).</p></description></item><item><title>Kasus Dokter PPDS Unpad Cermin Kegagalan Perlindungan Pasien</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/kasus-dokter-ppds-unpad-cermin-kegagalan-perlindungan-pasien-999e4/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 06:01:45 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/kasus-dokter-ppds-unpad-cermin-kegagalan-perlindungan-pasien-999e4/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/WBequ0-u6n1sGOLXruiWJdWyYeg=/0x0:3259x2172/1200x800/data/photo/2025/04/09/67f63ae6bf6b7.jpg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Jawa Barat telah menetapkan Priguna Anugerah Pratama (31) sebagai tersangka kasus pelecehan seksual yang menimpa keluarga pasien berinisial FH (21) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.</p><p>Diketahui, Priguna adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jurusan Anestesi Universitas Padjadjaran (Unpad).</p><p>Komisi IX DPR menyebut peristiwa tersebut peristiwa ini mencerminkan kegagalan dalam sistem pengawasan, pendidikan, dan perlindungan pasien.</p><p>Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh menilai perlu ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.</p></description></item></channel></rss>