&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Komisi IX Desak Gelar Dokter Pemerkosa Keluarga Pasien di RSHS Dicabut</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/komisi-ix-desak-gelar-dokter-pemerkosa-keluarga-pasien-di-rshs-dicabut-93001/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 05:09:00 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/komisi-ix-desak-gelar-dokter-pemerkosa-keluarga-pasien-di-rshs-dicabut-93001/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/VMefZdCQ6SAkqS1O38j80i0tg44=/0x0:1200x800/1200x800/data/photo/2024/12/31/6773b7596985d.jpg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi IX DPR RI mendesak agar gelar dokter pelaku pemerkosaan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung segera dicabut.</p><p>Desakan itu disampaikan menyusul terungkapnya aksi pemerkosaan yang dilakukan dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad), Priguna Anugerah.</p><p>“Harus dicabut,” tegas Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, saat dihubungi, Kamis (10/4/2025).</p><p>Nihayatul menyatakan, Komisi IX mengecam keras perbuatan tersebut.</p><p> </p><p>Menurut dia, peristiwa ini merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip pelayanan kesehatan yang aman, bermut dan beretika, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.</p></description></item></channel></rss>