Kenzha Ezra Walewangko

Keluarga Desak Polisi Ungkap Kasus Kematian Mahasiswa UKI, Jangan Ada yang Ditutupi

Keluarga Desak Polisi Ungkap Kasus Kematian Mahasiswa UKI, Jangan Ada yang Ditutupi

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga Kenzha Ezra Walewangko (22) mendesak polisi segera mengungkap kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) tersebut.

Pasalnya, sudah lebih dari satu bulan kasus itu berlalu, polisi belum memberikan kejelasan apa pun kepada keluarga mendiang Kenzha.

"Siapa pelakunya? Kenapa enggak diserahkan kepada yang berwajib? Ada yang ditutup-tutupi kah? Ada yang diskenariokan kah?” ujar kuasa hukum keluarga Kenzha, Samuel Parasian Sinambela, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (11/4/2025).

Keluarga Berharap Kasus Kematian Mahasiswa UKI Ditangani Polda Metro Jaya

Keluarga Berharap Kasus Kematian Mahasiswa UKI Ditangani Polda Metro Jaya

()

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga berharap Polda Metro Jaya menarik kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko (22), dari Polres Metro Jakarta Timur.

Oleh karena itu, keluarga Kenzha membuat laporan polisi (LP) terpisah di Polda Metro Jaya pada 17 Maret 2025.

“Sudahlah, biar serahkan ke Polda Metro Jaya, biar diungkapkan ke Polda Metro Jaya,” kata kuasa hukum keluarga Kenzha, Samuel Parasian Sinambela, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (11/5/2025).

Kompolnas Desak Polisi Ungkap Misteri Kematian Mahasiswa UKI

Kompolnas Desak Polisi Ungkap Misteri Kematian Mahasiswa UKI

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko (22), masih menyisakan banyak tanda tanya.

Lebih dari sebulan sejak kematiannya pada Selasa, 4 Maret 2025, penyidik Polres Metro Jakarta Timur belum menemukan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Penyelidikan terkesan mandek di tengah isu kematian Kenzha akibat pengeroyokan oleh sejumlah mahasiswa lainnya di area kampus.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Polres Metro Jakarta Timur untuk menangani kasus kematian Kenzha dengan transparan.

Kompolnas: Polisi Harusnya Bisa Cepat Usut Kasus Kematian Mahasiswa UKI

Kompolnas: Polisi Harusnya Bisa Cepat Usut Kasus Kematian Mahasiswa UKI

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai, Polres Metro Jakarta Timur seharusnya bisa cepat mengusut kasus kematian mahasiswa UKI bernama Kenzha Ezra Walewangko (22).

“Saya kira, kalau kasusnya atau peristiwanya dalam ruang yang sempit, enggak luas, saya kira ini harusnya bisa dilakukan cepat,” kata Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam kepada Kompas.com, Selasa (8/4/2025).

Menurut Anam, proses penyelidikan dapat ditelusuri dengan merekonstruksi sebelum korban ditemukan tewas.

Terlebih lagi, saksi di tempat kejadian perkara (TKP) sudah tersedia.

Polres Jakarta Timur Didesak Ungkap Hasil Autopsi Kematian Mahasiswa UKI

Polres Jakarta Timur Didesak Ungkap Hasil Autopsi Kematian Mahasiswa UKI

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Polres Metro Jakarta Timur agar mengungkapkan hasil autopsi kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Ezra Walewangko (22) kepada keluarga korban.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengatakan, penjelasan hasil autopsi ini bisa membuat terang penyebab kematian mahasiswa UKI tersebut.

“Sehingga bisa menjelaskan kenapa ada kematian dan kenapa juga terdapat luka-luka atau tanda-tanda tubuh seperti yang diceritakan oleh keluarga,” kata Anam kepada Kompas.com, Selasa, (8/4/2025).

Kompolnas Minta Polisi Transparan Tangani Kasus Kematian Mahasiswa UKI

Kompolnas Minta Polisi Transparan Tangani Kasus Kematian Mahasiswa UKI

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polres Metro Jakarta Timur transparan menangani kasus kematian Kenzha Ezra Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI).

“Saya kira memang, semua kasus, termasuk kasus tersebut, harus segera ditangani dengan cara transparan,” tegas Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (8/4/2025).

Menurut Anam, salah satu bentuk transparansi polisi dengan memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pelapor.

Dalam kasus kematian Kenzha, pelapor adalah pihak UKI.

Menanti Titik Terang Penyebab Mahasiswa UKI Tewas di Kampusnya

Menanti Titik Terang Penyebab Mahasiswa UKI Tewas di Kampusnya

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Ezra Walewangko (22) belum juga menemui titik terang. Penyebab kematian mahasiswa itu belum juga terungkap sejak Selasa (4/3/2025).

Mulanya, Kenzha diduga tewas karena dikeroyok. Namun, sejauh ini polisi belum menemukan bukti adanya pengeroyokan tersebut, termasuk pelakunya.

Ayah Kenzha, E.H. Happy Walewangko, meminta polisi transparan dalam mengusut kematian anaknya. 

“Kami (keluarga korban) sangat berharap ada transparansi dari pihak kepolisian untuk mengungkap hasil dari otopsi Kenzha,” kata Happy saat dihubungi, Senin (7/4/2025).

Mahasiswa UKI Tewas di Kampus, Sang Ayah Minta Polisi Transparan Ungkap Hasil Otopsi

Mahasiswa UKI Tewas di Kampus, Sang Ayah Minta Polisi Transparan Ungkap Hasil Otopsi

()

JAKARTA, KOMPAS.com - EH Happy Walewangko, ayah dari Kenzha Ezra Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang tewas di kampusnya, berharap polisi transparan mengungkap hasil otopsi jasad putranya.

“Kami (keluarga korban) sangat berharap ada transparansi dari pihak kepolisian untuk mengungkap hasil dari otopsi Kenzha,” kata Happy saat dihubungi, Senin (7/4/2025).

Happy menegaskan, transparansi tersebut penting untuk mengungkap kejelasan kasus kematian putranya.

Menurut Happy, sampai sekarang pihak keluarga belum mendapatkan hasil otopsi.