&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Kinerja APBN Maret 2025: Pajak Turun 18% saat Belanja Naik Tipis, Tren Masih Kuat?</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/kinerja-apbn-maret-2025-pajak-turun-18-saat-belanja-naik-tipis-tren-masih-kuat-55225/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 08:44:53 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/kinerja-apbn-maret-2025-pajak-turun-18-saat-belanja-naik-tipis-tren-masih-kuat-55225/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/10/1868031/13032025-bi-hil-21-apbn-05_1741851677.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA — Defisit APBN Maret 2025 tercatat sebesar Rp104,2 triliun atau setara 0,43%. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada 2025 defisit sudah terjadi sejak bulan pertama karena dipengaruhi perlambatan kinerja penerimaan pajak.</p><p>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan kondisi terbaru anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), yakni per 31 Maret 2025 dalam Sarasehan Ekonomi bersama Presiden RI, Selasa (8/4/2025). Padahal, biasanya Sri Mulyani baru mengungkap data fiskal seperti itu dalam konferensi pers APBN KiTa.</p></description></item></channel></rss>