Koperasi Desa Merah Putih

Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Kemensos Siap Kerahkan Jutaan KPM

Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Kemensos Siap Kerahkan Jutaan KPM

()

KOMPAS.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan siap mendukung program pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dengan mengerahkan jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai anggota koperasi sekaligus penyedia produk usaha.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kamis (10/4/2025). 

Rapat tersebut membahas tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Dalam Inpres Nomor 9, Kemensos mendapat dua penugasan penting. Pertama. mendorong KPM untuk menjadi anggota Koperasi Merah Putih," ujar Gus Ipul dalam siaran pers, Jumat (11/4/2025).

Prabowo Teken Inpres Kopdes Merah Putih, Koperasi Didanai APBN dan APBD

Prabowo Teken Inpres Kopdes Merah Putih, Koperasi Didanai APBN dan APBD

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Beleid itu dikeluarkan pada 27 Maret 2025.

Dalam beleid itu, Prabowo menyampaikan bahwa pendanaan untuk percepatan pembentukan 80.000 Desa atau Kelurahan Merah Putih dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian beleid yang dikutip pada Kamis (10/4/2025).

Budi Arie Sebut Butuh Rp 400 Triliun untuk Wujudkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih

Budi Arie Sebut Butuh Rp 400 Triliun untuk Wujudkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menuturkan, pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih membutuhkan anggaran mencapai Rp 400 triliun.

Negara membutuhkan anggaran Rp 5 miliar untuk membangun satu Kopdes Merah Putih.

"Ya kalau misalnya 80.000 dikali Rp 5 miliar itu Rp 400 triliun," ujar Budi Arie saat ditemui awak media di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2025).

Budi Arie yakin, negara tidak membutuhkan investasi dari luar untuk membantu mendanai pembentukan 80.000 Kopdes Merah Putih.

Reaksi Budi Arie Diminta Bangun 80.000 Kopdes: Emang Bikin Martabak!

Reaksi Budi Arie Diminta Bangun 80.000 Kopdes: Emang Bikin Martabak!

()

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih butuh waktu lama. Tidak seperti membuat martabak. 

Eks Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Kabinet Indonesia Maju periode 2023–2024 itu menjelaskan pembangunan Kopdes Merah Putih memerlukan waktu dan secara bertahap.

“Ya nanti pembangunannya [80.000 Kopdes Merah Putih] pasti perlu waktu kan, memang bikin martabak, Tumplek [langsung] jadi? Kan mesti dievaluasi, dilihat tanahnya gimana, lokasi gimana, gedungnya gimana. Perlu, perlu waktu, pasti bertahap,” kata Budi Arie saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (10/4/2025).

Inpres Kopdes Merah Putih Terbit, Prabowo Beri 7 Mandat ke Kementerian Koperasi

Inpres Kopdes Merah Putih Terbit, Prabowo Beri 7 Mandat ke Kementerian Koperasi

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan tujuh mandat kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam rangka mengakselerasi pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Tujuh mandat tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terbit pada akhir Maret 2025.

"Kementerian Koperasi mendapatkan beberapa tugas yang mana sejauh ini masing-masing tugas telah kita lakukan supaya pembentukan Kopdes ini dapat optimal," kata Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2025).

Prabowo Sahkan Inpres Kopdes Merah Putih, Zulhas Bergegas Bentuk 80.000 Koperasi

Prabowo Sahkan Inpres Kopdes Merah Putih, Zulhas Bergegas Bentuk 80.000 Koperasi

()

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) bergegas menyiapkan 80.000 koperasi setelah Presiden Prabowo Subianto meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. 

Inpres tersebut membahas tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu didapuk Presiden Prabowo untuk menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Harian Kopdes Merah Putih.

“Karena Inpres judulnya kan percepatan, saya diminta [Presiden Prabowo] mengkoordinasi dan nanti akan ditambah dengan Satgas yang akan bertugas harian,” kata Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (10/4/2025).

1.000 Koperasi di Jateng Ditargetkan Jadi Koperasi Desa Merah Putih pada April 2025

1.000 Koperasi di Jateng Ditargetkan Jadi Koperasi Desa Merah Putih pada April 2025

()

SEMARANG, KOMPAS.com – Sebanyak 6.000 koperasi konsumen dan produsen existing di Provinsi Jawa Tengah akan diverifikasi oleh dinas koperasi tingkat kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, 1.000 koperasi ditargetkan dapat bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih, sebuah program prioritas nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto mulai April 2025.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto, menyatakan pihaknya telah melakukan persiapan merujuk pada Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tertanggal 18 Maret 2025.

Prabowo Bakal Beri Kredit agar Tiap Koperasi Desa Punya Minimal 2 Truk

Prabowo Bakal Beri Kredit agar Tiap Koperasi Desa Punya Minimal 2 Truk

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan memberikan fasilitas kredit untuk tiap koperasi di Indonesia, menyusul rencana pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih.

Kredit itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas koperasi, termasuk untuk pengadaan truk.

"Setiap desa akan kita bantu, bantu kredit, kita harapkan tiap desa akan punya gudang, tiap desa akan punya kamar pendingin (cold storage) untuk menyimpan hasil panen," kata Prabowo saat berbincang dengan gubernur dan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).