Li Qiang

Diancam Tarif 104% oleh Trump, China Sebut Punya Segudang Kebijakan Antisipatif

Diancam Tarif 104% oleh Trump, China Sebut Punya Segudang Kebijakan Antisipatif

()

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri China Li Qiang mengatakan negaranya memiliki banyak perangkat kebijakan untuk "sepenuhnya mengimbangi" guncangan eksternal yang negatif, terutama dari kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dia juga menegaskan kembali optimismenya tentang pertumbuhan ekonomi China pada 2025 ditengah ancaman tarif terbaru dari Trump yang dapat mencapai sebesar 104%.

Melansir Bloomberg pada Rabu (9/4/2025), dalam panggilan telepon dengan Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen pada Selasa waktu setempat, Li mengatakan kebijakan ekonomi makro China tahun ini telah sepenuhnya memperhitungkan berbagai ketidakpastian.