&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Safe Haven Diminati, Yen Jepang Reli di Hadapan Dolar AS</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/safe-haven-diminati-yen-jepang-reli-di-hadapan-dolar-as-57984/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 16:22:41 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/safe-haven-diminati-yen-jepang-reli-di-hadapan-dolar-as-57984/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/09/1867848/430849980_1_1744190561.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA - Yen Jepang sebagai salah satu aset safe haven menanjak usai Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif impor pekan lalu.</p><p>Berdasarkan data Bloomberg, yen melesat hingga 1% ke level 144,75 per dolar AS. Geliat yen terjadi setelah Trump memberikan tarif impor kepada negara mitra dagangnya yang dikhawatirkan bakal membawa ekonomi global ke arah resesi.</p><p>Sementara waktu itu, para pelaku pasar sedang menghitung waktu yang tepat bagi Bank Sentral Jepang (BoJ) menaikkan suku bunganya.</p></description></item></channel></rss>