&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:06 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Penjualan Wine Italia ke AS Makin Suram Buntut Kebijakan Tarif Trump</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/penjualan-wine-italia-ke-as-makin-suram-buntut-kebijakan-tarif-trump-afd1d/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 06:32:47 +0700</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/penjualan-wine-italia-ke-as-makin-suram-buntut-kebijakan-tarif-trump-afd1d/</guid><media:content url="https://images.bisnis.com/posts/2025/04/07/1866946/white-wine.jpg" medium="image"/><description><p>Bisnis.com, JAKARTA — Pengusaha mengungkapkan prospek penjualan wine Italia ke Amerika Serikat (AS) semakin suram imbas penerapan tarif impor atau tarif resiprokal 20% kepada Uni Eropa (UE).</p><p>Dengan kata lain, penjualan Prosecco, Brunello di Montalcino, dan anggur Italia lainnya terancam.</p><p>Produsen Italia dan importir AS mengatakan bahwa kebijakan resiprokal oleh Presiden AS Donald Trump bisa memukul bisnis mereka.</p><p>Padahal, Italia mengekspor lebih banyak wine ke AS daripada negara lain mana pun. Tahun lalu, negara itu menjual anggur, minuman beralkohol, dan cuka senilai 2 miliar euro ke pasar AS.</p></description></item></channel></rss>