Negosiasi

Kehadirannya Sangat Vital, Tapi Dubes Indonesia di AS Masih Kosong

Kehadirannya Sangat Vital, Tapi Dubes Indonesia di AS Masih Kosong

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Duta Besar (Dubes) untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC, Amerika Serikat (AS) masih kosong di tengah upaya negosiasi tarif impor.

Padahal menurut anggota Komisi I DPR Sarifah Ainun Jariyah, posisi Dubes dalam membantu memuluskan komunikasi antara pemerintah Indonesia dengan AS.

"Kehadiran diplomat tetap di Washington DC diharapkan dapat lebih memuluskan komunikasi dan negosiasi antara kedua negara," ujar Sarifah lewat keterangan tertulisnya, Jumat (11/4/2025).

Dubes Indonesia di AS Masih Kosong di Tengah Upaya Negosiasi Tarif

Dubes Indonesia di AS Masih Kosong di Tengah Upaya Negosiasi Tarif

()

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Duta Besar (Dubes) untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC, Amerika Serikat (AS) masih kosong di tengah upaya negosiasi tarif impor.

Padahal menurut anggota Komisi I DPR Sarifah Ainun Jariyah, posisi Dubes dalam membantu memuluskan komunikasi antara pemerintah Indonesia dengan AS.

"Kehadiran diplomat tetap di Washington DC diharapkan dapat lebih memuluskan komunikasi dan negosiasi antara kedua negara," ujar Sarifah lewat keterangan tertulisnya, Jumat (11/4/2025).

Ini Jadwal Negosiasi Tim RI ke AS usai Tarif Trump Ditunda 90 Hari

Ini Jadwal Negosiasi Tim RI ke AS usai Tarif Trump Ditunda 90 Hari

()

Bisnis.com, JAKARTA — Utusan pemerintah Indonesia akan bertandang ke Amerika Serikat untuk bernegosiasi soal tarif Trump. Adanya penundaan tarif impor selama 90 hari memberi waktu lebih bagi banyak negara, termasuk Indonesia, untuk bernegosiasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pemerintah telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait tarif impor.

Menurutnya, Indonesia masih menunggu waktu yang diberikan oleh pihak AS.

"Indonesia sudah berkirim surat dengan USTR [United States Trade Representative atau Kantor Perwakilan Dagang AS], Secretary Commerce [Howard Lutnick], dan Secretary Treasury [Scott Bessent] dan selanjutnya menunggu jadwal yang diberikan oleh masing masing kementerian," ujar Airlangga kepada Bisnis, Kamis (10/4/2025).

SBY: Strategi RI Negosiasi Tarif Trump Sudah Tepat

SBY: Strategi RI Negosiasi Tarif Trump Sudah Tepat

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi langkah pemerintah dalam merespons kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.

SBY menyatakan bahwa pemilihan langkah negosiasi sudah tepat dibandingkan dengan retaliasi atau tindakan pembalasan dalam merespons tarif Trump.

"Kebijakan dan langkah-langkah yang dijalankan oleh pemerintah menghadapi 32% tarif yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump, saya nilai baik dan tepat. Lebih memilih negosiasi daripada retaliasi," ujar SBY di akun X @SBYudhoyono, Selasa (8/4/2025).

Lebih dari 50 Negara Minta Negosiasi Tarif Trump ke Gedung Putih, Ada Indonesia?

Lebih dari 50 Negara Minta Negosiasi Tarif Trump ke Gedung Putih, Ada Indonesia?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Penasihat Donald Trump menyatakan bahwa lebih dari 50 negara telah menghubungi Gedung Putih untuk memulai perundingan atas tarif impor Trump.

Dilansir dari Reuters, hal tersebut disampaikan oleh Direktur Dewan Ekonomi Nasional Amerika Serikat (AS) Kevin Hasset dalam wawancara dengan ABC News pada Minggu (6/4/2025).

Hasset membantah bahwa kebijakan tarif impor dari Presiden AS Donald Trump sebagai cara tidak langsung untuk menekan bank sentral, yakni Federal Reserve alias The Fed, agar memangkas suku bunga.