&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Warga Kumpeh Ilir Bakar Rakit Pemburu Barang Kuno di Sungai Batanghari</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/warga-kumpeh-ilir-bakar-rakit-pemburu-barang-kuno-di-sungai-batanghari-f139f/</link><pubDate>Sat, 12 Apr 2025 15:34:53 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/warga-kumpeh-ilir-bakar-rakit-pemburu-barang-kuno-di-sungai-batanghari-f139f/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/s59MS8DzSAgzU6h9M0mVEJMVh_0=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/12/67fa7a2d4d3d8.jpg" medium="image"/><description><p>JAMBI, KOMPAS.com - Lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas penjarahan barang-barang kuno di Sungai Batanghari memicu kemarahan masyarakat lokal.</p><p>Warga Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi, Jambi membakar rakit atau kapal yang digunakan pelaku penjarah barang-barang kuno.</p><p>Alasan warga membakar rakit karena pelaku penjarahan barang-barang kuno enggan menghentikan aktivitasnya. Video pembakaran rakit menyebar di media sosial.</p><p>"Sebelum pembakaran kami sudah melakukan penyelidikan. Tapi kami hanya mendapati aktivitas pencari objek diduga cagar budaya (ODCB)," kata Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan melalui pesan singkat, Sabtu (12/4/2025).</p></description></item></channel></rss>