Prabowo Bertemu Megawati Hari Ini

PAN Anggap PDI-P Seperti Nasdem, Dukung Prabowo meski Tak Gabung Kabinet

PAN Anggap PDI-P Seperti Nasdem, Dukung Prabowo meski Tak Gabung Kabinet

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai sikap PDI-P terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tak jauh berbeda dengan Nasdem.

Sebab, kedua partai politik tersebut sama-sama secara terbuka mendukung pemerintahan saat ini, walaupun tidak menempatkan kader-kadernya di Kabinet Merah Putih.

“Saya kira ini serupa dengan yang dilakukan juga oleh Nasdem yang mendukung Presiden Prabowo dan pemerintahannya tetapi tidak bergabung, tidak menempatkan kadernya di kabinet,” ujar Eddy saat dihubungi, Kamis (10/4/2025).

PDI-P Dinilai Tak Bakal Gabung Pemerintahan meski Megawati-Prabowo Sudah Bertemu

PDI-P Dinilai Tak Bakal Gabung Pemerintahan meski Megawati-Prabowo Sudah Bertemu

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai PDI-P tidak akan bergabung dalam pemerintahan meski Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri sudah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto awal pekan ini.

Namun, partai berlambang banteng tersebut tetap akan menjalin kerja sama dengan pemerintah di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Diketahui, sejumlah elite PDI-P menempati posisi penting di Senayan, tak terkecuali Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Pertemuan Tertutup Megawati-Prabowo Dinilai untuk Jaga Perasaan yang Cemburu

Pertemuan Tertutup Megawati-Prabowo Dinilai untuk Jaga Perasaan yang Cemburu

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertujuan untuk menjaga perasaan pihak lain.

Utamanya, pihak-pihak yang selama ini tidak senang dengan pertemuan meski direncanakan sejak lama, termasuk pihak yang berkontribusi atas kemenangan Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ia pun menilai, Presiden ke-7 RI Joko Widodo kerap dikaitkan dalam pihak yang tidak senang tersebut.