&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>PAN Anggap PDI-P Seperti Nasdem, Dukung Prabowo meski Tak Gabung Kabinet</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/pan-anggap-pdi-p-seperti-nasdem-dukung-prabowo-meski-tak-gabung-kabinet-07ba3/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2025 08:03:36 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/pan-anggap-pdi-p-seperti-nasdem-dukung-prabowo-meski-tak-gabung-kabinet-07ba3/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/MNmK-16w5Hrq_t1ktk1f4m_aJ18=/0x76:1046x773/1200x800/data/photo/2025/04/08/67f524c2d66ff.jpeg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai sikap PDI-P terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tak jauh berbeda dengan Nasdem.</p><p>Sebab, kedua partai politik tersebut sama-sama secara terbuka mendukung pemerintahan saat ini, walaupun tidak menempatkan kader-kadernya di Kabinet Merah Putih.</p><p>“Saya kira ini serupa dengan yang dilakukan juga oleh Nasdem yang mendukung Presiden Prabowo dan pemerintahannya tetapi tidak bergabung, tidak menempatkan kadernya di kabinet,” ujar Eddy saat dihubungi, Kamis (10/4/2025).</p></description></item><item><title>PDI-P Dinilai Tak Bakal Gabung Pemerintahan meski Megawati-Prabowo Sudah Bertemu</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/pdi-p-dinilai-tak-bakal-gabung-pemerintahan-meski-megawati-prabowo-sudah-bertemu-81682/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 12:34:48 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/pdi-p-dinilai-tak-bakal-gabung-pemerintahan-meski-megawati-prabowo-sudah-bertemu-81682/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/MNmK-16w5Hrq_t1ktk1f4m_aJ18=/0x76:1046x773/1200x800/data/photo/2025/04/08/67f524c2d66ff.jpeg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai PDI-P tidak akan bergabung dalam pemerintahan meski Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri sudah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto awal pekan ini.</p><p>Namun, partai berlambang banteng tersebut tetap akan menjalin kerja sama dengan pemerintah di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.</p><p>Diketahui, sejumlah elite PDI-P menempati posisi penting di Senayan, tak terkecuali Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.</p></description></item><item><title>Pertemuan Tertutup Megawati-Prabowo Dinilai untuk Jaga Perasaan yang Cemburu</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/pertemuan-tertutup-megawati-prabowo-dinilai-untuk-jaga-perasaan-yang-cemburu-d2d80/</link><pubDate>Wed, 09 Apr 2025 08:30:31 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/pertemuan-tertutup-megawati-prabowo-dinilai-untuk-jaga-perasaan-yang-cemburu-d2d80/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/z9ZSE7G61JNRiAToOxICvWSOVus=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/08/67f53273b67e6.jpg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertujuan untuk menjaga perasaan pihak lain.</p><p>Utamanya, pihak-pihak yang selama ini tidak senang dengan pertemuan meski direncanakan sejak lama, termasuk pihak yang berkontribusi atas kemenangan Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.</p><p>Ia pun menilai, Presiden ke-7 RI Joko Widodo kerap dikaitkan dalam pihak yang tidak senang tersebut.</p></description></item></channel></rss>