Prabowo Subianto

Prabowo Akui Komunikasi Pemerintah Buruk: Saya yang Salah

Prabowo Akui Komunikasi Pemerintah Buruk: Saya yang Salah

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengakui bahwa kesalahan dalam strategi komunikasi menjadi salah satu kelemahan utama pemerintah dalam 150 hari pertama pemerintahan.

Hal ini disampaikan Prabowo saat disinggung tentang buruknya komunikasi pemerintah saat dirinya melakukan wawancara dengan tujuh jurnalis senior di kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu (6/4/2025).

“Benar sekali, saya akui bahwa 150 hari menurut pendapat saya, saya yang bertanggung jawab, saya yang salah,” kata Prabowo dalam wawancara yang tayang di YouTube Harian Kompas, Senin (7/4/2025).

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Nuklir, Kita Akan Kena

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Nuklir, Kita Akan Kena

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti bahwa Indonesia bakal ikut terdampak apabila perang nuklir benar-benar terjadi, meski Indonesia masuk dalam kelompok negara nonblok.

Prabowo menyebutkan, posisi Indonesia sebagai nonblok sudah tepat bila perang dunia ketiga pecah, tetapi posisi itu tidak menyelamatkan Indonesia bila nuklir sudah digunakan untuk berperang.

"Kita sudah non-blok, kita sudah benar. Tapi kalau terjadi perang nuklir, kita non-blok saja kita akan kena," kata Prabowo, dikutip dari YouTube Harian Kompas, Senin (7/4/2025).

Prabowo Soal RUU TNI: Saya Tunduk Kepada Pemimpin Sipil

Prabowo Soal RUU TNI: Saya Tunduk Kepada Pemimpin Sipil

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya menjadi salah satu orang yang mendukung supremasi sipil dan membawa TNI kembali ke barak.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam menjawab kekhawatiran kembali lahirnya dwifungsi ABRI lewat revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI).

"Yang bawa TNI itu kembali ke barak siapa? Pemimpin-pemimpin TNI itu sendiri. Kita sadar waktu itu, Pak Wiranto, Pak (Susilo Bambang) Yudhoyono, dan Pak Agus Wirahadikusuma, termasuk saya. Saya yang dorong," ujar Prabowo saat bertemu dengan enam pemimpin redaksi (pemred), dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).

Singgung Jokowi, Prabowo Sebut Mudik Lancar karena Banyak Jalan Tol

Singgung Jokowi, Prabowo Sebut Mudik Lancar karena Banyak Jalan Tol

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim arus mudik pada Lebaran tahun ini berjalan lancar karena Indonesia sudah punya banyak jalan tol.

"Sekarang coba, jujur saja, dari Yogya ke Jakarta lewat darat, ya kan, bandingkan dengan sekian puluh tahun lalu. Sekarang kita lihat mudik, mudik kenapa lancar? Jalan tol banyak, ya kan," kata Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Harian Kompas, Senin (7/4/2025).

Prabowo menuturkan, lancarnya arus mudik Lebaran pada tahun ini merupakan buah dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Apresiasi Turunnya Angka Kecelakaan Mudik, Prabowo: Menteri-menteri Saya sampai Enggak Libur

Apresiasi Turunnya Angka Kecelakaan Mudik, Prabowo: Menteri-menteri Saya sampai Enggak Libur

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan laporan soal angka kecelakaan lalu lintas pada mudik Lebaran tahun ini berkurang 30 persen dibandingkan tahun lalu.

"Saya mendapat laporan, kecelakaan mudik tahun ini berkurang 30 persen, daripada tahun lalu," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Harian Kompas, Senin (7/4/2025).

Prabowo berpandangan, hasil positif itu tak lepas dari peran banyak pihak yang membantu kelancaran mudik Lebaran.

Salah satu peran itu, menurut Prabowo, terlihat dari kerja-kerja para menteri Kabinet Merah Putih.

Prabowo Soal UU TNI: Tidak Ada Niat TNI Dwifungsi Lagi

Prabowo Soal UU TNI: Tidak Ada Niat TNI Dwifungsi Lagi

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan tak ada niat untuk membuat kembalinya dwifungsi lewat revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI).

Hal tersebut merupakan jawaban Prabowo ketika ditanya soal cepatnya pembahasan hingga pengesahan RUU TNI oleh DPR.

"Tidak ada niat TNI mau dwifungsi lagi, come on? Non sense itu. Menurut saya, UU TNI itu is a non-issue. Tidak ada niat," ujar Prabowo dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).

Prabowo Sindir Banyak Elite di Jakarta Tak Hargai Petani: Tanpa Pangan, Tak Ada Negara

Prabowo Sindir Banyak Elite di Jakarta Tak Hargai Petani: Tanpa Pangan, Tak Ada Negara

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyindir banyak elite di Jakarta yang tidak menyadari dan menghargai tugas petani.

Padahal, para petani adalah tulang punggung bangsa dan negara dalam menyediakan pangan.

"Banyak pihak, terutama elite-elite yang di Jakarta itu, elite-elite kita mungkin tidak merasakan betapa pentingnya tugas para petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara," kata Prabowo saat berbincang dengan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini kekuatan fundamental Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi, setelah adanya tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi jelang dibukanya pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025).

Keyakinan Prabowo akan kekuatan Indonesia itu disampaikan dalam pertemuannya dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

Prabowo Minta Warga Videokan Praktik Korupsi: Rekam Saja, Langsung Kirim

Prabowo Minta Warga Videokan Praktik Korupsi: Rekam Saja, Langsung Kirim

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk melaporkan praktik korupsi melalui video.

Menurut Prabowo, melaporkan praktik korupsi akan jauh lebih mudah dengan menggunakan digitalisasi.

"Kalau ada korupsi langsung, Anda video, Anda rekam saja, langsung kirim. Jadi supaya orang itu jera," kata Prabowo saat berbincang dengan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

Prabowo menuturkan, semua orang bisa melaporkan melalui digital.

Meski ia tidak memungkiri, pelaporan dari berbagai daerah yang sangat cepat akan membuat kerja tim menjadi lebih banyak.

Prabowo Ungkap Afrika Jadi Pasar Baru: Mereka Hobinya Makan Indomie

Prabowo Ungkap Afrika Jadi Pasar Baru: Mereka Hobinya Makan Indomie

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Afrika dapat menjadi pasar baru bagi Indonesia. Sebab, ia melihat kesuksesan Indomie di sana.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pertemuannya dengan enam pemimpin redaksi di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

"Ada pengusaha-pengusaha kita yang berani ke Afrika. Salim Group, dia di mana-mana di Afrika itu. Mereka sekarang hobinya makan Indomie. Dan mereka kira Indomie itu makanan mereka. Ada di Nigeria, di Turkiye, di Mesir. Jadi, we have to look for new market (kita harus mencari pasar baru)," ujar Prabowo dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).

Prabowo Panggil Gubernur BI dan Wamenperin di Tengah Gejolak Kurs dan Tarif Impor Trump

Prabowo Panggil Gubernur BI dan Wamenperin di Tengah Gejolak Kurs dan Tarif Impor Trump

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian Faisol Riza dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/4/2025).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Perry tiba lebih dulu sekitar pukul 14.34 WIB, disusul oleh Faisol Riza yang tiba sekitar pukul 15.15 WIB.

Sayangnya, Perry dan Faisol bungkam ketika ditanya mengenai apakah pertemuan bakal membahas tarif resiprokal atau tarif timbal balik AS dan kenaikan kurs rupiah terhadap dollar AS hingga mencapai Rp 17.000 per dollar AS.

Prabowo Soal Tarif Trump: Dia Ingin Membela Kepentingan Nasionalnya

Prabowo Soal Tarif Trump: Dia Ingin Membela Kepentingan Nasionalnya

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, menjadi hak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam menerapkan tarif resiprokal atau impor untuk 180 negara.

Sebab, Trump sebagai pemimpin AS tentu ingin membela kepentingan nasionalnya lewat kebijakannya tersebut.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam perbincangan bersama enam pemimpin redaksi di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

"Satu hal yang ingin saya sampaikan. Amerika sebenarnya punya hak karena dia ingin membela kepentingan nasional dia. Bayangkan negara-negara lain punya surplus 300 miliar dollar AS, 200 miliar dollar AS, 100 miliar dollar AS. Benar enggak? Kita ini termasuk surplus yang tidak terlalu besar, 18 miliar dollar AS," ujar Prabowo dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).

Seloroh Prabowo: Kadang-kadang Orang Pintar Enggak Jadi Apa-apa

Seloroh Prabowo: Kadang-kadang Orang Pintar Enggak Jadi Apa-apa

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto berseloroh bahwa terkadang banyak orang pintar yang justru tidak menjadi apa-apa.

Hal ini dikatakan Prabowo saat membahas sejumlah kebijakan di 130 hari pertama kepemimpinannya ketika berbincang dengan petani di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Ia menyebutkan, para menterinya sudah bekerja keras dan mengeluarkan kebijakan yang masuk akal meski para "pembantunya" itu bukan lulusan luar negeri.

"Saya menerima mandat Oktober 20, mungkin sekarang baru masuk bulan keenam. Tapi, dengan niat yang baik dari semua pihak, yang diberi amanat terhadap rakyat, dengan kebijakan yang masuk akal, bukan kebijakan yang perlu orang terlalu pintar," kata Prabowo, Senin, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Ekonom Minta Prabowo Tak Gegabah Sikapi Kebijakan Tarif Trump

Ekonom Minta Prabowo Tak Gegabah Sikapi Kebijakan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom meminta agar pemerintah tidak terburu-buru dan menebar janji yang berlebih dalam menegosiasikan kebijakan tarif resiprokal sebesar 32% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia.

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai pemerintah harus melakukan lobi yang konkret dan terukur dalam menyikapi tarif Trump. Negosiasi ini, kata dia, harus merupakan bagian dari strategi besar ekonomi Indonesia.

“Jangan terburu-buru dan overpromise, jangan sampai karena ingin membuat senang Trump, partner [mitra dagang] kita yang lain seperti India, China, Thailand, Jepang, hingga Korea Selatan merasa dianaktirikan, sehingga menimbulkan potensi masalah baru,” kata Samirin kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Prabowo Pamer Indonesia Bisa Surplus Telur: Negara Butuh Protein

Prabowo Pamer Indonesia Bisa Surplus Telur: Negara Butuh Protein

()

Bisnis.com, MAJALENGKA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti pencapaian penting Indonesia yang kini mampu mengekspor telur dan bahkan mengalami surplus telur, meskipun banyak negara besar kekurangan pangan.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri agenda penyerapan pengadaan gabah perum Bulog di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

“Sekarang harga telur turun, dan kita akan terus berupaya agar harga daging dan produk pangan lainnya dapat turun lagi sehingga rakyat Indonesia bisa menikmati protein dengan harga yang lebih terjangkau," ucapnya dalam forum tersebut.

Prabowo Janji Beri 1.000 Burung Hantu untuk Usir Hama Tikus

Prabowo Janji Beri 1.000 Burung Hantu untuk Usir Hama Tikus

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memberikan 1.000 ekor burung hantu untuk membantu petani mengusir hama tikus.

Janji ini disampaikan Prabowo usai dicurhati para petani Majalengka, Jawa Barat, soal maraknya hama tikus yang menyerang persawahan.

"Di daerah sini saya dapat laporan hama tikus yang sangat pelik masalahnya. Dan yang paling bagus sekarang katanya adalah burung hantu," kata Prabowo saat berbincang dengan gubernur dan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

RI jadi Target Tarif Trump dan Perang Dagang, Prabowo: Kita Hadapi dengan Gagah!

RI jadi Target Tarif Trump dan Perang Dagang, Prabowo: Kita Hadapi dengan Gagah!

()

Bisnis.com, MAJALENGKA – Presiden Prabowo Subianto mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, meskipun dunia tengah digoncang oleh perang dagang yang melibatkan negara-negara besar akibat kebijakan tarif impor Presiden AS Donald Trump. 

Meskipun Indonesia turut terkena dampak dari kebijakan tarif Trump, Prabowo menilai negara ini memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan tersebut.

"Mungkin sudah mendengar, seluruh dunia digoncang oleh banyak masalah. Di mana-mana. Perseteruan antara negara-negara besar. Yang terakhir, perang dagang, kita juga kena. Tapi kita tenang. Kita punya kekuatan, kita juga nanti akan berunding," ujar Prabowo usai usai menghadiri agenda penyerapan pengadaan gabah perum Bulog di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Prabowo Siap Berunding dengan AS soal Tarif Trump 32% untuk RI

Prabowo Siap Berunding dengan AS soal Tarif Trump 32% untuk RI

()

Bisnis.com, MAJALENGKA — Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal kebijakakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menetapkan tarif impor dan "resiprokal" kepada berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Meskipun Indonesia terdampak oleh kebijakan tarif yang dikenakan oleh Donald Trump, Prabowo mengaku pemerintahannya tetap tenang dan optimis.

"Seluruh dunia sedang digoncang oleh banyak masalah, termasuk perseteruan antara negara-negara besar. Perang dagang kita juga kena. Tapi kita tenang. Kita punya kekuatan dan kita akan berunding," ujarnya di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025).

Prabowo Bakal Berunding dengan AS Usai RI Kena Tarif Resiprokal 32 Persen

Prabowo Bakal Berunding dengan AS Usai RI Kena Tarif Resiprokal 32 Persen

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku bakal berunding dengan Amerika Serikat (AS) imbas pengenaan tarif resiprokal atau tarif timbal balik baru yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini.

Prabowo mengungkapkan, ia ingin hubungan yang baik dan adil.

"Kita punya kekuatan juga nanti akan berunding. Kita akan berunding dengan semua negara. Kita akan juga buka perundingan sama Amerika. Kita akan menyampaikan, kita ingin hubungan yang baik. Kita ingin hubungan yang adil. Kita ingin hubungan yang setara," kata Prabowo saat berbincang dengan gubernur dan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

Pemred Kompas Bongkar Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Demo Besar hingga Aparat Represif

Pemred Kompas Bongkar Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Demo Besar hingga Aparat Represif

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Kompas Sutta Dharmasaputra mengungkapkan, ada sejumlah isu terkini yang dibahas antara pemimpin redaksi (pemred) dengan Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, pertemuan dengan para pemred itu terlaksana pada Minggu (6/4/2025).

Sutta menuturkan, wawancara terbatas dengan Prabowo ini merupakan program Meet the Press, yang digagas oleh Prabowo sebagai tindak lanjut atas pertemuannya dengan sejumlah pemred beberapa waktu lalu.

Bertemu PM Malaysia, Prabowo Bahas Tarif Impor AS dan Bantuan untuk Myanmar

Bertemu PM Malaysia, Prabowo Bahas Tarif Impor AS dan Bantuan untuk Myanmar

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto membahas tarif resiprokal atau tarif timbal balik baru untuk impor Amerika Serikat (AS) dan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar saat bertemu Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (6/4/2025).

Isi pembicaraan itu disampaikan oleh Anwar Ibrahim melalui akun Instagramnya, dikutip Senin (7/4/2025).

Diketahui kebijakan tarif terbaru diumumkan Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025.

Trump menerapkan tarif minimal 10 persen terhadap semua impor barang dari seluruh dunia, dan Indonesia dikenakan tarif impor sebesar 32 persen.

Aspri Prabowo Minta Maaf Usai Dijemput di Bengkulu: Ini di Luar Dugaan

Aspri Prabowo Minta Maaf Usai Dijemput di Bengkulu: Ini di Luar Dugaan

()

ABU DHABI, KOMPAS.com - Asisten pribadi (aspri) Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman meminta maaf karena sampai dijemput oleh Prabowo di Bengkulu.

Agung menyampaikan, peristiwa penjemputan oleh Prabowo itu di luar dugaan dan mendadak.

"Saya Agung Surahman atas nama pribadi, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan masyarakat Bengkulu. Kejadian ini di luar dugaan saya. Ini sangat pribadi dan mendadak," ujar Agung kepada Kompas.com, Senin (7/4/2025).

Agung menjelaskan, Prabowo sebenarnya dijadwalkan pergi ke Malaysia untuk menemui PM Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (6/4/2025) malam.

Prabowo Jemput Aspri-nya yang Kehabisan Tiket di Bengkulu, Sebelum ke Malaysia

Prabowo Jemput Aspri-nya yang Kehabisan Tiket di Bengkulu, Sebelum ke Malaysia

()

ABU DHABI, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menjemput asisten pribadi (aspri-nya) atas nama Agung Surahman di Bengkulu pada Minggu (6/4/2025) kemarin.

Hal tersebut Prabowo lakukan saat hendak berkunjung ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu malam.

Adapun Agung sampai dijemput Prabowo karena dirinya kehabisan tiket pesawat untuk terbang ke Malaysia via Jakarta.

"Kejadian ini di luar dugaan saya. Ini sangat pribadi dan mendadak. Karena memang Bapak Presiden dijadwalkan berkunjung ke luar negeri Malaysia dan saya diminta untuk ikut mendampingi beliau," ujar Agung kepada Kompas.com, Senin (7/4/2025).

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

()

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah negara dari China hingga Uni Eropa telah merespons kebijakan tarif impor yang ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pekan lalu, Kementerian Keuangan China menyatakan akan mengenakan tarif balasan untuk semua produk AS mulai 10 April 2025. Dilansir Reuters pada Jumat (4/4/2025), Negeri Panda ini berencana mengenakan tarif tambahan sebesar 34% untuk semua produk asal AS.

Najwa Shihab: Prabowo Ditanya Teror Kepala Babi Tempo hingga RUU TNI Saat Bertemu di Hambalang

Najwa Shihab: Prabowo Ditanya Teror Kepala Babi Tempo hingga RUU TNI Saat Bertemu di Hambalang

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Founder Narasi Najwa Shihab buka-bukaan mengenai apa saja yang ditanyakan oleh para pemimpin redaksi (pemred) saat mereka bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

Najwa mengatakan, ada banyak sekali pertanyaan yang ditanyakan para jurnalis senior itu kepada Prabowo.

Malahan, kata dia, mereka bebas bertanya apa pun tanpa perlu menyerahkan daftar pertanyaan terlebih dahulu.

"Jadi betul-betul ini pertanyaannya, bahkan sesama jurnalis kita tidak tahu akan saling nanya apa. Jadi semua pertanyaan spontan, kita yang siapkan sendiri, tak perlu kirim list pertanyaan. Dan akhirnya yang ditanyakan beragam banget," ujar Najwa saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Efek Tarif Trump, Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai 5%

Efek Tarif Trump, Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai 5%

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan sulit mencapai level 5% akibat pengenaan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia.

Sebagaimana diketahui, tarif impor tersebut resmi diumumkan oleh Trump, Rabu (2/4/2025), waktu setempat. Seluruh negara diganjar tarif impor 10%, sedangkan beberapa negara seperti Indonesia turut dikenakan tarif resiprokal (reciprocal tariffs) lebih tinggi berdasarkan hambatan perdagangan dengan AS. Adapun, Indonesia dikenakan tarif impor bea masuk perdagangan sebesar 32%.