&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Pimpinan Komisi XIII Nilai Usulan Penghapusan SKCK Perlu Dipertimbangkan</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/pimpinan-komisi-xiii-nilai-usulan-penghapusan-skck-perlu-dipertimbangkan-57670/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 03:59:37 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/pimpinan-komisi-xiii-nilai-usulan-penghapusan-skck-perlu-dipertimbangkan-57670/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/CLeUDikVShMnf3UtZSjUlkI1TOg=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/03/26/67e3e1fd4378f.jpg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pariera menilai usulan Kementerian HAM menghapus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) perlu untuk dipertimbangkan.</p><p>"Penghapusan SKCK ini perlu menjadi pertimbangan," kata Andreas saat dihubungi, Senin (7/4/2025).</p><p>Dia menilai usulan ini positif atas dasar kemanusiaan dan menghilangkan stigma diskriminatif terhadap mantan narapidana.</p><p>Politikus PDI-P ini menyebut SKCK kerap menjadi penanda atau label yang diskriminatif bagi para narapidana sehingga menyulitkan mereka untuk kembali hidup normal.</p></description></item></channel></rss>