&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Diterjang Banjir dan Longsor, 28 Ton Padi di Bandung Barat Gagal Panen</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/diterjang-banjir-dan-longsor-28-ton-padi-di-bandung-barat-gagal-panen-ee07d/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 10:10:15 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/diterjang-banjir-dan-longsor-28-ton-padi-di-bandung-barat-gagal-panen-ee07d/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/v_EXT5aj-DCb1b_ucLakTZ_Uh5Y=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/07/67f376ce4aaf9.jpg" medium="image"/><description><p>BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Seluas 4 hektar lahan persawahan siap panen di Kampung Cikupa, Desa Sulamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, diterjang banjir.</p><p>Akibat banjir yang terjadi pada Minggu (6/4/2025) itu, para petani di Kampung Cikupa mengalami gagal panen yang diperkirakan mencapai 28 ton padi.</p><p>Camat Rongga, Ilman Suherlan, mengatakan bahwa banjir yang terjadi merendam 4 hektar lahan sawah yang siap panen.</p><p>"Kalau diperkirakan, 1 hektar biasa menghasilkan 7 ton padi. Maka jika 4 hektar ada sebanyak 28 ton yang tidak kepanen," ungkap Ilman saat dihubungi, Senin (7/4/2025).</p></description></item></channel></rss>