Tangerang Selatan

Hari Pertama Pemutihan Pajak, Transaksi di Samsat Ciputat Ditargetkan Rp 4 Miliar

Hari Pertama Pemutihan Pajak, Transaksi di Samsat Ciputat Ditargetkan Rp 4 Miliar

()

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Program pemutihan pajak kendaraan di wilayah Provinsi Banten, termasuk wilayah Tangerang mencatat lonjakan signifikan dalam transaksi.

Di hari pertama pelaksanaannya, Kamis (10/4/2025), total transaksi di Samsat Ciputat tercatat ditargetkan lebih dari Rp 4 miliar.

"Di sore hari pasti sangat besar, sekarang lebih dari Rp 4 miliar per hari ini," ujar Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Samsat Ciputat, Benny Pribadi saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Target pencapaian transaksi ini melihat antusiasme warga yang ingin memanfaatkan kesempatan pembebasan denda dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Hari Pertama Pemutihan, 3.000 Wajib Pajak Serbu Samsat Ciputat hingga Pukul 11.00 WIB WIB

Hari Pertama Pemutihan, 3.000 Wajib Pajak Serbu Samsat Ciputat hingga Pukul 11.00 WIB WIB

()

 

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Hari pertama pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan di Provinsi Banten disambut dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat.

Di Samsat Ciputat, Tangerang Selatan, lonjakan jumlah wajib pajak yang datang pada Kamis (10/4/2025) untuk memanfaatkan program ini mencapai ribuan.

“Biasanya sampai pukul setengah sebelas hanya 100 sampai 150 unit, sekarang sudah lebih dari 3.000,” ujar Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Samsat Ciputat, Benny Pribadi, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Benny mengatakan, data tersebut merupakan yang tercatat hingga pukul 11.00 WIB.

Pemkot Tangsel Akan Razia Pendatang Baru yang Tak Punya Keahlian

Pemkot Tangsel Akan Razia Pendatang Baru yang Tak Punya Keahlian

()

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar operasi yustisi untuk menyaring pendatang baru yang masuk ke wilayahnya pascalebaran 2025.

Operasi ini menyasar para pendatang baru yang tidak memiliki keahlian.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan, operasi yustisi akan dilakukan di sejumlah titik dengan melibatkan tim gabungan dari instansi pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kita akan gelar operasi yustisi yang sudah pernah kita lakukan pada tahun sebelumnya. Tentunya bersama dinas terkait dan melibatkan Polres dan Kejaksaan Tangsel,” ujar Pilar saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).

Banjir di Perumahan Maharta Tangsel, Warga: Kalau Boleh Nangis, Saya Nangis Batin

Banjir di Perumahan Maharta Tangsel, Warga: Kalau Boleh Nangis, Saya Nangis Batin

()

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Perumahan Maharta, Bambang (50) mengeluhkan banjir yang terjadi sebanyak tiga kali dalam satu bulan di Pondok Kacang, Tangerang Selatan (Tangsel).

"Kemarin selama puasa sudah dua kali banjir dan sama ini jadi tiga kali," ujar Bambang saat ditemui di lokasi, Senin (7/4/2025).

Dia yang sudah tinggal di Perumahan Maharta sejak 1991 menyebut banjir bukan lagi hal yang bisa dihitung jari.

Pasalnya setiap hujan turun, warga di perumahan tersebut selalu dilanda banjir dengan ketinggian yang bervariasi.