
Kepri Terancam Dampak Tarif AS, Kadin Khawatir Puluhan Ribu Pekerja Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA, KOMPAS.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyuarakan kekhawatiran serius atas dampak kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) terhadap industri di Kepulauan Riau (Kepri), khususnya sektor manufaktur Solar PV.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri dan Proyek Strategis Nasional, Akhmad Ma’ruf, menyatakan, Kepri yang menyumbang 25 persen ekspor langsung ke AS berisiko mengalami kerugian besar jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret.
Menurutnya, dari 26 perusahaan manufaktur Solar PV yang beroperasi di Kepri, ekspor ke AS mencapai 350 juta dolar AS per bulan dan menyerap 10.000 tenaga kerja langsung serta 30.000 tenaga kerja tidak langsung.