Tarif Impor

Trump Pertegas Sikap soal Tarif Impor AS, Indeks Dow Jones dan SP 500 Tergelincir

Trump Pertegas Sikap soal Tarif Impor AS, Indeks Dow Jones dan SP 500 Tergelincir

()

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Senin (7/4/2025) setelah Presiden AS Donald Trump mempertegas posisinya dengan bersikeras melanjutkan kebijakan tarif terhadap China, bahkan membuka kemungkinan kenaikan lebih lanjut.

Melansir Reuters, Selasa (8/4/2025), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 349,26 poin atau 0,91% ke 37.965,60. S&P 500 turun 0,23% ke 5.062,25, sementara Nasdaq justru naik tipis 0,10% ke 15.603,26.

Aksi jual mengguncang pasar sejak Trump mengumumkan tarif besar-besaran atas seluruh impor ke AS, termasuk beban lebih tinggi terhadap sejumlah mitra dagang utama.

Daftar Iming-Iming Prabowo pada Trump agar AS Turunkan Tarif Impor

Daftar Iming-Iming Prabowo pada Trump agar AS Turunkan Tarif Impor

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto rencananya akan menyampaikan sikap resmi mensikapi pengenaan tarif baru impor oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari ini, Selasa (8/4/2025).

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko, Senin (7/4/2025). Namun, di Majalengka di sela-sela panen raya, Prabowo sempat menyinggung sikap Indonesia terhadap kebijakan tarif Trump.

Prabowo mengaku tetap optimistis dengan kebijakan tarif impor itu. Menurutnya, pemerintah akan melakukan perundingan untuk memberikan keringanan tarif impor Amerika. “Kita tenang. Kita punya kekuatan dan kita akan berunding," ujarnya.

Investor Beralih ke Dolar saat Perang Dagang Makin Panas, Harga Emas Tergelincir

Investor Beralih ke Dolar saat Perang Dagang Makin Panas, Harga Emas Tergelincir

()

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas anjlok pada perdagangan Senin (7/4/2025) karena investor berbondong-bondong memilih dolar AS sebagai aset safe haven setelah kebijakan tarif besar-besaran dari Amerika Serikat memicu kekhawatiran akan resesi global.

Meski demikian, analis tetap percaya diri terhadap prospek emas di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.

Melansir Reuters, Selasa (8/4/2025), harga emas di pasar spot terpantau melemah 1,81% ke level US$2.982,49 per troy ounce, setelah sempat menyentuh titik terendah dalam empat pekan terakhir di US$2.955,89. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup turun 2% ke US$2.973,60.

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Tambahan Tarif 50% ke China

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Tambahan Tarif 50% ke China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 50% terhadap China, kecuali Beijing menarik tarif balasan sebesar 34% terhadap barang-barang AS.

Trump menuduh China melakukan tindakan balasan terhadap AS dengan mengenakan tarif tambahan sebesar 34%, yang dia gambarkan sebagai tarif yang telah memecahkan rekor, tarif non-moneter, subsidi ilegal terhadap perusahaan, dan manipulasi mata uang jangka panjang yang masif.

"Jika China tidak menarik kenaikan tarif sebesar 34% di atas pelanggaran perdagangan jangka panjang mereka paling lambat besok, 8 April 2025, Amerika Serikat akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50% terhadap China, yang akan berlaku mulai 9 April," tulis Trump di Truth Social, Senin (7/4/2025).

Beredar Kabar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

Beredar Kabar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

()

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah riuh rendah respons berbagai negara yang bakal terdampak tarif resiprokal Donald Trump, muncul kabar bahwa Presiden AS itu tengah mempertimbangkan untuk menunda penerapan aturan itu selama 90 hari. Gedung Putih segera merespons perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa berita itu tidaklah benar.

" [Itu] Berita palsu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, dikutip dari CNBC, Senin (7/4/2025).

Menurut kabar yang beredar, berita tersebut mengutip Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS.

Beredar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

Beredar Tarif Trump Ditunda 90 Hari, Ini Kata White House

()

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah riuh rendah respons berbagai negara yang bakal terdampak tarif resiprokal Donald Trump, muncul kabar bahwa Presiden AS itu tengah mempertimbangkan untuk menunda penerapan aturan itu selama 90 hari. Gedung Putih segera merespons perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa berita itu tidaklah benar.

" [Itu] Berita palsu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, dikutip dari CNBC, Senin (7/4/2025).

Menurut kabar yang beredar, berita tersebut mengutip Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS.

Morgan Stanley Downgrade Sektor Perbankan AS saat Risiko Resesi Meningkat

Morgan Stanley Downgrade Sektor Perbankan AS saat Risiko Resesi Meningkat

()

Bisnis.com, JAKARTA - Analis Morgan Stanley memangkas pandangan terhadap bank besar dan menengah Amerika Serikat (AS) di tengah prediksi tarif Presiden Donald Trump meningkatkan risiko resesi dan semakin melemahkan aktivitas pasar modal.

Dilansir Bloomberg pada Senin (7/4/2025), analis Morgan Stanley memangkas pandangan terhadap sektor perbankan AS dari atraktif ke in-line, berdasarkan catatan bertanggal 7 April 2025.

Analis Morgan Stanley juga memangkas pandangan sektor mereka terhadap industri penasihat keuangan dan saham keuangan konsumen.

Sri Mulyani, Airlangga dkk Rapat Bersama Prabowo, Ini yang Dibahas

Sri Mulyani, Airlangga dkk Rapat Bersama Prabowo, Ini yang Dibahas

()

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta sejumlah menteri bidang ekonomi lain melakukan rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Senin (7/4/2025). Hal tersebut dibagikan Sri Mulyani pada unggahannya di akun Instagram pribadinya @smindrawati.

"Senin siang-sore ini rapat di lstana Merdeka bersama Presiden @prabowo membahas perkembangan terkini dan strategi perkuatan ekonomi Indonesia sebagai usaha bersama menjaga masyarakat dan memperkuat resiliensi Indonesia dari gejolak dan persaingan global," kata Sri Mulyani pada caption unggahan tersebut.

RI Bakal Impor Kapas Cs, Ekonom: Bisa Kurangi Gap Defisit AS

RI Bakal Impor Kapas Cs, Ekonom: Bisa Kurangi Gap Defisit AS

()

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menuturkan langkah pemerintah dengan mengimpor minyak dan gas (migas), kapas, hingga gandum dari Amerika Serikat (AS) merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi jarak (gap) defisit neraca perdagangan dengan Negeri Paman Sam.

Seperti diketahui, langkah yang diambil pemerintah ini untuk menegosiasikan kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal 32% yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk Indonesia.

“Ini langkah yang tepat, apalagi kita memang butuh kapas, migas, dan gandum,” kata Samirin kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Efek Tarif Trump: Industri Perikanan Terancam Bangkrut hingga PHK Massal

Efek Tarif Trump: Industri Perikanan Terancam Bangkrut hingga PHK Massal

()

Bisnis.com, JAKARTA – Industri perikanan Tanah Air terancam gulung tikar imbas kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Jutaan orang di sektor ini juga terancam kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK massal akibat kebijakan tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyampaikan, tarif yang ditetapkan Trump sangat membebani pelaku usaha di sektor perikanan. Pasalnya, margin dari industri pengolahan perikanan maupun eksportir perikanan di bawah 5%. 

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

()

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sejumlah grup investor disebut mulai khawatir terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia baru akan kembali dimulai pada besok, Selasa (8/4/2025), usai libur panjang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data terakhir, IHSG saat ini bertengger di level 6.510,62 atau melemah 8,04% year to date (YtD). 

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI), Reza Priyambada, mengatakan bahwa ada sejumlah pihak yang memprediksi IHSG berpotensi terkena auto reject bawah hingga terjadi penghentian sementara perdagangan alias trading halt.

API Duga Marak Produk Ilegal jadi Pemicu RI Kena Tarif Resiprokal AS

API Duga Marak Produk Ilegal jadi Pemicu RI Kena Tarif Resiprokal AS

()

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai pengenaan tarif impor resiprokal Amerika Serikat (AS) ke Indonesia sebesar 32% juga dipicu oleh polemik barang ilegal di pasar Indonesia. Hal ini juga menyangkut pelanggaran intellectual property (IP) atau proteksi terhadap hak paten dan brand tertentu. 

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa mengatakan, pihak AS juga komplain dan menggarisbawahi masalah banjir produk ilegal tersebut. Untuk itu, pelaku usaha tekstil meminta pemerintah segera memberantas produk-produk yang tak sesuai ketentuan. 

Prabowo Sebut Tarif Trump Berpotensi Berdampak ke Industri Padat Karya

Prabowo Sebut Tarif Trump Berpotensi Berdampak ke Industri Padat Karya

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto angkah bicara terkait tarif impor yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Menurutnya, salah satu yang berpotensi terdampak oleh kebijakan tersebut adalah industri padat karya dalam negeri.

Hal tersebut diungkapkannya dalam perbincangan dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediaman pribadi Prabowo, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).

"Nanti mungkin kita akan mengalami dampak yang berat, terutama yang bisa kena (dampak) adalah industri tekstil, sepatu, garmen, dan furnitur. Ini berat karena ini padat karya," ujar Prabowo, dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).

Pengusaha Konveksi Ketar-ketir, 25% Ekspor Pakaian Jadi ke AS Terancam

Pengusaha Konveksi Ketar-ketir, 25% Ekspor Pakaian Jadi ke AS Terancam

()

Bisnis.com, JAKARTA — Industri kecil dan menengah (IKM) sektor pakaian jadi juga turut terancam kebijakan tarif impor tinggi Amerika Serikat (AS) yang diberlakukan atas produk asal Indonesia sebesar 32%. 

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman mengatakan, sebanyak 25% pelaku usaha sudah melakukan ekspor ke AS dalam beberapa waktu terakhir. 

“Bisa terjadi dua-duanya [ekspor turun atau tidak lagi ekspor] mengingat selain biaya produksi membengkak dengan adanya pajak naik ditambah tarif masuk Amerika 32% berat bagi pelaku usaha,” kata Nandi kepada Bisnis, Senin (7/4/2025). 

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dari kebijakan tarif impor AS. Dana asing pun diramal akan berlanjut lari dari pasar saham Indonesia pada kuartal II/2025.

Pasar saham Indonesia mencatatkan capital outflow atau larinya dana asing dengan deras sepanjang kuartal I/2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai jual bersih atau net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai sebesar Rp29,92 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Terdapat sejumlah saham yang banyak dijual oleh asing, terutama bank jumbo atau kelompok bank dengan modal inti (KBMI) IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) misalnya mencatatkan net sell asing sebesar Rp10,4 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Prabowo Akui Tarif Impor Trump Akan Berdampak Berat ke Indonesia: Kita Harus Berani Cari Pasar Baru

Prabowo Akui Tarif Impor Trump Akan Berdampak Berat ke Indonesia: Kita Harus Berani Cari Pasar Baru

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengakui kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal tarif impor akan berdampak ke Indonesia.

Bahkan, Kepala Negara memprediksi Indonesia bisa terdampak berat, khususnya di sektor industri tekstil, garmen, hingga furnitur.

“Ya masalah Trump ini akan, kita harus lihat nanti. Mungkin kita akan mengalami dampak yang berat mungkin,” kata Prabowo saat diwawancara enam pemimpin redaksi media di Hambalang, Jawa Barat, 4 April 2025, dikutip dari YouTube Harian Kompas.

Masukan Pengamat soal Stimulus Perbankan di Tengah Perang Dagang  Pelemahan Rupiah

Masukan Pengamat soal Stimulus Perbankan di Tengah Perang Dagang Pelemahan Rupiah

()

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dinilai perlu memberikan stimulus pada sektor perbankan di tengah gejolak kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran Arianto Muditomo menyebut pemerintah sebaiknya mempertimbangkan pemberian stimulus yang bersifat selektif dan strategis untuk menjaga stabilitas sektor perbankan, yang merupakan tulang punggung sistem keuangan nasional. 

"Stimulus yang tepat bukan dalam bentuk bailout langsung, melainkan melalui dukungan likuiditas, insentif fiskal, dan stabilisasi makroekonomi," kata Arianto saat dihubungi, Senin (7/4/2025).

Efek Tarif Trump, Pengusaha Perikanan Teriak Banyak Buyer Batalkan Kontrak

Efek Tarif Trump, Pengusaha Perikanan Teriak Banyak Buyer Batalkan Kontrak

()

Bisnis.com, JAKARTA – Kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sudah mulai terasa di sektor perikanan Tanah Air.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyampaikan, beberapa buyer sudah membatalkan kontraknya imbas kebijakan tarif Trump.

“Bisa saya informasikan di sini beberapa buyer juga sudah meng-cancel kontraknya, karena tarif yang seperti itu,” kata Budhi kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Budhi juga mengungkap, sejumlah buyer meminta untuk menunda proses pengapalan meski telah menandatangani kontrak. 

Nego Tarif Trump, RI Pertimbangkan Relaksasi TKDN

Nego Tarif Trump, RI Pertimbangkan Relaksasi TKDN

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah disebut tengah mengkaji sejumlah usulan sebagai penawar untuk menghadapi pengenaan tarif impor resiprokal Amerika Serikat (AS) sebesar 32% terhadap barang asal Indonesia. Adapun, salah satu yang akan dinegosiasikan yaitu relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN). 

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, usulan relaksasi TKDN khususnya atas permintaan produk information and communication technologies (ICT). 

“[Relaksasi TKDN] iya masih dalam kajian, jadi sebelum itu resmi disampaikan pada pihak AS tentu belum bisa diumumkan,” kata Faisol kepada wartawan di Kantor Kementerian Perekonomian, Senin (7/4/2025). 

RI Kebut Perundingan IEU-CEPA, Siasat Hadapi Tarif Trump?

RI Kebut Perundingan IEU-CEPA, Siasat Hadapi Tarif Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mempercepat perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia—European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) pada Juni 2025.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan perundingan IEU-CEPA akan diusahakan untuk segera rampung pada semester I/2025 mendatang.

“IEU-CEPA dipercepat. Tadi kan disepakati juga agar segera diselesaikan,” kata Budi saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/4/2025).

Budi menuturkan langkah percepatan ini seiring dengan upaya pemerintah guna memiliki diversifikasi pasar baru untuk menggenjot peluang ekspor Indonesia.

Perang Tarif Berkobar, Pengamat Ungkap Dampak ke Bisnis Perbankan

Perang Tarif Berkobar, Pengamat Ungkap Dampak ke Bisnis Perbankan

()

Bisnis.com, JAKARTA - Sektor perbankan akan merasakan dampak negatif dari kombinasi sentimen kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran, Arianto Muditomo menyebut, dampak kebijakan tarif Trump dan pelemahan rupiah terhadap bisnis perbankan di Indonesia dapat terlihat dari meningkatnya volatilitas nilai tukar serta tekanan terhadap stabilitas makroekonomi.

Dia menjelaskan, kebijakan tarif Trump yang bersifat proteksionis memicu ketegangan dagang global, terutama antara AS dan China. Hal tersebut menyebabkan arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Ekspor CPO RI Bisa Terimbas Tarif Trump, Ekonom Desak Kemendag Rampungkan IEU-CEPA

Ekspor CPO RI Bisa Terimbas Tarif Trump, Ekonom Desak Kemendag Rampungkan IEU-CEPA

()

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom mendesak agar pemerintah segera merampungkan perundingan perdagangan Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) imbas dari adanya kebijakan tarif impor resiprokal sebesar 32% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.

Pasalnya, komoditas ekspor unggulan Indonesia ke AS, seperti minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya dapat terdampak. 

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menuturkan bahwa AS merupakan negara tujuan ekspor CPO kelima terpenting, meski dari sisi nilai bukanlah yang terbesar. 

PREMIUM WRAP UP: Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

PREMIUM WRAP UP: Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Simak ulasan mulai dari nasib harga emas setelah Lebaran 2025, borong bitcoin, cuan Lo Kheng Hong, kurs dolar hari ini, hingga kebijakan tarif Donald Trump.

Pembeli emas Antam yang masih boncos meski pergerakan harga emas sempat menyentuh rekor baru pada momen Lebaran 2025.

Baca selengkapnya di sini

Bitcoin diproyeksi dapat berfluktuasi dan turun ke level terendahnya hingga US$75.000 akibat perang dagang kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Baca selengkapnya di sini

PREMIUM WRAP UP: Nasib Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

PREMIUM WRAP UP: Nasib Harga Emas, Bitcoin, Cuan Lo Kheng Hong, Tarif Trump Bank Sentral China

()

Bisnis.com, JAKARTA — Simak ulasan mulai dari nasib harga emas setelah Lebaran 2025, borong bitcoin, cuan Lo Kheng Hong, kurs dolar hari ini, hingga kebijakan tarif Donald Trump.

Pembeli emas Antam yang masih boncos meski pergerakan harga emas sempat menyentuh rekor baru pada momen Lebaran 2025.

Baca selengkapnya di sini

Bitcoin diproyeksi dapat berfluktuasi dan turun ke level terendahnya hingga US$75.000 akibat perang dagang kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Baca selengkapnya di sini

50 Negara Rayu AS soal Kebijakan Tarif, Bakal Dikabulkan Trump?

50 Negara Rayu AS soal Kebijakan Tarif, Bakal Dikabulkan Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA – Lebih dari 50 negara dilaporkan telah mencoba melakukan lobi hingga negosiasi dengan Amerika Serikat terkait dengan kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal yang telah diputuskan oleh Presiden Donald Trump.

Melansir Al-Jazeera, Senin (7/4/2025) usai keputusan penetapan tarif timbal balik tersebut, harga saham AS dilaporkan telah turun hingga US$6 triliun. Alhasil, hingga saat ini kebijakan tersebut masih memicu kekhawatiran akan potensi kemerosotan ekonomi. 

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengungkapkan bahwa lebih dari 50 negara telah memulai negosiasi dengan AS sejak tarif Trump diumumkan pada hari Rabu, tetapi tidak mengungkapkan negara-negara yang terlibat.

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Banjir Produk Impor Imbas Kebijakan Tarif Trump

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Banjir Produk Impor Imbas Kebijakan Tarif Trump

()

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir meminta pemerintah segera mengantisipasi masuknya produk asing secara besar-besaran ke Indonesia, menyusul kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 2 April 2025.

Adies menilai, kebijakan tarif baru yang diterapkan Pemerintahan Donald Trump tersebut dapat memicu babak baru perang dagang global, dan Indonesia termasuk salah satu dari 180 negara yang berpotensi terdampak.

“Pemerintah perlu merumuskan langkah antisipatif jangka pendek untuk mencegah terjadinya spill over atau membanjirnya berbagai produk-produk asing ke Indonesia dari negara-negara yang terdampak kebijakan tarif resiprokal AS,” ujar Adies dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/4/2025).

Menko Ekonomi, Menkeu, dan Menlu Bakal Terbang ke AS, Nego Tarif Trump

Menko Ekonomi, Menkeu, dan Menlu Bakal Terbang ke AS, Nego Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga menteri Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan terbang ke Amerika Serikat untuk menegosiasikan kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.

Tiga menteri tersebut yaitu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

"Timnya ini kan total football ya. Jadi, semuanya, tapi lead-nya [pemimpinnya] kan Pak Menko dan juga terutama Menlu. Jadi Menlu, Menko, dan juga Menteri Keuangan," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2025).

Gapki Waswas Potensi Ekspor CPO RI ke AS Diambil Alih Malaysia  Amerika Latin

Gapki Waswas Potensi Ekspor CPO RI ke AS Diambil Alih Malaysia Amerika Latin

()

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mewanti-wanti potensi ekspor sawit atau crude palm oil (CPO) Indonesia ke Amerika Serikat diambil alih oleh negara lain seperti Malaysia dan Amerika Latin. 

Kekhawatiran tersebut dipicu tingginya tarif impor resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat (AS) ke Indonesia sebesar 32%, sementara tarif yang dikenakan untuk komoditas asal Malaysia 24%. 

Ketua Umum Gapki Eddy Martono mengatakan, Indonesia saat ini menguasai pangsa pasar ekspor CPO ke AS sebesar 89%. Kebijakan tarif tinggi ke AS dapat memengaruhi kinerja ekspor CPO secara signifikan. 

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

Prospek Saham Perbankan usai Libur Lebaran, Bakal Terimbas Tarif Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Saham perbankan berpotensi menjadi sektor paling fluktuatif pada perdagangan usai periode libur panjang Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Dinamika perekonomian global seperti kebijakan tarif resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai menjadi salah satu sentimen yang berpengaruh.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyebut bahwa pergerakan saham perbankan cenderung masih berada dalam tren sideways alias tidak menunjukkan tren tertentu. 

“Kalaupun nanti secara teknikal pergerakan saham perbankan ternyata secara trennya masih sideways, berarti otomatis masih ada harapan bahwasanya fase akumulasi juga bisa terbentuk. Sentimen terkait efek tarif resiprokal AS itu menurut saya hanya bersifat temporer,” katanya kepada Bisnis, Senin (7/4/2025).

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini kekuatan fundamental Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi, setelah adanya tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi jelang dibukanya pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025).

Keyakinan Prabowo akan kekuatan Indonesia itu disampaikan dalam pertemuannya dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).