Tarif Impor

Indonesia Disandera Kebijakan Tarif Trump, AS Minta Penyesuaian TKDN

Indonesia Disandera Kebijakan Tarif Trump, AS Minta Penyesuaian TKDN

()

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta Indonesia untuk menyesuaikan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Permintaan tersebut merupakan bagian dari negosiasi, seiring dengan masuknya Indonesia dalam daftar negara yang dikerek biaya tarifnya oleh AS.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza, dalam Sosialisasi dan Masukan Asosiasi Usaha terhadap Penerapan Tarif Perdagangan Baru AS terhadap Negara Mitra, sebagaimana dipantau Bisnis melalui Zoom, Senin (7/4/2025).

“Mengenai TKDN, permintaan pemerintah AS untuk menyesuaikan TKDN,” kata Faisol, Senin (7/4/2025).

Bertemu PM Malaysia, Prabowo Bahas Tarif Impor AS dan Bantuan untuk Myanmar

Bertemu PM Malaysia, Prabowo Bahas Tarif Impor AS dan Bantuan untuk Myanmar

()

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto membahas tarif resiprokal atau tarif timbal balik baru untuk impor Amerika Serikat (AS) dan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar saat bertemu Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (6/4/2025).

Isi pembicaraan itu disampaikan oleh Anwar Ibrahim melalui akun Instagramnya, dikutip Senin (7/4/2025).

Diketahui kebijakan tarif terbaru diumumkan Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025.

Trump menerapkan tarif minimal 10 persen terhadap semua impor barang dari seluruh dunia, dan Indonesia dikenakan tarif impor sebesar 32 persen.

Bahas Tarif Trump, Mendag Merapat ke Kantor Menko Airlangga

Bahas Tarif Trump, Mendag Merapat ke Kantor Menko Airlangga

()

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso terpantau menyambangi kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian untuk melakukan sosialiasi penerapan tarif perdagangan baru Amerika Serikat (AS) ke Indonesia pada Senin (7/4/2025).

Untuk diketahui, Indonesia dikenai tarif resiprokal sebesar 32% dari AS. Tarif tersebut akan mulai berlaku pada 9 April 2025.

Berdasarkan pantauan Bisnis, Mendag Budi Santoso memasuki lobi Kemenko Perekonomian mengenakan baju batik lengan panjang pada pukul 09.50 WIB. Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag Fajarini Puntodewi.

Menpar Sebut Pariwisata Jadi Alat Pertahanan Ekonomi di Tengah Kebijakan Tarif Trump

Menpar Sebut Pariwisata Jadi Alat Pertahanan Ekonomi di Tengah Kebijakan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebut sektor pariwisata dapat menjadi alat pertahanan ekonomi nasional dalam menghadapi kebijakan fair reciprocal plan atau tarif imbal balik yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan, sektor pariwisata merupakan bentuk ekspor jasa yang tidak terganggu oleh kebijakan tarif dagang AS.

“Ketika ekspor barang terkena tarif tinggi, kita harus melihat sektor lain yang bisa menjadi penyeimbang. Pariwisata adalah bentuk ekspor jasa yang tidak terganggu oleh kebijakan tarif dagang,” kata Widiyanti dalam keterangannya, dikutip Senin (7/4/2025).

Saham Global Anjlok Imbas Tarif Trump, China: Pasar Telah Berbicara

Saham Global Anjlok Imbas Tarif Trump, China: Pasar Telah Berbicara

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah China mengungkapkan pasar saham global anjlok akibat dari kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.

Dilansir Channel News Asia dikutip Senin (7/5/2025), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyampaikan bahwa pasar telah merespons kebijakan Trump tersebut.

"Pasar telah berbicara," ujar Guo Jiakun.

Guo juga menuturkan bahwa respons pasar tersebut itu berkaitan dengan tindakan balasan China dan pernyataan Trump yang menyatakan tidak akan mengubah kebijakan tarif tersebut.

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

()

Para Pemimpin Negara yang Sigap Respons Tarif Trump, Bagaimana Indonesia?

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah negara dari China hingga Uni Eropa telah merespons kebijakan tarif impor yang ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pekan lalu, Kementerian Keuangan China menyatakan akan mengenakan tarif balasan untuk semua produk AS mulai 10 April 2025. Dilansir Reuters pada Jumat (4/4/2025), Negeri Panda ini berencana mengenakan tarif tambahan sebesar 34% untuk semua produk asal AS.

Kurs Dolar AS di BCA hingga BNI Nyaris Sentuh Rp17.000 usai Libur Lebaran

Kurs Dolar AS di BCA hingga BNI Nyaris Sentuh Rp17.000 usai Libur Lebaran

()

Bisnis com, JAKARTA – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di sejumlah bank mulai mendekati level Rp17.000 pada hari ini, Senin (7/4/2025) atau usai libur Lebaran 2025.

Kondisi itu tecermin dari nilai tukar rupiah di bank-bank seperti BCA, BRI, BNI, hingga OCBC. Bank-bank tersebut masih melayani transaksi valuta asing melalui kanal elektronik di tengah penyesuaian operasional selama libur Idulfitri 1446 Hijriah.

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.35 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.600 dan harga jual sebesar Rp16.995 berdasarkan e-rate.

Bitcoin Terjun Bebas ke US$77.000 Terseret Guncangan Tarif Trump

Bitcoin Terjun Bebas ke US$77.000 Terseret Guncangan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA – Bitcoin membuka pekan dengan kejatuhan tajam di pasar Asia, mencerminkan meningkatnya sentimen penghindaran risiko di seluruh pasar global.

Melansir Bloomberg, Senin (7/4/2025), harga Bitcoin sempat merosot sekitar 7% ke US$77.077. Sementara itu, mata uang kripto terbesar kedua, Ether, merosot hingga menyentuh US$1.538, level terendah sejak Oktober 2023, sebelum keduanya akhirnya memangkas sebagian kerugian.

Aksi jual ini terjadi bersamaan dengan eskalasi kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, yang telah menghapus nilai triliunan dolar dari bursa saham AS. Indeks saham berjangka AS melemah tajam, dan penguatan yen menambah bukti gejolak yang melanda pasar keuangan global.

Menko Airlangga Kumpulkan Pelaku Industri Hari Ini, Dikejar Waktu Nego Tarif Trump

Menko Airlangga Kumpulkan Pelaku Industri Hari Ini, Dikejar Waktu Nego Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump akan menerapkan tarif bea masuk 32% ke produk impor asal Indonesia pada 9 April 3025. Dikejar waktu sebelum berlaku, pemerintah ingin meminta masukan para pelaku usaha sebagai bahan pertimbangan negosiasi tarif Trump ke pemerintah AS.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah tidak akan mengambil langkah untuk membalas Trump dengan tarif resiprokal atau tarif balasan. Pemerintah, sambungnya, akan memilih jalur diplomasi dan negosiasi untuk mencari solusi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Bursa Jepang Memerah Akibat Tarif Trump, Indeks Topix dan Nikkei Terjun Bebas

Bursa Jepang Memerah Akibat Tarif Trump, Indeks Topix dan Nikkei Terjun Bebas

()

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Jepang anjlok pada awal pekan ini sebagai reaksi pasar atas pemberlakuan tarif impor dari Amerika Serikat ke sejumlah negara mitra. Indeks Nikkei dan Topix anjlok sementara yen terpantau reli.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix sempat ambrol hingga 9,6% atau ke level terendahnya sejak Agustus 2024. Sementara itu, saham blue chip di indeks Nikkei terjun bebas ke level paling bawah sejak Oktober 2023.

Selain Jepang, indeks saham di bursa Asia lainnya juga terpantau loyo. Indeks Hang Seng di Hong Kong tergerus 9,3% dan indeks Shanghai Composite di China jatuh 4,5%. Sementara itu, bursa Taiwan mengalami kejatuhan paling parah dengan penurunan hampir 10%.

Taiwan Putuskan Tak Balas Tarif AS, Siap Kucurkan Investasi Besar-besaran

Taiwan Putuskan Tak Balas Tarif AS, Siap Kucurkan Investasi Besar-besaran

()

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan kesiapan negaranya untuk membuka pembicaraan dagang dengan Amerika Serikat dengan tawaran nol tarif.

Alih-alih membalas kebijakan tarif AS dengan langkah serupa, Lai memilih jalur damai dengan menghapus hambatan dagang demi memperkuat hubungan ekonomi dan meningkatkan investasi Taiwan di negeri Paman Sam.

Langkah ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menetapkan kebijakan tarif impor secara luas, termasuk bagi Taiwan yang saat ini menikmati surplus perdagangan besar dengan AS dan menghadapi tarif hingga 32% atas produknya.

Ramalan Nasib Bitcoin Cs Setelah Trump Terapkan Tarif Impor

Ramalan Nasib Bitcoin Cs Setelah Trump Terapkan Tarif Impor

()

Bisnis.com, JAKARTA — Harga aset kripto seperti Bitcoin melorot tajam imbas kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. 

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin pada perdagangan hari ini Senin (7/4/2025) turun 5,92% dalam 24 jam terakhir ke level US$77.407 per koin. Harga Bitcoin sudah turun 7,18% dalam sepekan perdagangan terakhir.

Kemudian, harga Ethereum turun 12,92% ke level US$1.570,65 per koin pada perdagangan hari ini. Harga Ethereum juga ambles 13,07% dalam sepekan.

Ikuti Jejak China dan Kanada, Uni Eropa Siap Bersatu Balas Tarif Trump

Ikuti Jejak China dan Kanada, Uni Eropa Siap Bersatu Balas Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Negara-negara Uni Eropa dikabarkan akan bersatu dengan membuat front persatuan dalam beberapa hari mendatang untuk melawan tarif impor yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump.

Uni Eropa kemungkinan akan menyetujui serangkaian tindakan balasan yang ditargetkan untuk impor AS senilai $28 miliar, mulai dari benang gigi (dental floss) hingga berlian.

Jika hal tersebut terjadi maka Uni Eropa akan bergabung dengan China dan Kanada dalam memberlakukan tarif pembalasan terhadap AS dalam eskalasi awal yang dikhawatirkan beberapa pihak akan menjadi perang dagang global, membuat barang-barang menjadi lebih mahal bagi miliaran konsumen dan mendorong ekonomi di seluruh dunia ke dalam resesi.

Atur Strategi Pelaku Industri Hadapi Kebijakan Tarif Trump

Atur Strategi Pelaku Industri Hadapi Kebijakan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan tarif resiprokal atau imbal balik yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam stabilitas sektor manufaktur Indonesia.

Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional dan menjaga daya tahan ekonomi dalam negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun bakal memanggil pelaku industri untuk membahas tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump pada hari ini, Senin (7/4/2025).

Airlangga mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan wadah bagi pelaku usaha yang ingin memberikan masukan terhadap pemerintah terkait kebijakan AS tersebut.

Penjualan Wine Italia ke AS Makin Suram Buntut Kebijakan Tarif Trump

Penjualan Wine Italia ke AS Makin Suram Buntut Kebijakan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pengusaha mengungkapkan prospek penjualan wine Italia ke Amerika Serikat (AS) semakin suram imbas penerapan tarif impor atau tarif resiprokal 20% kepada Uni Eropa (UE).

Dengan kata lain, penjualan Prosecco, Brunello di Montalcino, dan anggur Italia lainnya terancam.

Produsen Italia dan importir AS mengatakan bahwa kebijakan resiprokal oleh Presiden AS Donald Trump bisa memukul bisnis mereka.

Padahal, Italia mengekspor lebih banyak wine ke AS daripada negara lain mana pun. Tahun lalu, negara itu menjual anggur, minuman beralkohol, dan cuka senilai 2 miliar euro ke pasar AS.

Lebih dari 50 Negara Minta Negosiasi Tarif Trump ke Gedung Putih, Ada Indonesia?

Lebih dari 50 Negara Minta Negosiasi Tarif Trump ke Gedung Putih, Ada Indonesia?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Penasihat Donald Trump menyatakan bahwa lebih dari 50 negara telah menghubungi Gedung Putih untuk memulai perundingan atas tarif impor Trump.

Dilansir dari Reuters, hal tersebut disampaikan oleh Direktur Dewan Ekonomi Nasional Amerika Serikat (AS) Kevin Hasset dalam wawancara dengan ABC News pada Minggu (6/4/2025).

Hasset membantah bahwa kebijakan tarif impor dari Presiden AS Donald Trump sebagai cara tidak langsung untuk menekan bank sentral, yakni Federal Reserve alias The Fed, agar memangkas suku bunga.

Investor Ancang-Ancang Pasar Saham China Jeblok pada Senin Kelabu

Investor Ancang-Ancang Pasar Saham China Jeblok pada Senin Kelabu

()

Bisnis.com, JAKARTA — Investor China bersiap untuk menghadapi perdagangan saham yang suram pada Senin (7/4/2025) setelah kembali dari masa libur akhir pekan. Balasan China atas kebijakan tarif impor Amerika Serikat diproyeksikan membuat pasar terguncang.

Dilansir dari Bloomberg, indeks saham China yang terdaftar di AS telah anjlok 8,9% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (4/4/2025). Penurunan tersebut menjadi yang terbesar sejak Oktober 2022.

Penurunan yang sama besarnya terjadi pada saham lokal yang dapat membuat beberapa indeks saham China, seperti Hang Seng China Enterprises Index mengalami koreksi teknis, dan dalam beberapa kasus mendekati kondisi pasar yang melemah. Kondisi tersebut akan mengakhiri pemulihan yang baru menggeliat.

Industri Komponen Otomotif Minta Pemerintah Perkuat Strategi Dagang untuk Hadapi Tarif Trump

Industri Komponen Otomotif Minta Pemerintah Perkuat Strategi Dagang untuk Hadapi Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) menyampaikan kekhawatiran atas dampak kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap industri komponen otomotif nasional.

Sekjen GIAMM Rachmat Basuki menilai perlu adanya langkah strategis pemerintah dalam menyikapi situasi ini. Mengingat, ekspor komponen otomotif Indonesia ke Amerika Serikat saat ini menempati posisi kedua terbesar setelah Jepang.

“Ini tentu berdampak besar bagi industri kita, karena sebelumnya tarif masuk ke AS relatif kecil. Sementara produk Amerika yang masuk ke Indonesia dikenakan tarif yang jauh lebih tinggi," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (6/4/2025).

25% Ekspor Batam Menuju ke AS, BP Batam Putar Otak

25% Ekspor Batam Menuju ke AS, BP Batam Putar Otak

()

Bisnis.com, BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mengantisipasi dampak dari pemberlakuan tarif timbal balik Presiden Amerika Serikat Donald  Trump. 25% Ekspor Batam saat ini menuju ke negeri Paman Sam. 

Indonesia termasuk dalam negara yang terkena kebijakan tarif timbal balik sebesar 32%, yang diprediksi akan memberikan tekanan berat pada perekonomian Batam.

Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis mengatakan pemberlakuan tarif sebesar 32% untuk barang impor-ekspor tentu menjadi kendala bagi neraca perdagangan Indonesia khususnya Batam.

Bahas Tarif Impor Trump, Airlangga Bakal Panggil Pelaku Industri Besok

Bahas Tarif Impor Trump, Airlangga Bakal Panggil Pelaku Industri Besok

()

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal memanggil pelaku industri untuk membahas tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump besok, Senin (7/4/2025).

Airlangga mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan wadah bagi pelaku usaha yang ingin memberikan masukan terhadap pemerintah terkait kebijakan AS tersebut.

“Besok seluruh industri akan diundang untuk mendapatkan masukan terkait dengan ekspor mereka dan juga terkait dengan hal-hal yang perlu kita jaga terutama sektor padat karya,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Minggu (6/4/2025).

AS Kasih Tenggat hingga 9 April ke RI untuk Negosiasi Kebijakan Tarif Trump

AS Kasih Tenggat hingga 9 April ke RI untuk Negosiasi Kebijakan Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku telah ditenggat untuk mengungkap langkah Indonesia terkait dengan kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat hingga Rabu (9/4/2025).

Airlangga menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan United States Trade Representative (USTR), U.S. Chamber of Commerce, dan negara mitra lainnya untuk membahas persoalan tersebut.

"Kita dikenakan waktu yang sangat singkat, yaitu 9 April, diminta untuk merespons. Indonesia menyiapkan rencana aksi dengan memperhatikan beberapa hal, termasuk impor dan investasi dari Amerika Serikat,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Minggu (6/4/2025).

Pengusaha Pulp dan Kertas RI Cemas Daya Saing Anjlok Imbas Tarif Trump

Pengusaha Pulp dan Kertas RI Cemas Daya Saing Anjlok Imbas Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengkhawatirkan penurunan daya saing produk kertas lokal akibat kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menerapkan tarif Bea Masuk Impor (BMI) ke AS sebesar 32% untuk barang asal Indonesia. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor kertas (kode HS 48) ke AS sebesar US$425 juta pada 2024 atau lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$318,90 juta. 

Ketua Umum APKI, Liana Bratasida mengatakan pihaknya tengah menyoroti dampak kebijakan tarif tinggi ke AS tersebut terhadap kinerja ekspor sektor pulp dan kertas. Dia meyakini kebijakan tersebut sangat berpotensi melemahkan daya saing industri pulp dan kertas Indonesia. 

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — (Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan pada perdagangan pekan depan setelah libur Lebaran disebabkan oleh faktor global, yakni kebijakan tarif impor AS. Namun, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai agar investor tidak perlu panik.

Sebagaimana diketahui, tarif impor AS telah resmi diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Rabu (2/4/2025), waktu setempat. Seluruh negara diganjar tarif impor 10%, sedangkan beberapa negara turut dikenakan tarif resiprokal (reciprocal tariffs) lebih tinggi berdasarkan hambatan perdagangan dengan AS.

Prospek IHSG Pekan Depan Pasca Libur Lebaran, Kena Hantam Tarif Impor Trump?

Prospek IHSG Pekan Depan Pasca Libur Lebaran, Kena Hantam Tarif Impor Trump?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan pada perdagangan pekan depan setelah libur lebaran. Tekanan datang dari global, seiring dengan telah diresmikannya kebijakan tarif impor AS oleh Presiden Donald Trump. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami penguatan 0,59% ke level 6.510,62 pada perdagangan sebelum libur Lebaran, Kamis (27/3/2025). Namun, IHSG mengalami pelemahan 8,04% sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD) atau sepanjang kuartal I/2025.

Harga Emas Terkoreksi Usai Pengumuman Tarif Trump Picu Aksi Jual Investor

Harga Emas Terkoreksi Usai Pengumuman Tarif Trump Picu Aksi Jual Investor

()

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas global terkoreksi usai pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengenakan tarif dasar 10% untuk semua produk impor ke AS dan bea masuk yang lebih tinggi untuk belasan mitra dagang terbesar di negara tersebut untuk mengurangi defisit.

Mengacu data Bloomberg pada Jumat (4/4/2025) pukul 10.50 WIB harga emas berjangka Comex kontrak Juni 2025 turun 0,27% atau 8,5 poin ke US$3.113,2 per troy ounce. 

Sementara itu, harga emas spot juga melemah sebesar 0,66% atau 20,41 poin ke US$3.094,9 per troy ounce.

US$2 Triliun Lenyap dari Indeks SP 500 setelah Pengumuman Tarif Trump

US$2 Triliun Lenyap dari Indeks SP 500 setelah Pengumuman Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Valuasi Indeks S&P 500 di bursa saham New York lenyap sekitar US$2 triliun pada perdagangan Kamis (3/4/2025) waktu setempat di tengah kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif impor terbaru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Langkah proteksionis Trump membuat Wall Street memerah, dengan koreksi saham terdalam dialami oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap rantai pasok manufaktur luar negeri.

Apple Inc., yang memproduksi sebagian besar perangkatnya di China untuk dijual di AS, terpantau anjlok hingga 9,5%. Saham perusahaan apparel Lululemon Athletica Inc. dan Nike Inc., turun lebih dari 12%. Kedua perusahaan tersebut tercatat memiliki jaringan produksi dengan Vietnam yang diganjar tarif impor timbal balik sebesar 46% oleh Trump.

Indeks Dow Jones  Nasdaq Menguat, Bursa Asia Berguguran Diterpa Kebijakan Trump

Indeks Dow Jones Nasdaq Menguat, Bursa Asia Berguguran Diterpa Kebijakan Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Dow Jones dan Nasdaq terpantau menguat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru untuk mitra dagangnya pada Rabu sore (2/4/2025) waktu setempat. Sementara itu, bursa saham di kawasan Asia berguguran.

Berdasarkan data RTI Infokom, Kamis (3/4/2025), Indeks Dow Jones menguat 0,56% menuju level 42.225,32 dan Nasdaq mencatat kenaikan sebesar 0,87% ke 17.601,05. 

Sementara itu, bursa Asia kompak memerah. Nikkei 225 Index misalnya, melemah 2,77% menjadi 34.735,89. Adapun Hang Seng Index di Hong Kong melemah 1,52%, Shanghai Composite Index turun 0,24% dan Strait Times melemah 0,30%. 

Harga Bitcoin Cs Anjlok Jelang Pengumuman Tarif Impor Trump Rabu (2/4)

Harga Bitcoin Cs Anjlok Jelang Pengumuman Tarif Impor Trump Rabu (2/4)

()

Bisnis.com, JAKARTA – Harga sejumlah aset kripto seperti Bitcoin melorot seiring dengan ancang-ancang penandatanganan perintah penerapan tarif 25% pada impor mobil oleh Presiden AS Donald Trump hari ini, Rabu (2/4/2025). Kebijakan tarif impor Trump itu dinilai semakin memperluas perang dagang.

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin menyentuh level US$85.897 per koin pada perdagangan hari ini, Rabu (2/4/2025), turun 2,04% dalam sepekan jelang bergulirnya kebijakan tarif Trump. Harga Bitcoin pun turun 8,07% dalam sebulan.