&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Peserta Mancanegara Menangis di Festival Balon Udara Wonosobo, Ada Apa?</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/peserta-mancanegara-menangis-di-festival-balon-udara-wonosobo-ada-apa-653b2/</link><pubDate>Tue, 08 Apr 2025 12:41:34 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/peserta-mancanegara-menangis-di-festival-balon-udara-wonosobo-ada-apa-653b2/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/Rug-gJ3OfWazIhf7mE7dHtH5DMQ=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/08/67f50cbad854e.jpg" medium="image"/><description><p>WONOSOBO, KOMPAS.com – Festival Balon Udara Tradisional di Kabupaten Wonosobo tahun ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga mengundang partisipasi peserta dari mancanegara.</p><p>Dalam puncak acara yang digelar pada Minggu (6/4/2025) di Alun-Alun Wonosobo, peserta dari Brazil dan Kolombia tampak menangis terharu oleh sambutan hangat warga setempat.</p><p>Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menjelaskan bahwa Festival Balon Udara merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Mudik 2025 yang berlangsung sejak 1 April.</p></description></item><item><title>Tradisi Skilot di Pasuruan, Selancar di Atas Lumpur saat Rayakan Hari Raya Ketupat</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/tradisi-skilot-di-pasuruan-selancar-di-atas-lumpur-saat-rayakan-hari-raya-ketupat--88f83/</link><pubDate>Mon, 07 Apr 2025 14:30:22 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/tradisi-skilot-di-pasuruan-selancar-di-atas-lumpur-saat-rayakan-hari-raya-ketupat--88f83/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/SoBFoIF0iu2BEK8GNEqvtqJu4GI=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/07/67f3d8e5537d5.jpg" medium="image"/><description><p>PASURUAN, KOMPAS.com – Suasana pagi di Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tampak berbeda pada Senin (7/4/2025).</p><p>Sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan warga berbondong-bondong memadati area tambak untuk menyaksikan tradisi skilot, lomba selancar lumpur khas nelayan Pasuruan Timur yang rutin digelar pada perayaan Hari Raya Ketupat, hari ketujuh di bulan Syawal.</p><p>Tradisi skilot merupakan bentuk olahraga rakyat yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh nelayan setempat.</p><p>Para peserta akan berselancar di atas lumpur menggunakan papan dari balok tipis berukuran sekitar 70 sentimeter, yang biasa digunakan untuk mencari kerang saat pantai surut.</p></description></item></channel></rss>