Transaksi Saham

IHSG Anjlok -7,90%, Saham Bank Jumbo (BBCA, BMRI, BBNI, BBRI) Babak Belur

IHSG Anjlok -7,90%, Saham Bank Jumbo (BBCA, BMRI, BBNI, BBRI) Babak Belur

()

Bisnis.com, JAKARTA – Saham big banks yakni BBCA, BMRI, BBNI dan BBRI parkir di zona merah saat penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Tren depresiasi ini terjadi seiring performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok -7,90%.

Di tengah kondisi ini, sebagian harga saham perbankan jumbo jatuh lebih dalam. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) alias BCA jatuh 8,53% alias 725 poin ke level Rp7.775 per saham. BBCA diperdagangkan dengan rerata harga Rp7.653,71.

Ramai Pasar Saham Trading Halt, Ini Ketentuannya di Bursa Regional

Ramai Pasar Saham Trading Halt, Ini Ketentuannya di Bursa Regional

()

Bisnis.com, JAKARTA - Pembekuan sementara perdagangan saham atau trading halt mewarnai bursa di kawasan Asia Pasifik pada awal pekan ini. Tak hanya Bursa Efek Indonesia (BEI), pasar saham di Jepang hingga Korea Selatan sudah lebih dulu mengerem perdagangan saham ketika harga jatuh terlalu dalam.

Adapun, perang dagang yang berlarut-larut lewat penerapan tarif impor dari Amerika Serikat menjadi momok di pasar saham. Sejumlah negara yang bahkan terbilang jarang memberlakukan trading halt pun kini terpantau menghentikan sementara perdagangan karena volatilitas terlalu tinggi dipicu aksi jual besar-besaran (panic selling).

Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, Saham MAPI, UNTR  ANTM Terperosok

Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, Saham MAPI, UNTR ANTM Terperosok

()

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah seiring penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (8/4/2025). Saham MAPI, UNTR, hingga ANTM terpantau turun paling dalam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama Bursa dengan harian Bisnis Indonesia ini ditutup melemah 8,37% atau 39,41 poin ke level 431,37. 

Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) memimpin dengan penurunan sebesar 14,81% menuju level Rp1.150, diikuti saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang menorehkan penurunan sebesar 14,65% ke Rp20.100 per saham. 

IHSG Ambles ke Level 5.996, Saham PANI, AMMN  BREN Jatuh Terdalam

IHSG Ambles ke Level 5.996, Saham PANI, AMMN BREN Jatuh Terdalam

()

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambrol ke level 5.996,14 pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025). Di tengah penurunan indeks, saham PANI, AMMN, BREN, dan BMRI jatuh paling dalam. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan penurunan sebesar 7.90% atau 514,47 poin menuju posisi 5.996,14. Sepanjang hari ini, IHSG dibuka pada level 5.914,28 dan sempat menyentuh level tertingginya 6.036,55. 

Tercatat, sebanyak 30 saham meningkat, 672 saham turun, dan 95 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar alias market cap mencapai Rp10.310 triliun.

IHSG Ambruk 7,72% Sesi I Hari Ini, Ada Harapan Menguat?

IHSG Ambruk 7,72% Sesi I Hari Ini, Ada Harapan Menguat?

()

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 7,72% menuju level 6.008,47 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025).

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan bahwa pada awal sesi, IHSG sempat terkoreksi hingga 9% seiring dengan respons negatif pasar terhadap kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Seluruh indeks sektoral mengalami tekanan yang disertai dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang ikut terdepresiasi hingga level Rp16.842,” ujar Valdy. 

IHSG Anjlok Kena Tarif Trump, Ini Strategi Investasi Dapen BCA

IHSG Anjlok Kena Tarif Trump, Ini Strategi Investasi Dapen BCA

()

Bisnis.com, JAKARTA— Dana Pensiun (Dapen) Bank Central Asia (BCA) menegaskan strategi investasinya tetap konservatif di tengah gejolak pasar global dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pasca libur panjang Lebaran. 

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka anjlok 9,19% ke level 5.912,06 pada awal perdagangan Selasa (8/4/2025). Penurunan tajam usai libur panjang Idulfitri 2025 ini menunjukkan koreksi IHSG sebesar 598,55 poin, dengan hanya 9 saham menguat, sementara 552 saham melemah dan 65 stagnan.

Taspen Berencana Tambah Portofolio Saham saat IHSG Anjlok

Taspen Berencana Tambah Portofolio Saham saat IHSG Anjlok

()

Bisnis.com, JAKARTA - PT Taspen melihat momentum untuk membeli saham dengan fundamental baik di tengah koreksi IHSG.

Pada hari ini, IHSG terkoreksi 9,19% pada perdagangan pertama usai libur panjang Lebaran, yang menyebabkan adanya penghentian transaksi sementara (trading halt).

Direktur Utama Taspen Rony Hanityo menyampaikan rencana untuk membeli berbagai saham dengan fundamental yang baik di tengah kondisi saat ini.

Melihat tekanan di pasar saham yang sudah terlalu dalam sehingga valuasi saham menjadi sangat murah, Taspen melihat momentum ini sebagai peluang untuk ekspansi dengan membeli saham dengan fundamental yang baik.

Aturan Lama VS Baru BEI Soal Trading Halt dan Auto Rejection Bawah (ARB)

Aturan Lama VS Baru BEI Soal Trading Halt dan Auto Rejection Bawah (ARB)

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan peraturan baru mengenai batas Auto Rejection Bawah (ARB) dan trading halt hari ini, Selasa (8/4/2025). Terdapat sejumlah perbedaan dari peraturan baru dan lama terkait dua peraturan ini.

Dalam konferensi pers hari ini, Bursa menyampaikan telah menyesuaikan batasan persentase Auto Rejection Bawah  menjadi 15% bagi efek berupa saham pada Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Ekonomi Baru, kemudian Exchange-Traded Fund (ETF), serta Dana Investasi Real Estat (DIRE) untuk seluruh rentang harga.

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

IHSG Anjlok, Ini Tahapan Trading Halt hingga Trading Suspend BEI Terbaru

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia mengalami pembekuan perdagangan sementara (trading halt) setelah IHSG ambruk 9,19% pada pembukaan perdagangan Selasa (8/4/2025). Simak tahapan trading halt hingga trading suspend terbaru yang dirilis Bursa Efek Indonesia hari ini. 

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan BEI telah melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025) pukul 09 00 00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

IHSG Lanjut Melemah 9,32% Usai Trading Halt Dibuka

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan hingga 9,32% ke level 5.903,52 pada pukul 09.30 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) usai pembukaan trading halt.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah melakukan tindakan trading halt atau pembekuan perdagangan sementara pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), menyusul jatuhnya IHSG lebih dari 8%.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan hari ini, Selasa (8/4/2025) telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada sistem perdagangan di BEI pada pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

Perdagangan Perdana Hari Ini, IHSG Anjlok 9,19% Auto Kena Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 9,19% ke level 5.912,06 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025) usai libur panjang Lebaran Idulfitri 1446 H.

Data RTI Business pukul 09.01 WIB menunjukkan, IHSG terkoreksi 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada awal sesi perdagangan. Rentang pergerakan IHSG berada di antara 5.912 hingga 5.914.

Total perdagangan saham mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,92 triliun dan frekuensi sebanyak 64.620 kali. Tercatat 9 saham menguat, 552 saham melemah, dan 65 saham stagnan. Kapitalisasi pasar atau market cap Bursa tercatat mencapai Rp11.280 triliun.

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB)  Trading Halt

Alasan BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah (ARB) Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan alasan melakukan penyesuaian terhadap ketentuan auto-rejection bawah dan trading halt pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai libur Lebaran Idulfitri 1446 H.

Manajemen BEI dalam keterangan resminya mengatakan perubahan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

"BEI dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat," kata Manajemen BEI, Selasa (8/4/2025).

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

IHSG Anjlok, Prabowo: Saya Enggak Terlalu Takut sama Pasar Modal

()

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menanggapi pertanyaan terkait indeks harga saham gabungan (IHSG) yang merosot tajam atau anjlok dalam beberapa waktu terakhir akibat sentimen domestik dan global. 

Diberitakan sebelumnya, IHSG terus melorot pada perdagangan Selasa (18/3/2025). Indeks komposit sudah anjlok 5% sehingga BEI melakukan pembekuan perdagangan bursa sementara atau trading halt.  

Dalam wawancara eksklusif bersama tujuh pemimpin media massa nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), Prabowo menekankan bahwa fluktuasi pasar saham adalah hal yang wajar dan mencerminkan mekanisme pasar yang selalu bergerak dalam siklus.

Perdagangan Perdana Hari Ini, BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah  Trading Halt

Perdagangan Perdana Hari Ini, BEI Ubah Ketentuan Auto-Reject Bawah Trading Halt

()

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap ketentuan auto-rejection bawah dan trading halt pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai libur lebaran Idulfitri 1446 H.

Manajemen BEI dalam keterangan resminya mengatakan dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien, BEI dengan dukungan OJK melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat.

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

Harap-Harap Cemas IHSG, Alarm Trading Halt di Selasa Kelabu?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan tertekan oleh sejumlah sentimen negatif pada perdagangan usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Salah satu sentimen negatif yang menyertai adalah kebijakan tarif impor AS yang telah diresmikan Presiden Donald Trump.

Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai tekanan ke IHSG akan terjadi pada esok hari seiring dengan dibukanya kembali perdagangan saham pasca libur Lebaran. 

"Tekanan karena tarif Trump sangat besar dan juga jadi penyebab anjloknya bursa saham di global beberapa hari kemarin," ujar Felix, Senin (7/4/2025).

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 8 April 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko terkoreksi menuju level 5.879-5.975 pada perdagangan perdana hari ini, Selasa (8/4/2025), usai liburan panjang Lebaran Idulfitri 1446 H. Sejumlah saham bisa dicermati investor hari ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.647 pada akhir perdagangan Kamis (27/3/2025), yang masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938.

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

Jelang IHSG Dibuka, Analis dan BEI Minta Investor Jangan Panik

()

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sejumlah grup investor disebut mulai khawatir terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia baru akan kembali dimulai pada besok, Selasa (8/4/2025), usai libur panjang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data terakhir, IHSG saat ini bertengger di level 6.510,62 atau melemah 8,04% year to date (YtD). 

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI), Reza Priyambada, mengatakan bahwa ada sejumlah pihak yang memprediksi IHSG berpotensi terkena auto reject bawah hingga terjadi penghentian sementara perdagangan alias trading halt.

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

()

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dari kebijakan tarif impor AS. Dana asing pun diramal akan berlanjut lari dari pasar saham Indonesia pada kuartal II/2025.

Pasar saham Indonesia mencatatkan capital outflow atau larinya dana asing dengan deras sepanjang kuartal I/2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai jual bersih atau net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai sebesar Rp29,92 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Terdapat sejumlah saham yang banyak dijual oleh asing, terutama bank jumbo atau kelompok bank dengan modal inti (KBMI) IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) misalnya mencatatkan net sell asing sebesar Rp10,4 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Tarif Impor AS Bikin Cuan Bursa Asia Menguap Sekejap Mata

Tarif Impor AS Bikin Cuan Bursa Asia Menguap Sekejap Mata

()

Bisnis.com, JAKARTA - Saham-saham di pasar negara berkembang (emerging market) kompak berguguran dalam penurunan paling dalam sejak krisis keuangan global 2008. Implementasi tarif impor oleh Amerika Serikat dikhawatirkan membawa resesi.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks MSCI berjangka yang mengukur harga saham di masa depan jatuh hingga 7,3% pada Senin (7/4/2025). Koreksi itu merupakan penurunan harian terparah sejak 2008, dengan indeks komposit di China,  Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan seluruhnya anjlok berjamaah.

Jadwal Buka Bursa Saham Setelah Liburan Panjang Lebaran 2025

Jadwal Buka Bursa Saham Setelah Liburan Panjang Lebaran 2025

()

Bisnis.com, JAKARTA — Perdagangan saham akan segera buka kembali usai melewati periode liburan panjang Lebaran 2025 atau Idulfitri 1446 Hijriah.

Pada Senin (7/4/2025), perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih libur. Hal itu bersamaan dengan Cuti Bersama Idulfitri 1446 Hijriah.

Adapun, perdagangan saham buka kembali setelah libur panjang Lebaran 2025 pada Selasa (8/4/2025).

Sebagaimana diketahui, perdagangan saham telah libur sejak Jumat (28/3/2025) sehubungan dengan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947.

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

BEI Imbau Investor Tetap Tenang meski IHSG Diprediksi Volatil Akibat Tarif Trump

()

Bisnis.com, JAKARTA — (Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan pada perdagangan pekan depan setelah libur Lebaran disebabkan oleh faktor global, yakni kebijakan tarif impor AS. Namun, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai agar investor tidak perlu panik.

Sebagaimana diketahui, tarif impor AS telah resmi diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Rabu (2/4/2025), waktu setempat. Seluruh negara diganjar tarif impor 10%, sedangkan beberapa negara turut dikenakan tarif resiprokal (reciprocal tariffs) lebih tinggi berdasarkan hambatan perdagangan dengan AS.